MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Selasa, 09 Oktober 2018 08:27
India Pertama, Australia Terakhir

Bantuan dari 13 Negara Mendarat di Bandara SAMS Sepinggan

MISI KEMANUSIAAN: Tiba di Bandara SAMS Sepinggan Selasa (2/10), pesawat militer Singapura Tipe C-130 dijadwalkan kembali pada Jumat (12/10). Foto bawah, tiga kru pesawat menuju Hanggar C, lokasi bantuan korban gempa dipusatkan. (PAKSI/KP)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Sejak kejadian gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) hampir dua pekan lalu, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan ikut padat dan sibuk. Bandara ini menjadi salah satu tempat ratusan ton bantuan yang akan disalurkan kepada para korban musibah gempa. Semenjak ditetapkan sebagai pangkalan aju evakuasi dan distribusi logistik bencana Sulteng.

Angkasa Pura (AP) I membuka Posko Tanggap Darurat Bencana Gempa dan Tsunami Sulteng. Tujuannya sebagai tempat informasi dan pusat monitor kedatangan pengungsi dari Palu di Bandara SAMS Sepinggan. Sebelumnya, pengoperasian Bandara SAMS Sepinggan hanya berlangsung dari pukul 06.00-24.00 Wita. Namun semenjak keberadaan posko, operasional bandara ini diperpanjang menjadi 24 jam. Saat ini, Bandara SAMS Sepinggan memiliki 18 runway capacity. “Tersedia 14 untuk penerbangan regular dan 4 irregular. Jadi, ada 4 slot yang bisa digunakan untuk penerbangan bantuan di Palu,” kata General Manager (GM) Bandara SAMS Sepinggan Farid Indra Nugraha. Berbagai macam bantuan yang diberikan, berupa makanan dan keperluan sehari-hari. Seperti popok bayi dan obat-obatan.

Korban bencana gempa yang telah dievakuasi menggunakan pesawat menuju Balikpapan telah diberikan fasilitas oleh AP I Balikpapan. Pengungsi dari Palu yang datang di Bandara SAMS Sepinggan langsung mendapatkan bantuan untuk bertemu dengan pihak keluarganya. “Pengungsi yang berasal di luar Balikpapan, kami bantu untuk pemesanan tiketnya dengan bekerja sama pihak maskapai," jelasnya. Sedangkan bagi pengungsi yang belum mendapatkan tiket tujuan akhir, pihaknya menyediakan tempat untuk beristirahat, kasur tidur gulung, perlengkapan mandi, makan, dan minum. Mereka berada di lantai empat terminal keberangkatan. Selain menjadi tempat sementara bagi pengungsi, ada pula yang mengirim bantuan melalui bandara berkapasitas 5-15 juta penumpang per tahun itu.

Termasuk, berbagai pesawat dari luar negeri yang turut mampir ke Bandara SAMS Sepinggan untuk mengirim pasokan bantuan. Mulai pekan lalu hingga hari ini, bantuan dari luar terus berdatangan. Tepatnya semua pesawat yang datang berkumpul di Hanggar C. Rencananya sesuai jadwal, total pesawat asing yang datang untuk mengantar bantuan sosial ini mencapai 32 pesawat. Mereka berasal dari 13 negara, baik Asia maupun Eropa. Yakni Singapura, India, Ukraina, Qatar, Jepang, Australia, Inggris, New Zealand, Amerika Serikat, Korea, Swiss, Malaysia, dan Tiongkok. Hingga hari ini (8/10), tercatat sudah ada 26 pesawat yang mendarat di Bandara SAMS Sepinggan.

Contohnya pesawat pertama dari Singapura Tipe C-130 yang sudah datang sejak Selasa (2/10). Pesawat dengan rute Paya Lebar-Balikpapan ini rencananya akan kembali pada Jumat (12/10). Lalu ada India dengan pesawat tipe C-17 yang sudah pulang terlebih dahulu pada Jumat (5/10). Sebagian besar bantuan dari luar negeri datang dengan pesawat tipe C-130. Seperti yang dimiliki Singapura, Jepang, India, Australia, New Zealand, Amerika Serikat, dan Korea. Kemudian ada pula pesawat tipe AN-12 dari Ukraina, tipe A-400M dan IL-76 dari Inggris, Swiss dengan pesawat F-900, serta Tiongkok pesawat tipe B752F. Seperti hari ini, jadwal pesawat yang masuk dan meninggalkan Bandara SAMS Sepinggan yakni pesawat asal Tiongkok. Dengan rute langsung dari Tiongkok-Balikpapan. Rencananya, pesawat yang terakhir meninggalkan Balikpapan, yaitu Korea pada 17 Oktober, Jepang pada 18 Oktober, dan Australia pada 19 Oktober. (gel/riz/k15)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 18:08

Tol Balikpapan-Samarinda Tak Kunjung Selesai, Wali Kota Ngaku Kerap Digunjingkan Orang Kalsel

BALIKPAPAN- Tol trans-Kalimantan hingga saat ini tak kunjung selesai. Tol…

Kamis, 13 Desember 2018 09:00
Latihan Skala Besar PHM Menghadapi Situasi Darurat

SUDAH SIAP..!! Jika Ada Kebocoran Pipa, Ini yang Dilakukan PHM

BALIKPAPAN – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) selaku operator Wilayah…

Senin, 10 Desember 2018 07:57

Dinas PU Siapkan Desain Pagar

BALIKPAPAN – Sudah tiga nyawa melayang akibat terseret air bah…

Senin, 10 Desember 2018 07:40

Larangan Plastik di Tempat Umum Diterapkan Tahun Depan

BALIKPAPAN - Peraturan Daerah (Perda) terkait larangan penggunaan kantong plastik…

Minggu, 09 Desember 2018 07:18

Terus Berulang, Saran Buat Pagar

PROSES pencarian Amin, bocah delapan tahun yang hanyut di drainase,…

Minggu, 09 Desember 2018 07:13

LIPI Evaluasi Kebun Raya

BALIKPAPAN - Status Kebun Raya Balikpapan (KRB) masih menjadi kewenangan…

Minggu, 09 Desember 2018 07:10

Polda Antisipasi Potensi Penimbun BBM

BALIKPAPAN – Pembatasan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya…

Sabtu, 08 Desember 2018 06:49

Pemkot Dianggap Tak Punya Taji

BALIKPAPAN  –  Pemkot Balikpapan dianggap tak punya taji. Mengatasi masalah…

Jumat, 07 Desember 2018 07:57

Korban Jiwa Pembakaran Rumah Bertambah

BALIKPAPAN - Setelah bertahan hidup selama tiga hari, Garini (55),…

Kamis, 06 Desember 2018 08:16

Bukan Kasus yang Pertama

BALIKPAPAN – Pengungkapan dugaan praktik pembuatan sabu industri rumahan di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .