MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Rabu, 10 Oktober 2018 11:22
Baru 26 Persen Terlayani PDAM Danun Taka
BARU 26 PERSEN: Peningkatan cakupan air bersih di PPU bergantung beroperasinya WTP Lawelawe.

PROKAL.CO, PENAJAM–Cakupan pelayanan air bersih di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih sangat rendah. Hingga tahun ini, baru 26 persen warga PPU yang bisa menikmati air bersih dari PDAM Danum Taka. Sementara itu, target yang dicanangkan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui program Milenium Development Goals (MDGs), untuk pelayanan kebutuhan air bersih wilayah kabupaten adalah 60 persen dan 80 persen untuk wilayah perkotaan.

Saat ini ada empat instalasi pengolahan air (IPA) atau water treatment plant (WTP) yang melayani sebanyak 6.926 SR. Yakni, IPA Penajam, IPA Sepaku, IPA Waru, dan IPA Babulu. Dengan jumlah pelanggan terbanyak berada di IPA Penajam yang melayani 5.598 SR dengan kapasitas produksi air bersih sebesar 70 liter per detik.

Sisanya pada tiga IPA lainnya, jumlah pelanggannya masih di bawah 1.000 SR dengan kapasitas produksinya kurang dari 30 liter per detik. “Dari 26 persen yang baru dicapai terbesarnya ada di Kecamatan Penajam. Jika dibandingkan dengan jumlah penduduknya baru mencakup 40 persen,” kata Direktur Utama (Dirut) PDAM Danum Taka, Taufiq, kemarin.

Rendahnya cakupan layanan air bersih ini, juga diklaim karena instalasi dan jaringan perpipaan yang kurang memadai. Sehingga untuk mendongkrak cakupan pelanggan air bersih tersebut, sangat dipengaruhi oleh beroperasinya WTP Lawelawe. Yang secara simultan dibangun bersama Bendungan Lawelawe.

Namun, pembangunan bendungan tersebut dihentikan karena terbatasnya anggaran. Jika WTP Lawelawe itu bisa beroperasi, maka dapat memenuhi sekitar 14 ribu SR. “Makanya kami berharap WTP itu segera difungsikan,” tutur pria berkacamata ini.

Karena itu, pria yang sebelumnya berkarier di PDAM Tirtanadi, Medan, ini berencana mengusulkan mengoperasikan WTP Lawelawe secara sebagian kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). Dengan produksi air bersih secara sebagian tersebut, diperkirakan dapat mencakup pelanggan baru sekira 7 ribu SR di Kecamatan Penajam. 

“Yang bisa dikejar cuma di Penajam. Dengan mengoperasikan WTP baru yang sebagian dengan kapasitasnya 100 liter per detik dan WTP yang eksisting 70 liter per detik. Sehingga jumlah produksinya 170 liter per detik,” harapnya. 

Sebelumnya, progres pembangunan WTP Lawelawe baru mencapai 42 persen. Sehingga DPUPR berencana mengevaluasi kontrak pembangunan WTP Lawelawe tersebut. Karena kondisi anggaran saat ini, yang terbatas “Maka langkah yang akan ditempuh adalah lakukan pengurangan nilai kontrak atau cut off melalui addendum,” kata Kabid Cipta Karya DPUPR Kabupaten PPU Supardi, beberapa waktu lalu.

Supardi menyebut, pompa distribusi dan pompa intake yang telah dipesan PT Citra Murni Abadi, selaku kontraktor pelaksana pembangunan WTP Lawelawe, pun telah tiba. Jumlahnya ada delapan unit. Didatangkan dari Jepang. Saat ini berada di Balikpapan, menanti pelunasan pembayaran. Karena untuk mendatangkan delapan unit mesin pompa itu, kontraktor harus membayarkan uang muka kepada produsen pompa lantaran pembayaran belum dilakukan Pemkab PPU.

Nantinya, delapan unit mesin pompa itu dipasang maka progres pembangunan WTP Lawelawe, akan meningkat menjadi 80 persen. Akan tetapi, dengan melihat kondisi keuangan daerah saat ini, pemasangan pompa tersebut, masih belum dapat dilakukan. Sehingga, belum WTP dengan kapasitas 300 liter per detik itu masih belum dapat dioperasikan pada tahun ini. “Makanya kemampuan kita tahun ini, kemungkinan hanya sampai kisaran 48 persen,” pungkasnya. (*/kip/kri/k8)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 25 Juni 2019 11:30

Tersandung Kasus Tipikor, ASN Ini Bakal Diberhentikan Sementara

TANJUNG REDEB - Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Berau…

Selasa, 25 Juni 2019 11:21

Modal Secarik Kertas, Mobil Dinas yang Dibawa Pensiunan Ditarik

SANGATTA - Tak sedikit kendaraan mobil dinas (mobdin) milik negara…

Selasa, 25 Juni 2019 11:20
Akibat Dapat Proper Merah Pengelolaan Lingkungan

Wabup Panggil Perusahaan Sawit Bermasalah

SANGATTA - Salah satu perusahaan kelapa sawit di Kutai Timur…

Selasa, 25 Juni 2019 11:15

NGERI..!! APMS Dikuasai Pengetap, Lihat Nih....

Warga Kubar mengeluh kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi, diduga karena banyaknya…

Selasa, 25 Juni 2019 11:14

Pilkada Kukar, PKB Lirik Awang Yacoub

PKB Lirik Awang Yacoub TENGGARONG – Selain Bupati Kukar Edi…

Selasa, 25 Juni 2019 11:10

Pertagas Niaga Mulai Operasikan Jargas di PPU

PENAJAM- Progres pengoperasian jaringan gas (jargas) bumi di Kabupaten Penajam…

Senin, 24 Juni 2019 09:59

Tersenggol saat Menyalip, Pengendara Tewas Dilindas

Laka maut terjadi di Jalan Mangga Besar, Kampung Labanan Makmur,…

Senin, 24 Juni 2019 09:58

Dilema Pajak Reklame Tembakau

SANGATTA–Sewa iklan di reklame menjadi salah satu penyumbang pajak untuk…

Senin, 24 Juni 2019 09:56

Banjir, Dewan Panggil OPD Terkait

TENGGARONG–Rencana revitalisasi fungsi drainase dan sungai di Tenggarong oleh Pemkab…

Senin, 24 Juni 2019 09:55

Dua Hari Terendam, Kini Berangsur Surut

GARA-GARA banjir kiriman, dua kecamatan, Tabang dan Kembang Janggut, harus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*