MANAGED BY:
MINGGU
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTARA

Rabu, 10 Oktober 2018 07:56
Derajat Kesehatan Harus Terus Ditingkatkan

PROKAL.CO, TARAKAN – Derajat kesehatan masyarakat di Kaltara harus terus meningkat. Peningkatan itu diwujudkan dalam berbagai indikator yang menjadi alat ukur derajat kesehatan.

Demikian disampaikan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie saat membuka pertemuan sinergi program pusat dan daerah tentang penggunaan DAK non-fisik atau bantuan operasional kesehatan (BOK) pelaksanaan Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga (PIS-PK) di Kayan Multifunction Hall, Hotel Tarakan Plaza, Selasa (9/10).

Kegiatan itu merupakan kerja sama Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltara, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Gubernur berharap, lewat kegiatan ini, sinkronisasi, koordinasi, dan evaluasi atas penggunaan DAK non-fisik atau BOK tahun ini dilakukan dengan cermat dan tepat. “Output-nya adalah tersusunnya dokumen evaluasi dan tindak lanjut dari pertemuan ini. Saya berharap dalam tiga hari ke depan dokumen itu sudah dapat disusun. Saya perintahkan Kepala Dinas Kesehatan Kaltaradan jajarannya untuk merealisasikannya, dan menyerahkan laporan tertulis beserta dokumen dimaksud kepada Gubernur,” tutur Irianto.

Lantas yang lebih penting, lewat realisasi DAK non-fisik itu, maka derajat kesehatan masyarakat Kaltara dapat semakin meningkat. “Kesehatan adalah hal penting, dan indikator keberhasilan utama pembangunan. Ini sesuai Nawacita yang dicanangkan Presiden Joko Widodo dan wakilnya Jusuf Kalla. Utamanya, Nawacita kelima, yakni meningkatkan kualitas kehidupan manusia. Di mana untuk mewujudkannya, harus dilakukan upaya peningkatan pada bidang kesehatan, pendidikan, dan pendapatan. Ini juga menjadi standar PBB untuk mengukur keberhasilan atau kegagalan suatu negara atau bangsa,” jelasnya.

Ditegaskan, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat adalah kewajiban seluruh jajaran elemen pemerintahan. Derajat kesehatan dengan tiap indikator dan datanya harus diketahui di setiap daerah.

“Kenyataan yang terjadi saat ini, data yang disajikan tak valid sehingga saat dianggarkan kegiatannya malah menjadi masalah,” ungkap Irianto. (kpg/san/k8)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 21 Februari 2019 10:25

Aryani: Pelaku Cabul Harus Dihukum Berat

TANJUNG SELOR–Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan…

Rabu, 20 Februari 2019 10:00

MESTI DIAWASI

Anak-anak di Desa Jelarai Selor, Tanjung Selor Hilir, asyik bermain…

Rabu, 20 Februari 2019 09:59

Air Baku PDAM Mulai Menipis

TARAKAN – Hujan yang mulai jarang mengguyur Tarakan, berdampak terhadap…

Rabu, 20 Februari 2019 09:27

Pembangunan Serudong-Seimenggaris Disepakati

SABAH– Pemprov Kaltara yang mewakili Indonesia bersama Pemerintah Sabah, Malaysia,…

Selasa, 19 Februari 2019 09:44

Lelang Proyek Harus Beres April

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara)  Irianto Lambrie menginginkan…

Selasa, 19 Februari 2019 09:39

Perekaman KTP-el Masuk Wilayah Hijau

TANJUNG SELOR – Meski belum seratus persen, berdasar hasil pemetaan…

Senin, 18 Februari 2019 10:04

Gubernur Optimistis Pembangunan KIPI Lancar

TARAKAN–Gubernur Kaltara Irianto Lambrie menyebut, rencana pengembangan Kawasan Industri dan…

Senin, 18 Februari 2019 09:44

Pemprov Diminta Lengkapi Data untuk Pelepasan HPL

TANJUNG SELOR–Sesuai janjinya, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi…

Rabu, 13 Februari 2019 12:30

Tak Ditarget, Diharapkan Cepat

TANJUNG SELOR– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara tidak menarget penyelesaian…

Rabu, 13 Februari 2019 11:52

Realisasi KIPI Siap Dikebut

TARAKAN–Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) beserta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*