MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Senin, 08 Oktober 2018 12:49
Polwan dan Bhayangkari Tidur Bersama Pengungsi
BANTU HILANGKAN TRAUMA: Para anggota polwan dan ibu-ibu Bhayangkari Polda Kaltim menghibur pengungsi gempa dan tsunami Palu. (POLDA KALTIM UNTUK KALTIM POST)

PROKAL.CO, RELAWAN dan bantuan terus mengalir ke Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng). Dari pemerintahan daerah maupun relawan kemanusiaan. Tak ketinggalan dari TNI dan Polri. Seperti polisi wanita (polwan) dan ibu-ibu Bhayangkari Polda Kaltim.

Wartawan Kaltim Post yang sejak sepekan lalu bertugas di Palu sudah mendengar kabar kedatangan relawan dari bhayangkari dan Polwan Polda Kaltim itu. Mereka bertolak dari Balikpapan, Kamis (4/10). Sayang, jarak yang cukup jauh, sekira 25 kilometer, plus sulitnya transportasi membuat media ini hanya berkomunikasi via telepon dengan salah seorang polwan di sana. Posko berkumpul polwan dan bhayangkari di Mapolda Sulteng. Sementara media ini sudah bergerak ke Kabupaten Sigi. Belum lagi beberapa akses parah terkena gempa sehingga jadi kendala dalam mobilisasi. Salah satu alasan utama lainnya, keterbatasan bahan bakar minyak (BBM). Berhemat jadi pilihan.

Kemarin media ini sempat berbincang dengan Kompol Yolanda Evelyn Sebayang. Suara perwira polwan yang menjabat sebagai Kasubdit Renakta Polda Kaltim terdengar serak. Dia kelelahan. Setelah seharian kemarin menyalurkan bantuan dan menemani pengungsi.

Eks Wakapolres Balikpapan itu menuturkan, sejak awal berangkat hingga kemarin (7/10), kondisi Palu terus membaik. “Tidak seperti kami pertama kali datang. Palu benar-benar seperti kota mati saat itu,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, salah satu fokus dari tim polwan dan bhayangkari adalah menghilangkan trauma. Khususnya kepada anak-anak. Dan itu, kata Yolanda, bukan perkara mudah. “Mereka (banyak korban) masih sangat kecil. Mau menetes rasanya air mata ini,” ungkapnya. Perwira berpangkat melati satu itu menjelaskan, anak-anak diberikan hadiah. Mainan dan buku-buku agar mereka bisa belajar kembali.

Yolanda menuturkan, ada kesedihan yang dirasakan selama bertugas di lokasi gempa. “Ada yang hilang orangtuanya, dan kehadiran kami tentu membuat mereka bisa sangat terbantu,” jelasnya. Pertama tiba di Palu, Yolanda sempat merasa prihatin. Rumah korban yang semula kukuh kini luluh lantak. Kehadiran polwan dan bhayangkari, diharapkan bisa membuat banyak perubahan. Yolanda menilai, Palu sudah semakin aktif. Polwan yang saat dihubungi baru kembali ke tenda istirahat di Mako Polda Sulteng itu menilai, banyaknya tempat usaha seperti toko dan pasar yang kembali berjualan, menandakan Palu saat ini lebih baik.

BANTUAN LUAR-DALAM

Sejak diberangkatkan ke lokasi pada Kamis (4/10), polwan dan bhayangkari langsung bergabung dengan tim penyelamat lainnya. Mereka tak hanya menyalurkan bantuan, juga membantu menghilangkan trauma korban. Di antaranya, berbaur akrab dengan anak-anak. Mengajak bernyanyi, bermain dan lainnya. Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto juga hadir di tengah-tengah pengungsi. “Menghilangkan trauma dilakukan ibu-ibu bhayangkari dan polwan ini sangat penting. Sebab, anak-anak jiwanya masih belum siap menghadapi bencana sebesar ini,” ucap jenderal bintang satu itu. Palu memang tengah berbenah. Menata ulang semuanya dari awal. Anak-anak, disebut Lukman, butuh ruang belajar. “Setidaknya, bisa melupakan sejenak bencana,” sambungnya.

Di salah satu daerah, Talise, aktivitas serupa dilakukan. Orang nomor dua di Polda Kaltim itu turut bernyanyi bersama. Memberikan motivasi. Tenda pengungsian yang berdiri, didatangi tim gabungan. Tak lupa pula menyerahkan bantuan makanan, minuman, pakaian, terpal dan obat-obatan.  Rombongan Polda Kaltim ini juga menuju Masjid Agung Darussalam, Palu. Di halaman masjid yang luas ini kini dijadikan salah satu penampungan pengungsi.

Dalam rombongan polwan dan bhayangkari juga ada tenaga psikologis, medis, hingga pengajar untuk anak-anak dan remaja. Tujuannya agar pendidikan mereka tak terhambat.

Jika ditotal hingga kini, sudah 22 kontainer bantuan diberikan jajaran Polda Kaltim bersama bhayangkari. “Sudah diberangkatkan dan telah tiba di lokasi,” kata istri Kapolda Kaltim Yemmy Priyo. Untuk pendistribusian langsung dibawa pesawat Polri CN 295 bersama tim polwan dan bhayangkari.

Tim polwan dan bhayangkari yang tinggal bersama para korban di tenda pengungsian, otomatis dapat merasakan dan mendengarkan langsung keluhan dan rasa sakit mereka. “Tim juga membantu dalam proses belajar-mengajar kepada anak-anak yang mengungsi,” harap Yemmy. Perempuan ramah ini juga berpesan kepada relawan agar mendatangi daerah yang belum tersentuh bantuan. Setidaknya ada 111 titik yang akan didatangi polwan dan bhayangkari. Menyebar di Palu, Donggala dan Sigi. (aim/*/dra/fir/far/k16)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:05

Ekspor CPO Bantu Selamatkan Rupiah

SAMARINDA  -   Kinerja ekspor Kaltim pada Agustus mengalami penurunan 14,03 persen dibandingkan…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:00

Dorong Pendapatan Petani, Gubernur Mau Petani Jual Karet Langsung ke Perusahaan

SAMARINDA - Petani karet diimbau tidak menjual hasil perkebunannya kepada tengkulak alias langsung ke…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:51

Minta Perda Baca Tulis Alquran Disahkan

TANA PASER – Sebanyak 768 santri Taman Pendidikan Alquran (TPA) dan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:35

Kaltim Peringkat Nasional Kepemilikan Akta Kelahiran

SAMARINDA – Provinsi kaltim menempati urutan ke dua dalam peringkat nasional untuk kepemilikan…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:39

Beruntung Dibimbing Langsung Pencetusnya di Rusia

Gelar ahli hukum banyak dimiliki masyarakat Indonesia saat ini. Namun, untuk urusan ahli hukum luar…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:25
Tiga WNA yang Ditahan di Rudenim Balikpapan

“Kalau Bisa Deportasi Saja Saya”

BALIKPAPAN – Tak mudah bagi warga negara asing (WNA) untuk bekerja di Indonesia. Harus paham hukum.…

Jumat, 19 Oktober 2018 06:52

Ekonomi Lesu, Donatur Zakat Kaltim Meningkat

BALIKPAPAN - Perekonomian Indonesia tercatat pada tiga tahun terakhir ini menunjukkan grafik yang melesu.…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:15

DUAARR..!! Ledakan di Kampus Tewaskan 18 Orang

MOSKOW – Sebuah ledakan memorak-porandakan kampus Politeknik Kerch di timur Crimea kemarin (17/10).…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:46

Cerita Perjalanan Sunarman, Napi Palu yang Menyerahkan Diri ke Rutan Solo

Bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) beberapa…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:40

Waduh, Utang Luar Negeri Indonesia Naik, Tembus Rp 5.410 Triliun..!!

JAKARTA- Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tumbuh sebesar USD 360,7 miliar atau Rp 5.410 triliun (kurs…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .