MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Jumat, 12 Oktober 2018 11:52
TEGAS..!! Bawaslu Larang Ma'ruf Amin Kampanye di Pondok Pesantren
Ma'ruf Amin

PROKAL.CO, JAKARTA- Bawaslu menegaskan kampanye pemilihan presiden (Pilpres) di pondok pesantren dilarang. Calon Wakil Presiden Kiyai Ma’ruf Amin diperbolehkan ke lembaga pendidikan hanya sekedar silaturahmi.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) juga wanti-wanti, silaturahmi yang dimaksud harus sesuai dengan makna dari silaturahmi, dan bukan ada embel-embel mensosialisasikan visi misi dan program.

“Masa ke pesantren enggak boleh, kalau (benar silaturahmi), bukan kampanye,” ujar Komisioner Bawaslu RI Divisi Penyelesaian Sengketa, Rahmat Bagja, usai Diskusi Pemilu 2019 bertajuk Netralitas ASN, TNI, dan Polri dalam Pemilu 2019 di Bandung, Jawa Barat, Kamis (11/10).

Bawaslu mempersilahkan kontestan pilpres bersilaturrahmi dengan pimpinan pondok pesantren. Ia menilai, meminta berkah kepada pimpinan pondok pesantren merupakan hal yang wajar.

Akan tetapi kalau meminta dukungannya dan mengumpulkan santri, itu tidak boleh.

Bawaslu bakal memberi tindakan tegas jika peserta Pilpres kedapatan berkampanye di pondok pesantren. Bahkan sanksi terburuk yakni diskualifikasi bisa dilayangkan jika hal itu dilakukan berulang kali.

“Jika diulangi terus dikalkulasi nanti bisa diskualifikasi,” ujar Rahmat.

Sebelumnya, Kiyai Ma’ruf Amin yang merupakan calon wakil presiden pendamping Jokowi ini mengaku akan mendatangi pesantren untuk memberitahu bahwa dirinya maju sebagai peserta Pilpres 2019 mendampingi petahana Joko Widodo. Dia beralasan sebagai orang pesantren dan memberitahu kepada pondok pesantren bahwa dia masuk jalur struktural pemerintahan.“Saya beri alasan, minta dukungan dan doa sesama warga pesantren,” ungkap Kiyai Ma’ruf Amin kepada wartawan, Selasa (9/10) lalu. (ral/rmol/pojoksatu)


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 12:47

Soal HAM, Prabowo dan Jokowi 11-12

JAKARTA - Partai Demokrat menyatakan Prabowo Subianto belum tentu lebih…

Selasa, 11 Desember 2018 12:22

Awas Kasus e-KTP DANGER!

JAKARTA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) menilai kasus-kasus yang terkait dengan KTP…

Minggu, 09 Desember 2018 11:09

Banyuwangi Dinilai Paling Inovatif

BANYUWANGI - Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur meraih penghargaan sebagai…

Minggu, 09 Desember 2018 11:08

Rencana Menikah Tinggal Kenangan

Tak pernah terbersit di benak keluarga, Muhammad Agus alias Aso…

Minggu, 09 Desember 2018 11:01

Bantuan Parpol Bisa Tembus Rp 9 Triliun

JAKARTA – Wacana agar negara berkontribusi lebih besar dalam pendanaan…

Minggu, 09 Desember 2018 11:01

Hujan dan Angin Kencang sampai Besok

JAKARTA – Hujan deras yang mengguyur sejumlah daerah di Jawa…

Minggu, 09 Desember 2018 10:59

Video Call sebelum Tidur

Kesibukan menjadi kepala negara, ditambah anak-anaknya yang tengah fokus membangun…

Minggu, 09 Desember 2018 10:57

Setahun Lebih Tersangka, Eks Kabid Ditahan KPK

JAKARTA – Setelah setahun lebih berstatus tersangka, mantan Kepala Bidang…

Sabtu, 08 Desember 2018 13:59

Elektabilitas Jokowi Stagnan, Ma'ruf Amin yang Disalahkan

JAKARTA- Diberitakan JawaPos.com, menjelang hari pemilihan pada Pilpres 2019, dua…

Jumat, 07 Desember 2018 08:36

NGERI..!! Kelompok Begal "Ero-Ero" Rekrut Pelajar

MAKASSAR- Kecanduan narkoba dan tergabung dalam kelompok begal sadis. Rieynandi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .