MANAGED BY:
SENIN
20 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Jumat, 12 Oktober 2018 11:09
Soal BBM, Ini Tiga Tekanan yang Dihadapi Pemerintah
ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA- Pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM jenis premium dari Rp 6.650 menjadi Rp 7.000 per liter, hanya selang satu jam setelah pengumuman awal, mendapat sorotan banyak kalangan.

Ketidakjelasan pemerintah dalam mengomunikasikan kebijakan harga BBM ini bisa berpengaruh buruk ke pasar. Pelaku pasar dapat melihat pemerintah tidak memiliki koordinasi dan arah kebijakan yang jelas.

Padahal, di tengah ketidakpastian ekonomi global, pasar perlu melihat bahwa pemerintah punya mekanisme yang konsisten.

”Apalagi ini kan terjadi di tengah perhelatan pertemuan tahunan IMF-World Bank Group. Banyak ekonom, pelaku pasar, investor, dan media-media dari luar negeri. Ini sangat tidak pas,” kata Bhima Yudistira, ekonom Indef, seperti diberitakan Jawa Pos.

Menurut dia, pemerintah saat ini menghadapi tiga tekanan. Yaitu, harga minyak dunia yang terus naik hingga mencapai USD 80 per barel, rupiah yang melemah akibat defisit neraca migas, dan keuangan PT Pertamina yang merugi.

Jika pemerintah tidak menaikkan harga BBM, konsekuensinya adalah neraca migas akan mengalami defisit yang melebar. Pada Januari–Agustus 2018, defisit neraca migas mencapai USD 8,3 miliar.

Hal itu akan mendorong rupiah melemah dan berpotensi menyentuh level Rp 15.600 hingga akhir tahun. Sebab, devisa akan tersedot lebih besar ke sektor migas. Kemudian, Pertamina mempunyai potential loss yang lebih besar, yakni Rp 20 triliun. Sebab, setiap harga minyak dunia naik USD 1, Pertamina rugi Rp 2,8 triliun.

Jika harga BBM tak disesuaikan, keuangan Pertamina akan terbebani. Jika keuangan Pertamina tidak menguntungkan, Pertamina akan maju-mundur dalam melakukan lifting minyak dari dalam negeri. Akibatnya, kebutuhan BBM akan dipenuhi impor yang semakin besar.

Bhima menyarankan pemerintah menaikkan harga BBM secara terukur dan gradual. Kenaikan itu sebaiknya tidak lebih dari Rp 200 per liter dan dilakukan secara bertahap.

Sebab, BBM nonsubsidi lebih dahulu naik sehingga pemerintah harus berhati-hati menyesuaikan harga. ”Selain itu, perlu dibuat antisipasi daya beli. Mungkin menaikkan bansos atau yang lainnya,” kata Bhima.(rin/ken/c6/oki)


BACA JUGA

Senin, 20 Mei 2019 12:02
Lebih Dekat dengan Joko “Jack Harun” Triharmanto, Eks Napiter yang Telah Move On

Dulu Ahli Merakit Bom, Sekarang Terampil Meracik Soto

Joko Triharmanto alias Jack Harun. Sosok yang terlibat sebagai perakit…

Senin, 20 Mei 2019 11:49

Banyak Lansia Jepang yang Masih Aktif Bekerja, Ini Alasan Mereka

Para pelamar kerja di Jepang tak lagi didominasi kaum muda.…

Senin, 20 Mei 2019 11:44
Bincang dengan Ronny Gani, Animator Indonesia di Avengers: Endgame

Garap Scene Hulk & War Machine

JAKARTA – Film ke-22 Marvel Cinematic Universe (MCU), Avengers: Endgame,…

Senin, 20 Mei 2019 10:57

Kritik Rekam Jejak Pansel Capim KPK

JAKARTA – Catatan kurang sedap mengiringi perjalanan Panitia Seleksi (Pansel)…

Senin, 20 Mei 2019 09:49
Sebelum Lelang Investasi Jembatan Tol Teluk Balikpapan, Lakukan Pemantapan Lokasi

Berapa Hektar yang Dibebaskan di Balikpapan dan Penajam? Ini Daerah yang Bakal Kena...

“Ditjen Bina Marga Berkunjung Sebelum Lebaran” PENAJAM- Pembangunan Jembatan Tol Teluk…

Minggu, 19 Mei 2019 10:41

Pansel Capim KPK Disorot, Dinilai Hasil Kompromi Elite

JAKARTA – Komposisi panitia seleksi (pansel) calon pimpinan (Capim) Komisi…

Sabtu, 18 Mei 2019 22:39
Wagub Hadi : Pemindahan Ibukota Negara RI Harus Dihitung dengan Matang

1,5 Juta ASN Bakal Sesaki Kaltim

SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi meminta pemindahan lokasi…

Sabtu, 18 Mei 2019 15:31

SUDAH PARAH..!! Banjir Samarinda, Pusat Harus Turun Tangan

SAMARINDA-Banjir di Kota Tepian sudah bikin jenuh. Setiap hujan melanda…

Sabtu, 18 Mei 2019 15:22

Utang Luar Negeri Bertambah, Naik Menjadi Segini

JAKARTA – Di tengah ketidakpastian global, utang luar negeri (ULN)…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:20

Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi

SAMARINDA- Perekonomian Kaltim pada awal 2019 ini mengalami pertumbuhan sebesar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*