MANAGED BY:
KAMIS
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Jumat, 12 Oktober 2018 11:48
Batal Naikkan Harga Premium, Skenario Bikin Jokowi Pro Rakyat?
Joko Widodo

PROKAL.CO,  JAKARTA – Setelah membatalkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium secara tiba-tiba, muncul opini bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) lemah dalam berkordinasi dengan menterinya. Sehingga dianggap tidak terjadi keselarasan dalam memutuskan sebuah kebijakan.

Menanggapi itu, Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hendrawan Supratikno menegaskan, sebetulnya pemerintah bukan ragu-ragu dalam memutuskan kenaikan harga BBM. Karena, keputusan mendadak itu diambil karena ada urgensi lainnya.

“(Pemerintah) bukan plin-plan. Kalau dalam teori statistik itu namanya teorema bias,” ujar Hendrawan di komplek DPR RI Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (11/10).

Teori bias yang dimaksud Hendrawan bukan berarti ketidakjelasan, melainkan berubahnya keputusan bila ada informasi baru yang signifikan dan bisa mempengaruhi perubahan kebijakan itu.

Hendrawan menuturkan, informasi signifikan itu terkait likuiditas PT Pertmanina (Persero). Selama Pertamina mampu melakukan kreasi-kreasi dengan membuat produk campuran yang masih memungkinkan untuk dilakukan maka pembatalam kenaikan harga BBM menjadi wajar.

Di sisi lain, anggota Komisi XI DPR RI itu menolak anggapan jika batalnya kenaikan harga BBM karena Presiden Joko Widodo ingin menjaga popularitasnya dan mencari simpati masyarakat.

“Kalau ingin pertahankan popularitas, awalnya tidak akan ada niat untuk naikkan (harga BBM) dong. Jadi logikanya tidak begitu,” tegasnya.

Begitu pun jika pembatalan kenaikan harga BBM ditujukan hanya untuk menarik simpati publik agar kembali mendukung Jokowi. Menurutnya kenaikan harga Premium itu semata-mata imbas dari naiknya harga minyak mentah dunia.

“Itu spekulasi atau asumsi yang terlalu jauh saya kira. Harga minyak di dunia sudah naik. Sekarang mendekati USD 83-88 per barel,” tandasnya. (sat/jpc/pojoksatu)


BACA JUGA

Selasa, 19 Februari 2019 10:33

Persaingan Ketat, Minat Pendaftar SNMPTN Rendah

JAKARTA-Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) 2019 akan berakhir…

Selasa, 19 Februari 2019 10:28

TERNYATA..!! Ada Keributan di Arena Debat Capres Kedua, Ini Kronologinya

Keributan terjadi di arena debat capres kedua di Hotel Sultan,…

Senin, 18 Februari 2019 10:32

Pendaftar SNMPTN Masih Minim, Tidak Ada Perpanjangan Waktu

JAKARTA-Panitia Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) tidak akan memperpanjang…

Senin, 18 Februari 2019 10:31

Polisi Lambat Tangani Kasus Penganiayaan Pegawai KPK

JAKARTA-Polda Metro Jaya belum menetapkan tersangka kasus penganiayaan pegawai Komisi…

Senin, 18 Februari 2019 10:31

TNI-AL Tangkap Delapan Kapal Asing

JAKARTA – Pelanggaran undang-undang pelayaran oleh kapal-kapal asing masih sering…

Minggu, 17 Februari 2019 22:45

Prabowo : Belum Semua Petani Bisa Kita Bela

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berbicara mengenai perkembangan…

Minggu, 17 Februari 2019 22:33

Sempat Terdengar Ledakan, Pendukung Capres Berhamburan

Bunyi ledakan terdengar jelas di luar lokasi debat kedua berlangsung.…

Minggu, 17 Februari 2019 22:25
Debat Kedua Pilpres

Jokowi Terus Menyindir, Bilang Prabowo Kurang Optimis

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menyindir calon…

Minggu, 17 Februari 2019 12:16

Energi Terbarukan di Debat Kedua

Sehari jelang perhelatan debat malam nanti, Cawapres nomor urut 02…

Minggu, 17 Februari 2019 11:41
Kemenlu Terima Penundaan Mendadak

Belum Ada Jadwal Baru Kunjungan MBS

JAKARTA – Pemerintah Indonesia sudah mempersiapkan penyambutan kunjungan kerja Pangeran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*