MANAGED BY:
KAMIS
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Selasa, 09 Oktober 2018 09:56
Kubu Prabowo Balik Laporkan Hoax

Situs yang Bikin Soal Sandi

ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA- Drama kasus kebohongan Ratna Sarumpaet seperti tak berujung. Kemarin (08/10) Egi Sudjana berupaya melaporkan kasus dugaan fitnah dengan terlapor Farhat Abbas ke Bareskrim. Laporan itu terkait dengan Farhat Abbas yang melaporkan 17 nama tokoh nasional, salah satunya Prabowo Subianto.

Tidak hanya itu, pihak Prabowo juga melaporkan terkait hoax yang menyerang Sandiaga Uno dalam situs www.skandalsandiaga.com. Ada sejumlah akun yang menyebarkan isi dari situs tersebut yang kemudian juga dilaporkan.

Kuasa Hukum Eggi Sudjana Pitra Romadoni Nasution menjelaskan bahwa laporannya dikarenakan Farhat Abbas memelintir terkait kasus kebohongan Ratna Sarumpaet. Farthat menuduh ada 17 tokoh yang seakan-akan melakukan konspirasi dalam kasus kebohongan itu. ”Laporan itu dilakukan setelah Ratna pada 3 Oktober mengakui berbohong,” ujarnya.

Padahal, Eggi Sudjana dan 16 tokoh lain itu sebelumnya tidak mengetahui bahwa Ratna berbohong. Bahkan, Ratna sudah didorong untuk melakukan visum oleh salah satu pendukung Prabowo, Habiburokhman. ”Namun, belum juga visum. Lalu mengaku berbohong itu,” ungkapnya.

Laporan yang dilakukan Pitra itu ternyata belum diterima oleh Bareskrim. Polisi beralasan bahwa harus menunggu kasus Ratna usai baru bisa memproses laporan tersebut. ”Itu sebabnya, kami kecewa. Tapi kita tunggu prosesnya, ujarnya.

”Disini sudah jelas. Polri saya rasa tidak netral lagi hari ini. Ketika Farhat melaporkan ke polisi 17 orang, dalam hal ini klien kami Eggi Sudjana langsung diterima laporan polisinya. Dan ketika hari ini kami selaku kuasa hukum yang mewakili Eggi Sudjana itu tidak diterima. Ada apa di balik ini semua. Apakah ada intimidasi atau pun tidakan atas ke bawah untuk tidak menerima laporan ini,” ketus Pitra mempertanyakan.

Sementara itu sekelompok ibu-ibu yang ikut mendampingi pelaporan tersebut juga mengaku kecewa dengan ditolaknya laporan Eggi Sudjana. Mereka bahkan sempat menyatakan akan bertahan hingga laporannya itu diterima oleh Bareskrim.

Namun, kubu Prabowo belum patah arang. Dalam waktu yang tidak begitu lama, Ketua Harian Prabowo Sandi Digital Team Taufik Hidayat mendatangi Bareskrim. Mereka melaporkan terkait situs www. skandalsandiaga.com yang memuat hoax soal kasus asusila Sandi. ”Difitnah melakukan asusial di kantor dan kelainan jiwa,” ujarnya.

Tidak hanya itu, ada sejumlah situs yang kemudian menyebarkan hoax yang dibuat situs tersebut. Dia menjelaskan, akun-akun itu diantaranya bernama Tasya, Persib73211358, Della2333235213, TaniaZulf4, IntanNingsih12 dan Njaluk1. ”Masalahnya, akun-akun ini terlihat menggunakan hastag mendukung Jokowi-Maruf,” ungkapnya.

Di sisi lain, kabar bahwa Polda Metro Jaya berencana kembali memanggil Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, direspon sejumlah pengurus partai berlambang matahari itu. Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN Saleh Daulay memastikan bahwa Amien yang juga pendiri PAN siap memenuhi panggilan kepolisian.  ”Pak Amien insya Allah berencana memenuhi panggilan Polda minggu ini, jika dipanggil lagi,” kata Saleh saat dikonfirmasi.

Menurut Saleh, sebagai warga negara yang baik, Amien siap dan bersedia memberikan keterangan sesuai yang dia ketahui. Terkait ketidakhadiran pada pemanggilan sebelumnya, Saleh menegaskan tidak ada rencana dari pendiri PAN itu untuk menghindar atau mangkir. ”Doakan saja pak Amien sehat dan tidak ada agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan, insya Allah beliau siap memenuhi panggilan,” ujar Saleh menegaskan.

Kendati begitu, PAN juga merasa perlu mempertanyakan alasan pemanggilan itu. Saleh menyatakan, seperti halnya pihak lain, Amien jelas-jelas adalah korban dari kebohongan Ratna. ”Alih-alih dipanggil, justru sebaiknya beliau dilindungi,” kata Saleh.

Terlebih, pertanyaan lanjutan yang muncul adalah posisi pemanggilan Amien. Jelas terlihat bahwa pasca penangkapan Ratna, polisi langsung menerbitkan surat pemanggilan terhadap Amien. ”Kok mesti pak Amien dulu ya? Orang-orang kan bisa bertanya-tanya, semoga pihak kepolisian bisa memberi penjelasan,” lanjutnya.

Terpisah, Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Drajad Wibowo menyatakan, PAN akan sepenuhnya mendukung langkah Amien. Drajad menduga ada motif tertentu terhadap langkah polisi yang tiba-tiba memanggil Amien. ”PAN total football membela pak Amien yang dipanggil Polda. Apalagi hemat saya logika hukum pemanggilan tersebut lemah,” ujarnya. (ydh)

 


BACA JUGA

Selasa, 19 Februari 2019 10:33

Persaingan Ketat, Minat Pendaftar SNMPTN Rendah

JAKARTA-Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) 2019 akan berakhir…

Selasa, 19 Februari 2019 10:28

TERNYATA..!! Ada Keributan di Arena Debat Capres Kedua, Ini Kronologinya

Keributan terjadi di arena debat capres kedua di Hotel Sultan,…

Senin, 18 Februari 2019 10:32

Pendaftar SNMPTN Masih Minim, Tidak Ada Perpanjangan Waktu

JAKARTA-Panitia Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) tidak akan memperpanjang…

Senin, 18 Februari 2019 10:31

Polisi Lambat Tangani Kasus Penganiayaan Pegawai KPK

JAKARTA-Polda Metro Jaya belum menetapkan tersangka kasus penganiayaan pegawai Komisi…

Senin, 18 Februari 2019 10:31

TNI-AL Tangkap Delapan Kapal Asing

JAKARTA – Pelanggaran undang-undang pelayaran oleh kapal-kapal asing masih sering…

Minggu, 17 Februari 2019 22:45

Prabowo : Belum Semua Petani Bisa Kita Bela

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berbicara mengenai perkembangan…

Minggu, 17 Februari 2019 22:33

Sempat Terdengar Ledakan, Pendukung Capres Berhamburan

Bunyi ledakan terdengar jelas di luar lokasi debat kedua berlangsung.…

Minggu, 17 Februari 2019 22:25
Debat Kedua Pilpres

Jokowi Terus Menyindir, Bilang Prabowo Kurang Optimis

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menyindir calon…

Minggu, 17 Februari 2019 12:16

Energi Terbarukan di Debat Kedua

Sehari jelang perhelatan debat malam nanti, Cawapres nomor urut 02…

Minggu, 17 Februari 2019 11:41
Kemenlu Terima Penundaan Mendadak

Belum Ada Jadwal Baru Kunjungan MBS

JAKARTA – Pemerintah Indonesia sudah mempersiapkan penyambutan kunjungan kerja Pangeran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*