MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Senin, 08 Oktober 2018 12:54
WADUH..!! Cadangan Devisa Indonesia Terus Menyusut

Kurs Berharap Sentimen Positif Pertemuan IMF-World Bank

Rupiah terus terpuruk.

PROKAL.CO, JAKARTA – Upaya intervensi Bank Indonesia (BI) untuk menstabilkan nilai tukar rupiah menguras cadangan devisa (cadev). Bahkan, saat ini posisi cadangan devisa per September merupakan yang terendah sejak Januari 2018. Hingga akhir September, cadangan devisa Indonesia mencapai USD 114,8 miliar. Lebih rendah jika dibandingkan dengan posisi bulan sebelumnya USD 117,9 miliar.

Direktur Departemen Komunikasi BI Junanto Herdiawan menjelaskan, penurunan cadev pada September 2018 terutama dipengaruhi pembayaran utang luar negeri pemerintah. ’’Juga masalah stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tingginya ketidakpastian pasar keuangan global,’’ jelasnya.

Meski demikian, Junanto memastikan bahwa besaran cadev saat ini masih aman. Posisi tersebut setara dengan pembiayaan 6,5 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Serta, berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Pihaknya menilai, cadev itu mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. ’’Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai didukung keyakinan terhadap stabilitas dan prospek perekonomian domestik yang tetap baik serta kinerja ekspor yang tetap positif,’’ katanya.

Direktur Penelitian CORE Indonesia Piter Abdullah menuturkan, posisi cadev di kisaran USD 114 miliar masih cukup untuk membiayai kebutuhan impor hingga akhir tahun. ’’Artinya, posisi cadev kita masih aman. Rule of thumb-nya cadev cukup untuk menutup kebutuhan minimal 3 bulan impor,’’ ujarnya kemarin (7/10).

Meski begitu, Piter mewaspadai proyeksi cadev ke depan. Sebab, rupiah diprediksi terus tertekan sampai akhir tahun. Bahkan hingga tahun depan. Ruang BI untuk melakukan intervensi menggunakan cadev akan makin sempit. ’’Artinya, ada risiko, baik untuk cadev maupun posisi rupiah, pada tahun depan. Ini yang harus diantisipasi BI dan pemerintah,’’ tegasnya.

Sementara itu, analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji menyatakan bahwa pergerakan rupiah terhadap dolar AS (USD) dan indeks harga saham gabungan (IHSG) bakal mendapatkan sentimen positif dari penyelenggaraan IMF-World Bank Annual Meetings di Bali. Juga, data makroekonomi domestik yang diperkirakan menguat 3,1 persen dari 2,9 persen. ’’Rupiah berpeluang terapresiasi terhadap dolar AS untuk pekan depan (pekan ini, Red). Range 14.950–15.425,’’ terangnya.

Peneliti Indef Bhima Yudhistira mengungkapkan, faktor utama pelemahan kurs rupiah hingga akhir tahun adalah kenaikan harga minyak mentah dan tingginya impor. Apalagi, menyambut Natal dan tahun baru, penggunaan transportasi meningkat. ’’Tekanan harga minyak membuat defisit migas melebar sehingga memperburuk CAD (current account deficit),’’ paparnya. (ken/nis/c14/fal)


BACA JUGA

Rabu, 23 Januari 2019 11:47

AWAS..!! Cuaca Ekstrem Hingga Kamis

CUACA ekstrem yang melanda Sulsel, paling parah berdampak di Makassar,…

Rabu, 23 Januari 2019 11:13

Wacanakan Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah

JAKARTA – Pemilu serentak ternyata bukan pilihan terbaik. Lima surat…

Rabu, 23 Januari 2019 11:07
Menikmati Mi Ongklok di Kumandang, Pasar tanpa Rupiah dan Wajib Berbahasa Jawa

Dijawab Sekawan, Dibalas Berapa Bu, Sekewan?

Di tengah hutan dan hanya buka sepekan sekali, Pasar Kumandang…

Minggu, 20 Januari 2019 11:00

Presiden Kesampingkan Aturan Menteri

JAKARTA – Pemberian pembebasan bersyarat (PB) untuk terpidana kasus terorisme…

Minggu, 20 Januari 2019 10:59

Segera Tuntaskan 15 Kasus Umrah

JAKARTA – Regulasi acuan harga minimal paket Rp 20 juta…

Minggu, 20 Januari 2019 10:58

Tol Trans Jawa Tak Gratis Lagi

JAKARTA – Setelah sebulan lebih digratiskan untuk mendukung kelancaran arus…

Minggu, 20 Januari 2019 10:40

HOT BANGET..!! Rekaman Panas Itu Bener-Bener ...Uhhhhh.....

Adegan demi adegan dalam video panas pria dan wanita asal…

Minggu, 20 Januari 2019 10:23

TEGAS..!! Warga Kesal, Tolak Jablay Masuk Kampung

Warga Kampung Tegallega Palasari, Kecamatan Cipanas, Cianjur mengambil sikap tegas…

Jumat, 18 Januari 2019 10:44

Debat Pertama Ngga Seru, Ini Saran dari JK

JAKARTA- Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi masukan dalam Debat Pilpres…

Kamis, 17 Januari 2019 11:32

Aturan Kenaikan Gaji Tuntas Bulan Ini

JAKARTA – Pemerintah pusat menargetkan draf rancangan peraturan pemerintah (RPP)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*