MANAGED BY:
SABTU
20 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Senin, 15 Oktober 2018 07:02
Di Balik Naskah Radio

PROKAL.CO, class="Default">MESKI di era digital dengerin musik itu gampang, radio nyatanya tetap eksis dan bertahan. Kalau selama ini mengira orang di balik radio cuma penyiar, kamu salah nih. Sebab, di balik terciptanya berita atau cuap-cuap seru yang dibawakan penyiar, ada juga peran seorang scriptwriter yang bekerja menyusun naskah siaran. Kayak apa sih tugas dan alur kerja scriptwriter program radio? (far/c22/nrm)

Riset Data dan Berita

Bertanggung jawab menulis naskah yang dibawakan penyiar, scriptwriter radio harus memastikan semua info di naskah kredibel dan akurat. That's why, tugas pertama mereka adalah melakukan riset. ’’Buat menulis naskah program berita misalnya, aku selalu buka berbagai portal berita online dalam dan luar negeri untuk cari berita paling up-to-date,’’ tutur Putu Anandhita, produser sekaligus scriptwriter Hard Rock FM Jakarta. Riset informasi itu biasanya membutuhkan waktu setengah sampai satu jam. Selanjutnya, buat program yang melibatkan pendengar atau bintang tamu, riset biasa dilakukan mulai satu sampai dua hari sebelum siaran.

Diskusi dengan Pihak Terlibat

Buat program-program tertentu, khususnya yang melibatkan pendengar atau narasumber khusus, scriptwriter radio harus lebih dulu melakukan diskusi dengan pihak-pihak yang terlibat. Tujuannya, naskah yang ditulis nanti bisa sesuai dengan ekspektasi kedua pihak. Dengan begitu, nggak bakal ada protes atau salah paham juga deh ketika siaran berlangsung. ’’Misalnya, program Salah Sambung nih. Diskusi dilakukan antara pelapor dan tim kami. Kami akan mendiskusikan skenario dan keperluan pendukung lain buat ngerjain target,’’ jelas Putu Gede Francois atau Fafa, program director sekaligus scriptwriter Gen 103.1 FM.

Penulisan Naskah

Setelah rampung melakukan riset hingga diskusi, scriptwriter masuk ke penulisan naskah. Buat program berita, naskah ditulis langsung pada hari H siaran agar selalu update. ’’Setelah mendapatkan berita yang pas, berita di-copywriting dan diganti bahasanya agar sesuai dengan image tiap radio,’’ jelas Putu. Yep, berita-berita hasil riset jelas nggak dipakai gitu aja. Tapi juga harus disusun, digabungkan, dan ditulis ulang sesuai dengan karakter program dan radio. Penulisan naskah biasanya memakan waktu antara 45 menit sampai sejam, bergantung banyaknya berita.

Proses Proving

Nah, setelah ditulis, naskah di-proving kepada pihak-pihak yang terlibat. Kalau program melibatkan bintang tamu atau narasumber, naskah jadi ditunjukkan kepada mereka lebih dulu. Sementara itu, buat program berita yang nggak melibatkan pihak luar, naskah di-proving dan ditunjukkan kepada announcer atau penyiar yang membawakannya. ’’Dalam proses tersebut, naskah dilihat mana yang perlu ditambahkan dan dikurangi. Kalau dirasa ada bagian yang belum pas, diedit lagi saat itu juga,’’ jelas Putu.

Siap Digunakan

Setelah melewati berbagai proses, naskah yang dibuat scriptwriter akhirnya selesai. Naskah tersebut siap diberikan kepada penyiar radio untuk dibacakan pada saat program berlangsung. Naskah tersebut berfungsi sebagai guideline bagi penyiar tentang berita atau hal yang harus dibicarakan. Tapi, penyiar radio juga bisa melakukan improvisasi dan eksplorasi naskah sesuai dengan karakter masing-masing. Well,ternyata di balik bincang-bincang dan berita seru yang kita dengarkan di radio, ada penulisan script yang cukup berliku ya!

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*