MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Selasa, 09 Oktober 2018 09:56
Kubu Prabowo Balik Laporkan Hoax

Situs yang Bikin Soal Sandi

ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA- Drama kasus kebohongan Ratna Sarumpaet seperti tak berujung. Kemarin (08/10) Egi Sudjana berupaya melaporkan kasus dugaan fitnah dengan terlapor Farhat Abbas ke Bareskrim. Laporan itu terkait dengan Farhat Abbas yang melaporkan 17 nama tokoh nasional, salah satunya Prabowo Subianto.

Tidak hanya itu, pihak Prabowo juga melaporkan terkait hoax yang menyerang Sandiaga Uno dalam situs www.skandalsandiaga.com. Ada sejumlah akun yang menyebarkan isi dari situs tersebut yang kemudian juga dilaporkan.

Kuasa Hukum Eggi Sudjana Pitra Romadoni Nasution menjelaskan bahwa laporannya dikarenakan Farhat Abbas memelintir terkait kasus kebohongan Ratna Sarumpaet. Farthat menuduh ada 17 tokoh yang seakan-akan melakukan konspirasi dalam kasus kebohongan itu. ”Laporan itu dilakukan setelah Ratna pada 3 Oktober mengakui berbohong,” ujarnya.

Padahal, Eggi Sudjana dan 16 tokoh lain itu sebelumnya tidak mengetahui bahwa Ratna berbohong. Bahkan, Ratna sudah didorong untuk melakukan visum oleh salah satu pendukung Prabowo, Habiburokhman. ”Namun, belum juga visum. Lalu mengaku berbohong itu,” ungkapnya.

Laporan yang dilakukan Pitra itu ternyata belum diterima oleh Bareskrim. Polisi beralasan bahwa harus menunggu kasus Ratna usai baru bisa memproses laporan tersebut. ”Itu sebabnya, kami kecewa. Tapi kita tunggu prosesnya, ujarnya.

”Disini sudah jelas. Polri saya rasa tidak netral lagi hari ini. Ketika Farhat melaporkan ke polisi 17 orang, dalam hal ini klien kami Eggi Sudjana langsung diterima laporan polisinya. Dan ketika hari ini kami selaku kuasa hukum yang mewakili Eggi Sudjana itu tidak diterima. Ada apa di balik ini semua. Apakah ada intimidasi atau pun tidakan atas ke bawah untuk tidak menerima laporan ini,” ketus Pitra mempertanyakan.

Sementara itu sekelompok ibu-ibu yang ikut mendampingi pelaporan tersebut juga mengaku kecewa dengan ditolaknya laporan Eggi Sudjana. Mereka bahkan sempat menyatakan akan bertahan hingga laporannya itu diterima oleh Bareskrim.

Namun, kubu Prabowo belum patah arang. Dalam waktu yang tidak begitu lama, Ketua Harian Prabowo Sandi Digital Team Taufik Hidayat mendatangi Bareskrim. Mereka melaporkan terkait situs www. skandalsandiaga.com yang memuat hoax soal kasus asusila Sandi. ”Difitnah melakukan asusial di kantor dan kelainan jiwa,” ujarnya.

Tidak hanya itu, ada sejumlah situs yang kemudian menyebarkan hoax yang dibuat situs tersebut. Dia menjelaskan, akun-akun itu diantaranya bernama Tasya, Persib73211358, Della2333235213, TaniaZulf4, IntanNingsih12 dan Njaluk1. ”Masalahnya, akun-akun ini terlihat menggunakan hastag mendukung Jokowi-Maruf,” ungkapnya.

Di sisi lain, kabar bahwa Polda Metro Jaya berencana kembali memanggil Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, direspon sejumlah pengurus partai berlambang matahari itu. Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN Saleh Daulay memastikan bahwa Amien yang juga pendiri PAN siap memenuhi panggilan kepolisian.  ”Pak Amien insya Allah berencana memenuhi panggilan Polda minggu ini, jika dipanggil lagi,” kata Saleh saat dikonfirmasi.

Menurut Saleh, sebagai warga negara yang baik, Amien siap dan bersedia memberikan keterangan sesuai yang dia ketahui. Terkait ketidakhadiran pada pemanggilan sebelumnya, Saleh menegaskan tidak ada rencana dari pendiri PAN itu untuk menghindar atau mangkir. ”Doakan saja pak Amien sehat dan tidak ada agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan, insya Allah beliau siap memenuhi panggilan,” ujar Saleh menegaskan.

Kendati begitu, PAN juga merasa perlu mempertanyakan alasan pemanggilan itu. Saleh menyatakan, seperti halnya pihak lain, Amien jelas-jelas adalah korban dari kebohongan Ratna. ”Alih-alih dipanggil, justru sebaiknya beliau dilindungi,” kata Saleh.

Terlebih, pertanyaan lanjutan yang muncul adalah posisi pemanggilan Amien. Jelas terlihat bahwa pasca penangkapan Ratna, polisi langsung menerbitkan surat pemanggilan terhadap Amien. ”Kok mesti pak Amien dulu ya? Orang-orang kan bisa bertanya-tanya, semoga pihak kepolisian bisa memberi penjelasan,” lanjutnya.

Terpisah, Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Drajad Wibowo menyatakan, PAN akan sepenuhnya mendukung langkah Amien. Drajad menduga ada motif tertentu terhadap langkah polisi yang tiba-tiba memanggil Amien. ”PAN total football membela pak Amien yang dipanggil Polda. Apalagi hemat saya logika hukum pemanggilan tersebut lemah,” ujarnya. (ydh)

 


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 10:54

Tiga Pengeroyok Anggota TNI Diringkus

JAKARTA–Polisi fokus mengejar pengeroyok anggota TNI-AL Kapten Komaruddin dengan anggota…

Rabu, 12 Desember 2018 10:33

Istri Bos "Kuda-Kudaan" di Gudang dengan Karyawan

Usia Karin memang tak muda lagi. Sudah 47 tahun. Tapi…

Selasa, 11 Desember 2018 12:47

Soal HAM, Prabowo dan Jokowi 11-12

JAKARTA - Partai Demokrat menyatakan Prabowo Subianto belum tentu lebih…

Selasa, 11 Desember 2018 12:22

Awas Kasus e-KTP DANGER!

JAKARTA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) menilai kasus-kasus yang terkait dengan KTP…

Minggu, 09 Desember 2018 11:09

Banyuwangi Dinilai Paling Inovatif

BANYUWANGI - Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur meraih penghargaan sebagai…

Minggu, 09 Desember 2018 11:08

Rencana Menikah Tinggal Kenangan

Tak pernah terbersit di benak keluarga, Muhammad Agus alias Aso…

Minggu, 09 Desember 2018 11:01

Bantuan Parpol Bisa Tembus Rp 9 Triliun

JAKARTA – Wacana agar negara berkontribusi lebih besar dalam pendanaan…

Minggu, 09 Desember 2018 11:01

Hujan dan Angin Kencang sampai Besok

JAKARTA – Hujan deras yang mengguyur sejumlah daerah di Jawa…

Minggu, 09 Desember 2018 10:59

Video Call sebelum Tidur

Kesibukan menjadi kepala negara, ditambah anak-anaknya yang tengah fokus membangun…

Minggu, 09 Desember 2018 10:57

Setahun Lebih Tersangka, Eks Kabid Ditahan KPK

JAKARTA – Setelah setahun lebih berstatus tersangka, mantan Kepala Bidang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .