MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 11 Oktober 2018 11:52
Kontraktor Mulai Perbaiki Bekas Galian Jargas
BERBAHAYA: Sejumlah bekas galian jargas belum ditutup kontraktor karena menunggu pengetesan aliran gas.

PROKAL.CO, PENAJAM–Bekas galian pemasangan jaringan gas (jargas) di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), sudah mulai direkondisi. Kontraktor Pelaksana, kerja sama operasi (KSO) Sucofindo dan PT Noorel Idea mulai memperbaiki bekas galian pemasangan jargas yang berada di titik-titik krusial. Semisal galian yang dilakukan di atas beton di depan rumah warga.

Upaya rekondisi terhadap bekas galian jargas telah dilaksanakan sejak Selasa (9/10). Kegiatan awal dilaksanakan di depan Masjid Al-Ula, Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam. Rekondisi bekas galian itu atas permintaan pengurus masjid. Yang merasa bekas galian pemasangan jargas itu, mengganggu jamaah yang biasa memarkir kendaraan di halaman masjid. Karena halaman masjid tersebut, menjadi tempat pemasangan pipa jargas.

“Kemarin (Selasa) kami diminta untuk merapikan. Kami sudah gunakan stamper (alat bangunan yang berfungsi untuk memadatkan timbunan tanah) untuk memadatkan. Agar proses pengecoran bisa dilakukan,” kata Rufizal, manager Konstruksi KSO Sucofindo dan PT Noorel Idea yang ditemui Kaltim Post, Rabu (10/10).  

Selain itu, beberapa bekas galian yang berlokasi di Kelurahan Nipahnipah maupun Kelurahan Nenang, juga akan dilakukan rekondisi. Karena beberapa bekas galian ada yang berada di dekat pagar dan fondasi rumah milik warga. Sehingga harus didahulukan untuk direkondisi. “Mulai bulan ini, rekondisi akan dilakukan. Baik terhadap galian yang di atas cor-coran, maupun aspal,” ucapnya.

Khusus untuk bekas galian yang berada di jalan nasional, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) serta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XII Balikpapan. Karena sebelumnya, telah membuat kesepakatan untuk bertanggung jawab atas proses rekondisi jalan beraspal yang digali untuk pemasangan jargas. Nantinya, untuk merapikan bekas galian tersebut, pihaknya menyiapkan tim tambahan.

Yang dikhususkan untuk rekondisi jalan nasional itu. “Karena secara pekerjaan kami dituntut bulan Desember ini sudah harus selesai. Kami akan tambah tim untuk merapikan. Mudah-mudahan timnya bisa dimaksimalkan. Karena yang direkondisi sepanjang lebih kurang 90 km di wilayah PPU,” jabarnya.

Pemasangan jargas yang menyisakan bekas galian yang tidak rapi, tak luput dari perhatian Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Sehingga mewanti-wanti bagi kontraktor pelaksana, KSO Sucofindo dan Noorel Idea untuk melakukan rekondisi dengan baik. Terhadap bekas galian pemasangan jargas yang telah dikerjakan. Sehingga pihaknya, akan berupaya merapikan dengan baik, bekas galian tersebut. Khususnya yang berada di atas material beton maupun aspal.

“Karena penilaian Dirjen Migas kepada pelaksana di PPU. Apalagi pada saat DPUPR memberi izin galian, tertera sebagai pelaksana wajib bertanggung jawab memperbaiki bekas galiannya,” ujarnya.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekkab PPU Ahmad Usman menyampaikan, bekas galian jargas, semuanya merupakan tanggung jawab kontraktor pelaksana. Seperti beton yang rusak membutuhkan material untuk memperbaikinya. “Kalau Cuma gundukan tanah, kami minta kepada lurah untuk mengambil alih saja. Kalau cor yang rusak, perlu dilaporkan. Supaya ada tindakan cepat,” katanya.

Mengenai bekas galian yang masih belum ditutup, menurutnya hal itu dilakukan karena masih perlub dilakukan pengetesan. Sehingga belum bisa ditutup secara permanen menggunakan gundukan tanah. “Setelah pengetesan, kami minta untuk ditutup. Makanya kami meminta kerjasama masyarakat, untuk melaporkan. Jika ada bekas galian yang perlu diperbaiki,” pesannya.  (*/kip/kri/k8)

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 10:22

Tiga Bulan Lagi, 500 PJU Terpasang

PENAJAM - Pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten…

Senin, 18 Februari 2019 10:13

Sambut TMMD, Pemkab Siapkan Rp 3,5 Miliar

JAKARTA - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh diwakili…

Senin, 18 Februari 2019 09:38

Kapal Penyeberangan Belum Gunakan Pelampung

SANGATTA–Sejumlah kawasan di Kutai Timur (Kutim) belum memiliki infrastruktur komplet.…

Senin, 18 Februari 2019 09:34

Tiga Kecamatan Layak Miliki Pasar Modern

SENDAWAR - Membangun ekonomi modern menjadi tekad Pemkab Kutai Barat…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:56

Banjir karena Drainase Buntu

TANA PASER–Mengurangi dampak banjir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Paser…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:56

Pemberkasan, Empat Peserta CPNS Absen

PENAJAM–Sebanyak 156peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang lolos…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:54

Aktifkan Jargas, PPU Tunggu HET

PENAJAM–Jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kaltim bakal diresmikan hari…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:53

Gara-Gara Ini, 10 OPD Dibayangi Sanksi

PENAJAM–Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Penajam Paser Utara…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:47

Ribuan Karyawan Jadi Pemilih Tambahan

SENDAWAR–Jumlah pemilih di Kutai Barat (Kubar) terus bertambah. Ini karena…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:42

Semangat Naik Water Cannon hingga Lupa Pakai Sandal

Tak lagi menggunakan sandal, penghuni panti asuhan Ar Rayan di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*