MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 10 Oktober 2018 06:54
Bencana Sulteng, Bencana Kaltim

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Bencana gempa dan tsunami yang menerjang Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu turut berdampak kepada pasokan material bangunan di Bumi Etam. Bahkan, penyelesaian berbagai proyek di Kaltim terancam terhenti.

Direktur Utama PT Balikpapan Ready Mix, Roy Nirwan mengatakan, setelah bencana alam menimpa Sulawesi Tengah, produksi material seperti batu menurun. Sebab, beberapa pertambangan di Palu tidak beroperasi. Termasuk miliknya.

“Secara umum pasti ada pengaruhnya. Apalagi di daerah Sulteng penghasil batu dan pasir berkualitas. Tapi, kami masih bisa bertahan karena stok kami di Palu masih banyak. Tambang kami untungnya sebelum musibah stoknya di level aman,” katanya, Selasa (9/10).

Eks ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Balikpapan ini menyebutkan, hampir satu pekan terakhir kondisi pertambangan lumpuh, tidak ada aktivitas. Produksi hampir semua usaha tidak berjalan. “Kalau kami, tambang di sana sudah beroperasi sejak Jumat (9/10) lalu. Tidak tahu yang lainnya,” sebutnya.

Hal yang sama dikatakan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Balikpapan Yaser Arafat. Sebagai sentra penghasil material, gempa dan tsunami yang menerjang Palu, Sigi dan Donggala, akan memengaruhi ketersediaan pasokan di Balikpapan. Kegiatan proyek pun terancam mandek. "Otomatis karena pasokan material enggak ada," kata pria yang juga seorang pengusaha ready mix tersebut.

Dia berpendapat, proyek yang terancam molor tentu akan menimbulkan masalah baru. Maklum, setiap pengerjaan memiliki tenggat waktu. Ada denda yang wajib dibayar pelaksana untuk setiap proyek yang melewati batas waktu.

Bukan hanya proyek existing, dampak bencana di Palu dan sekitarnya juga akan memengaruhi proyek yang berasal dari anggaran perubahan yang biasanya dimulai jelang akhir tahun seperti sekarang.

“Palu merupakan sumber material untuk penunjang proyek seperti bangunan, jalan dan drainase. Tak hanya bagi Balikpapan, konon berbagai daerah di Kawasan Timur Indonesia (KTI) juga mengandalkan pasokan dari Palu. Material yang dimaksud berupa pasir dan batu,” ujarnya.

Tak tanggung-tanggung, Yaser menyebutkan, 98 persen kebutuhan material di dalam kota ditopang dari ibu kota Sulawesi Tengah tersebut. "Karena jarak Balikpapan-Palu cukup dekat sehingga efisien dari segi waktu begitu juga dengan biaya transportasi," jelas Yaser.

Kalau pun ada alternatif dari daerah lain, ongkos angkut akan membebani. Karena lebih jauh. Sehingga lebih mahal. Adapun daerah penghasil lainnya seperti yang dimaksud, yakni Banjarmasin, Tolitoli dan Cilegon.

Pihaknya pun berharap, situasi bisa segera pulih. Pasalnya, kawasan penambangan material tidak terkena dampak. "Kalau tambangnya enggak ada masalah. Yang terkena dampak justru pelabuhan, itu yang membuat distribusi terganggu," bebernya. Di sisi lain, para pekerja tambang masih berduka dan trauma. Itu juga yang membuat aktivitas penambangan terhenti. (aji/ndu/k15)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 10:57

Begini Strategi Bankaltimtara Syariah Dongkrak Pangsa Pasar

SAMARINDA- Bankaltimtara Syariah terus berusaha meningkatkan sektor ekonomi syariah di Kalimantan Timur.…

Jumat, 19 Oktober 2018 07:02

Risiko Perbankan Syariah Aman

SAMARINDA - Risiko kredit dan likuiditas perbankan syariah berada pada level yang aman dan lebih rendah…

Jumat, 19 Oktober 2018 07:01

Perluas Pasar Hasil Laut secara Daring

BALIKPAPAN – Setahun terakhir, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggencarkan…

Jumat, 19 Oktober 2018 06:58

Pertamina EP Tarakan Field Capai Target Produksi

TARAKAN – Kinerja unit Asset 5 Tarakan Field, milik PT Pertamina EP cukup membanggakan. Per September…

Jumat, 19 Oktober 2018 06:54

Kadin Dorong Penerapan e-Logistic

JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong implementasi e-Logistic. Pasalnya langkah…

Jumat, 19 Oktober 2018 06:49

Delapan Bank Asing Danai Inalum Beli Freeport

JAKARTA – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) memastikan ada delapan bank asing yang mendanai…

Jumat, 19 Oktober 2018 06:48

Stok Gula Petani Melimpah, Komitmen Bulog Dipertanyakan

SURABAYA – Stok gula milik petani melimpah karena hingga kini belum laku terjual. Padahal, pada…

Jumat, 19 Oktober 2018 06:47

Bisnis Kuliner Tumbuh Pesat

SURABAYA – Pertumbuhan industri kuliner di Surabaya masih terjaga. Hal itu terlihat dari meningkatnya…

Kamis, 18 Oktober 2018 06:45

Triwulan III, Permintaan Batu Bara Meningkat

SAMARINDA – Di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang sudah…

Kamis, 18 Oktober 2018 06:31

Pasar Properti Vila Stabil

SURABAYA – Pasar properti berkonsep resor seperti vila tetap terjaga. Salah satunya, The Taman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .