MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Selasa, 09 Oktober 2018 08:31
Capaian Imunisasi MR Baru 47,23 Persen

Realisasi Memuaskan, 27 Sekolah Dapat Penghargaan

APRESIASI SEKOLAH: Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi (kemeja putih) ikut menyaksikan pelaksanaan imunisasi MR kepada 126 orang anak di sekitar Kantor Disdikbud Balikpapan, kemarin. (RAHMAT/KP)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Pemkot Balikpapan dapat kesempatan kedua. Menggenjot capaian vaksinasi measles dan rubella (MR) sampai akhir Oktober. Selama sebulan, diharapkan realisasi pemberian vaksin bisa naik, minimal sampai 95 persen. Sebagai imbal balik, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi memberikan piagam penghargaan untuk 27 sekolah yang saat ini realisasi vaksinasi MR sudah lebih dari 95 persen.

Pemberian penghargaan dilakukan di halaman kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan, Jalan Ruhui Rahayu, Senin (8/10). “Sebagai penghargaan, sekaligus untuk pelecut bagi sekolah lain agar lebih bersemangat mengikuti vaksin MR ini,” kata Rizal. 27 sekolah penerima penghargaan itu meliputi 17 sekolah tingkat PAUD dan TK, 7 sekolah tingkat SD, dan 3 sekolah tingkat SMP/MTs. Selain penyerahan penghargaan, kegiatan tersebut juga dirangkai pelaksanaan imunisasi MR kepada 126 orang anak yang lokasi sekolahnya berada di sekitar Kantor Disdikbud Balikpapan.

Pelayanan imunisasi ini dilaksanakan Tim MR Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan dan Tim MR Puskesmas Sepinggan. Diketahui, Surat Edaran Menteri Kesehatan RI, Nomor SR.02.06/Menkes/574/2018 menyatakan, pelaksanaan imunisasi MR diperpanjang hingga 31 Oktober 2018. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, DKK Balikpapan, Esther Vonny K menyebut, jumlah sasaran imunisasi MR di Balikpapan sebanyak 156.336 anak dengan rentang usia 9 bulan sampai 15 tahun. “Dari jumlah sasaran imunisasi tersebut, sebanyak 70 persen adalah usia anak sekolah,” ujarnya.

Berdasarkan data terakhir, hingga Sabtu (6/10) jumlah cakupan imunisasi MR di Balikpapan baru mencapai 47,23 persen. Sehingga masih jauh dari target yang ditetapkan. “Imunisasi MR, adalah satu-satunya cara untuk mencegah penyakit campak dan rubela. Sehingga target kita harus lebih dari 95 persen komunitas yang mendapat imunisasi ini untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity,“ tambahnya. Ia juga mengatakan, imunisasi MR tersebut gratis. Tetapi tidak murahan untuk memberi perlindungan anak dari penyakit campak dan rubela yang mengakibatkan kecacatan permanen.

Saat ini, telah terjadi peningkatan jumlah kasus penyakit campak dan rubela di Balikpapan yang mencapai lebih dari 100 persen. Berdasarkan data dari Litbang Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, pada 2016 terdapat 26 kasus campak dan rubela di Balikpapan. “Sedangkan pada 2017 kasus campak dan rubela di Balikpapan meningkat tajam menjadi 127 kasus. 400 persen lebih peningkatannya,” tegasnya. Terkait hal tersebut, DKK mengimbau agar warga Balikpapan segera membawa anaknya yang masuk kategori usia 9 bulan sampai  dengan 15 tahun untuk mendapat layanan imunisasi MR di sekolah atau puskesmas. “Bila ada anak yang belum mendapatkan imunisasi di sekolah, maka segera mengikuti  imunisasi di Puskesmas Balikpapan sesuai jadwal imunisasi MR di masing-masing puskesmas,” pungkasnya. (rsh/riz/k15)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 07:50

Raperda Larangan LGBT di Balikpapan Belum Bisa Dibuat, Ini Penyebabnya..

BALIKPAPAN - Warga Balikpapan yang menentang adanya aktivitas lesbian, gay, biseksual dan transgender…

Senin, 15 Oktober 2018 22:24

Ramai Isu LGBT di Balikpapan, Ini Pandangan Piatur Pangaribuan dari Sisi Hukum..

BALIKPAPAN - Para pelaku lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) tidak bisa dihukum secara pidana.…

Minggu, 14 Oktober 2018 15:37

Posko Pengungsian Resmi Ditutup, Ada Pengungsi yang Masih Tidur di Bandara SAMS, Ini Alasannya..

PENGUNGSI BANDARA: Muzain (29) bersama kedua anaknya masih bertahan di posko pengungsian Bandara SAMS,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 13:18

Posko Pengungsian di Bandara SAMS Sepinggan Resmi Ditutup, Ini Lokasi Posko Jika Masih Mau Serahkan Bantuan..

BALIKPAPAN - Posko pengungsi korban bencana alam Sulawesi Tengah di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman…

Jumat, 12 Oktober 2018 16:10

Suruh Pacar Ketemuan sama Mantan, Eh Ternyata Ada Udang di Balik Batu, Ini yang Dilakukannya..

BALIKPAPAN- Seorang pemuda diamankan anggota Polsek Balikpapan Barat karena diduga melakukan pencurian…

Jumat, 12 Oktober 2018 15:12

Ini Kronologi Penemuan Mayat di Stadion Batakan, Benarkah Ada Gas Beracun di Stadion?

BALIKPAPAN- Kapolsek Balikpapan Timur, Kompol Dody Susantyoko memastikan kematian pria di dalam Stadion…

Jumat, 12 Oktober 2018 15:09

Penemuan Mayat di Stadion Batakan, Ditemukan Usai Persiba Balikpapan Selesai Latihan

BALIKPAPAN - Suasana istirahat tim Persiba Balikpapan usia melakukan latihan mendadak riuh. Seluruh…

Selasa, 09 Oktober 2018 08:27

India Pertama, Australia Terakhir

BALIKPAPAN – Sejak kejadian gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) hampir dua pekan lalu,…

Senin, 08 Oktober 2018 12:18

Balikpapan Waspada Pengungsi “Gelap”

BALIKPAPAN – Keputusan pemerintah menunjuk Balikpapan sebagai kota penyangga evakuasi korban bencana…

Senin, 08 Oktober 2018 12:16

Sumbangan Ditutup 10 Oktober

DANA sumbangan yang dikumpulkan Kodam VI/Mulawarman untuk korban bencana alam di Sulawesi Tengah mencapai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .