MANAGED BY:
SELASA
18 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Jumat, 12 Oktober 2018 11:48
Batal Naikkan Harga Premium, Skenario Bikin Jokowi Pro Rakyat?
Joko Widodo

PROKAL.CO,  JAKARTA – Setelah membatalkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium secara tiba-tiba, muncul opini bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) lemah dalam berkordinasi dengan menterinya. Sehingga dianggap tidak terjadi keselarasan dalam memutuskan sebuah kebijakan.

Menanggapi itu, Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hendrawan Supratikno menegaskan, sebetulnya pemerintah bukan ragu-ragu dalam memutuskan kenaikan harga BBM. Karena, keputusan mendadak itu diambil karena ada urgensi lainnya.

“(Pemerintah) bukan plin-plan. Kalau dalam teori statistik itu namanya teorema bias,” ujar Hendrawan di komplek DPR RI Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (11/10).

Teori bias yang dimaksud Hendrawan bukan berarti ketidakjelasan, melainkan berubahnya keputusan bila ada informasi baru yang signifikan dan bisa mempengaruhi perubahan kebijakan itu.

Hendrawan menuturkan, informasi signifikan itu terkait likuiditas PT Pertmanina (Persero). Selama Pertamina mampu melakukan kreasi-kreasi dengan membuat produk campuran yang masih memungkinkan untuk dilakukan maka pembatalam kenaikan harga BBM menjadi wajar.

Di sisi lain, anggota Komisi XI DPR RI itu menolak anggapan jika batalnya kenaikan harga BBM karena Presiden Joko Widodo ingin menjaga popularitasnya dan mencari simpati masyarakat.

“Kalau ingin pertahankan popularitas, awalnya tidak akan ada niat untuk naikkan (harga BBM) dong. Jadi logikanya tidak begitu,” tegasnya.

Begitu pun jika pembatalan kenaikan harga BBM ditujukan hanya untuk menarik simpati publik agar kembali mendukung Jokowi. Menurutnya kenaikan harga Premium itu semata-mata imbas dari naiknya harga minyak mentah dunia.

“Itu spekulasi atau asumsi yang terlalu jauh saya kira. Harga minyak di dunia sudah naik. Sekarang mendekati USD 83-88 per barel,” tandasnya. (sat/jpc/pojoksatu)


BACA JUGA

Minggu, 16 Juni 2019 22:28

Merasa Tak Ada Beban, Periode Terakhir Jokowi Ambil Keputusan Gila

Presiden Joko Widodo menyatakan dirinya sudah tidak punya beban dalam…

Minggu, 16 Juni 2019 22:25

Golkar Makin Loyal ke Jokowi

Loyalitas Partai Golkar pada koalisi Jokowi dinilai semakin tinggi. Tak…

Minggu, 16 Juni 2019 21:15

Komisioner KPU Ini Nilai Gugatan Prabowo-Sandi Cacat Logika

JAKARTA- Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi menilai salah satu dalil…

Minggu, 16 Juni 2019 13:27

Penahanan 100 Tersangka Rusuh Ditangguhkan

JAKARTA – Polri terus mendalami kasus dugaan makar. Rencananya, Polri…

Minggu, 16 Juni 2019 13:12

Situng Dipersoalkan, KPU Sebut Tidak Tepat

JAKARTA – Para pihak yang bersengketa atas hasil pilpres di…

Sabtu, 15 Juni 2019 16:49
Antara Pemilu 2019 dan Pilkada 2020

Wewenang Bawaslu Bisa Berbeda

JAKARTA – Pengawasan pemilu yang tergolong ketat kali ini sangat…

Sabtu, 15 Juni 2019 16:44

Pimpinan MPR Usul Diisi Gabungan Kubu Jokowi-Prabowo

JAKARTA – Pengisian kursi pimpinan MPR mulai menjadi perdebatan. Sebab,…

Sabtu, 15 Juni 2019 16:43

Percepatan Kongres untuk Konsolidasi PDIP

JAKARTA – Percepatan Kongres V PDI Perjuangan (PDIP) tidak lepas…

Sabtu, 15 Juni 2019 01:10

2 Pelajar SMK Bulukumba Pemeran Video Indehoi Itu Sudah Diberhentikan

BULUKUMBA – Sepasang pelajar SMK Bulukumba Sulawesi Selatan (Sulsel) dikeluarkan…

Sabtu, 15 Juni 2019 01:09

GILA..!! Video Mesum Siswa SMK Bulukumba di Kelas, “Janganko Kasi Nyala Blitznya”

BULUKUMBA – Video mesum siswa SMK Bulukumba di kelas viral…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*