MANAGED BY:
SENIN
17 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Selasa, 09 Oktober 2018 08:27
India Pertama, Australia Terakhir

Bantuan dari 13 Negara Mendarat di Bandara SAMS Sepinggan

MISI KEMANUSIAAN: Tiba di Bandara SAMS Sepinggan Selasa (2/10), pesawat militer Singapura Tipe C-130 dijadwalkan kembali pada Jumat (12/10). Foto bawah, tiga kru pesawat menuju Hanggar C, lokasi bantuan korban gempa dipusatkan. (PAKSI/KP)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Sejak kejadian gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) hampir dua pekan lalu, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan ikut padat dan sibuk. Bandara ini menjadi salah satu tempat ratusan ton bantuan yang akan disalurkan kepada para korban musibah gempa. Semenjak ditetapkan sebagai pangkalan aju evakuasi dan distribusi logistik bencana Sulteng.

Angkasa Pura (AP) I membuka Posko Tanggap Darurat Bencana Gempa dan Tsunami Sulteng. Tujuannya sebagai tempat informasi dan pusat monitor kedatangan pengungsi dari Palu di Bandara SAMS Sepinggan. Sebelumnya, pengoperasian Bandara SAMS Sepinggan hanya berlangsung dari pukul 06.00-24.00 Wita. Namun semenjak keberadaan posko, operasional bandara ini diperpanjang menjadi 24 jam. Saat ini, Bandara SAMS Sepinggan memiliki 18 runway capacity. “Tersedia 14 untuk penerbangan regular dan 4 irregular. Jadi, ada 4 slot yang bisa digunakan untuk penerbangan bantuan di Palu,” kata General Manager (GM) Bandara SAMS Sepinggan Farid Indra Nugraha. Berbagai macam bantuan yang diberikan, berupa makanan dan keperluan sehari-hari. Seperti popok bayi dan obat-obatan.

Korban bencana gempa yang telah dievakuasi menggunakan pesawat menuju Balikpapan telah diberikan fasilitas oleh AP I Balikpapan. Pengungsi dari Palu yang datang di Bandara SAMS Sepinggan langsung mendapatkan bantuan untuk bertemu dengan pihak keluarganya. “Pengungsi yang berasal di luar Balikpapan, kami bantu untuk pemesanan tiketnya dengan bekerja sama pihak maskapai," jelasnya. Sedangkan bagi pengungsi yang belum mendapatkan tiket tujuan akhir, pihaknya menyediakan tempat untuk beristirahat, kasur tidur gulung, perlengkapan mandi, makan, dan minum. Mereka berada di lantai empat terminal keberangkatan. Selain menjadi tempat sementara bagi pengungsi, ada pula yang mengirim bantuan melalui bandara berkapasitas 5-15 juta penumpang per tahun itu.

Termasuk, berbagai pesawat dari luar negeri yang turut mampir ke Bandara SAMS Sepinggan untuk mengirim pasokan bantuan. Mulai pekan lalu hingga hari ini, bantuan dari luar terus berdatangan. Tepatnya semua pesawat yang datang berkumpul di Hanggar C. Rencananya sesuai jadwal, total pesawat asing yang datang untuk mengantar bantuan sosial ini mencapai 32 pesawat. Mereka berasal dari 13 negara, baik Asia maupun Eropa. Yakni Singapura, India, Ukraina, Qatar, Jepang, Australia, Inggris, New Zealand, Amerika Serikat, Korea, Swiss, Malaysia, dan Tiongkok. Hingga hari ini (8/10), tercatat sudah ada 26 pesawat yang mendarat di Bandara SAMS Sepinggan.

Contohnya pesawat pertama dari Singapura Tipe C-130 yang sudah datang sejak Selasa (2/10). Pesawat dengan rute Paya Lebar-Balikpapan ini rencananya akan kembali pada Jumat (12/10). Lalu ada India dengan pesawat tipe C-17 yang sudah pulang terlebih dahulu pada Jumat (5/10). Sebagian besar bantuan dari luar negeri datang dengan pesawat tipe C-130. Seperti yang dimiliki Singapura, Jepang, India, Australia, New Zealand, Amerika Serikat, dan Korea. Kemudian ada pula pesawat tipe AN-12 dari Ukraina, tipe A-400M dan IL-76 dari Inggris, Swiss dengan pesawat F-900, serta Tiongkok pesawat tipe B752F. Seperti hari ini, jadwal pesawat yang masuk dan meninggalkan Bandara SAMS Sepinggan yakni pesawat asal Tiongkok. Dengan rute langsung dari Tiongkok-Balikpapan. Rencananya, pesawat yang terakhir meninggalkan Balikpapan, yaitu Korea pada 17 Oktober, Jepang pada 18 Oktober, dan Australia pada 19 Oktober. (gel/riz/k15)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 16 Juni 2019 12:30
Belajar Kuliner ala Pengacara Elza Syarief

Hobinya Didapat secara Autodidak

Elza Syarief salah satu pengacara terkenal di Indonesia. Klien yang…

Minggu, 16 Juni 2019 12:28

Kasus Jambret, Polisi Dalami Keterangan Tersangka

KAPOLSEK Balikpapan Utara Kompol Supartono Sudin mengatakan, saat ini pihaknya…

Jumat, 14 Juni 2019 16:24

Pengusaha Pertamini Butuh Perda

Pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Penjual Eceran Minyak (APEM) Kalimantan…

Jumat, 14 Juni 2019 15:54
Pengungkapan Kasus Pembunuhan di Km 2

Cekcok di Lapangan Foni Jadi Petunjuk

BALIKPAPAN–Dua terduga pelaku penganiayaan yang menewaskan satu orang di Km…

Jumat, 14 Juni 2019 15:39

Pemprov Tunggu Lobi Anggota Dewan

Entah kapan masalah abrasi di objek wisata Pantai Manggar tuntas.…

Kamis, 13 Juni 2019 14:53

Lebaran Usai, Pasien Meningkat 100 Orang

BALIKPAPAN–Jumlah kunjungan pasien di rumah sakit meningkat setelah libur Lebaran.…

Kamis, 13 Juni 2019 14:31
Pembunuhan di Balikpapan

Pelaku Tuna Rungu, Penyidik Datangkan Ahli Bahasa

BALIKPAPAN-Motif penganiayaan yang menewaskan satu orang di Km 2, Jalan…

Kamis, 13 Juni 2019 14:28

Abrasi Kian Mengancam Pantai Manggar

Abrasi yang terjadi di Pantai Manggar diduga akibat rekayasa alam…

Kamis, 13 Juni 2019 14:26

Parkir Progresif Dongkrak PAD

BALIKPAPAN- Meningkatnya tarif parkir di beberapa kawasan di Balikpapan turut…

Kamis, 13 Juni 2019 00:01

Butuh Tambahan Petugas dan Armada Kebersihan

BALIKPAPAN–Tidak adanya truk sampah di Pantai Manggar membuat tumpukan sampah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*