MANAGED BY:
SABTU
20 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Senin, 08 Oktober 2018 12:54
WADUH..!! Cadangan Devisa Indonesia Terus Menyusut

Kurs Berharap Sentimen Positif Pertemuan IMF-World Bank

Rupiah terus terpuruk.

PROKAL.CO, JAKARTA – Upaya intervensi Bank Indonesia (BI) untuk menstabilkan nilai tukar rupiah menguras cadangan devisa (cadev). Bahkan, saat ini posisi cadangan devisa per September merupakan yang terendah sejak Januari 2018. Hingga akhir September, cadangan devisa Indonesia mencapai USD 114,8 miliar. Lebih rendah jika dibandingkan dengan posisi bulan sebelumnya USD 117,9 miliar.

Direktur Departemen Komunikasi BI Junanto Herdiawan menjelaskan, penurunan cadev pada September 2018 terutama dipengaruhi pembayaran utang luar negeri pemerintah. ’’Juga masalah stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tingginya ketidakpastian pasar keuangan global,’’ jelasnya.

Meski demikian, Junanto memastikan bahwa besaran cadev saat ini masih aman. Posisi tersebut setara dengan pembiayaan 6,5 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Serta, berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Pihaknya menilai, cadev itu mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. ’’Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai didukung keyakinan terhadap stabilitas dan prospek perekonomian domestik yang tetap baik serta kinerja ekspor yang tetap positif,’’ katanya.

Direktur Penelitian CORE Indonesia Piter Abdullah menuturkan, posisi cadev di kisaran USD 114 miliar masih cukup untuk membiayai kebutuhan impor hingga akhir tahun. ’’Artinya, posisi cadev kita masih aman. Rule of thumb-nya cadev cukup untuk menutup kebutuhan minimal 3 bulan impor,’’ ujarnya kemarin (7/10).

Meski begitu, Piter mewaspadai proyeksi cadev ke depan. Sebab, rupiah diprediksi terus tertekan sampai akhir tahun. Bahkan hingga tahun depan. Ruang BI untuk melakukan intervensi menggunakan cadev akan makin sempit. ’’Artinya, ada risiko, baik untuk cadev maupun posisi rupiah, pada tahun depan. Ini yang harus diantisipasi BI dan pemerintah,’’ tegasnya.

Sementara itu, analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji menyatakan bahwa pergerakan rupiah terhadap dolar AS (USD) dan indeks harga saham gabungan (IHSG) bakal mendapatkan sentimen positif dari penyelenggaraan IMF-World Bank Annual Meetings di Bali. Juga, data makroekonomi domestik yang diperkirakan menguat 3,1 persen dari 2,9 persen. ’’Rupiah berpeluang terapresiasi terhadap dolar AS untuk pekan depan (pekan ini, Red). Range 14.950–15.425,’’ terangnya.

Peneliti Indef Bhima Yudhistira mengungkapkan, faktor utama pelemahan kurs rupiah hingga akhir tahun adalah kenaikan harga minyak mentah dan tingginya impor. Apalagi, menyambut Natal dan tahun baru, penggunaan transportasi meningkat. ’’Tekanan harga minyak membuat defisit migas melebar sehingga memperburuk CAD (current account deficit),’’ paparnya. (ken/nis/c14/fal)


BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 11:17

INGAT..!! Metode Hitung Perolehan Suara Menjadi Kursi Parpol Pemilu 2019 Berbeda dengan Pemilu Sebelumnya

JAKARTA – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri Bahtiar…

Sabtu, 20 April 2019 09:51

Dua Kepala Dinas Selingkuh, Ada Video Syurnya, Eh...Suami Tuding Bininya Selingkuh Duluan

Di mana pun bangkai disimpan, baunya pasti akan terendus juga.…

Sabtu, 20 April 2019 09:29

MANTAP..!! Dalam Setahun, Pengunjung Treasure Bay 180 Ribu

BINTAN- Objek wisata Treasure Bay yang ada di kawasan wisata…

Sabtu, 20 April 2019 09:24

Isra Mi'raj Urang Banten, Dari Banten Untuk Indonesia

Perkumpulan Urang Banten (PUB) menggelar peringatan Isra Mi’raj dengan tema…

Jumat, 19 April 2019 12:23

Hujan Deras dan Gelombang Tinggi Masih Akan Terjadi

JAKARTA – Meski mulai memasuki awal musim kemarau  Badan Meteorologi,…

Jumat, 19 April 2019 12:17

Karena Struktur Partai Bekerja Total

WAKIL Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi mengaku tidak…

Jumat, 19 April 2019 12:16
Kinerja Parpol saat Pileg Kalah Populer dengan Pilpres

PKS Solid, PAN dan Nasdem Lampaui Survei

Survei elektabilitas parpol selalu muncul menjelang pelaksanaan pemilu. Ada yang…

Jumat, 19 April 2019 12:09

Partisipasi Pemilih Lampaui Target

PEMUNGUTAN suara dalam pemilu serentak Rabu (17/4) menuai pujian dari…

Jumat, 19 April 2019 12:02
Lembaga Survei Dilaporkan Karena Quick Count

Quick Count Dinilai Membingungkan Masyarakat

JAKARTA— Hasil quick count sejumlah lembaga suvei dipermasalahkan. Koalisi Aktivis…

Jumat, 19 April 2019 12:01

Kemenkes Siapkan Perawatan Kejiwaan Pasca Pemilu

JAKARTA – Pemilu bukan hanya menghadirkan kebahagiaan karena pesta demokrasi.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*