MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

HIBURAN

Senin, 08 Oktober 2018 12:41
NDX AKA dan Nasida Ria Bikin Pecah Synchronize Fest
Dengan gaya musik khas 80-an dan 90-an, Nasida Ria disambut meriah oleh pengunjung yang mayoritas adalah generasi milenial. Terbentuk pada 1975, Nasida Ria membuktikan bahwa musik mereka ternyata bisa dinikmati anak zaman now.

PROKAL.CO, JAKARTA – Dua nama grup ini punya fan base luar biasa di luar Jakarta. Berasal dari daerah, setiap kali grup ini manggung, penontonnya berjejal. Tapi, menaklukkan audiens muda ibu kota itu tidak mudah. Ketika NDX AKA dan Nasida Ria bisa melakukannya, itu adalah sebuah perayaan musik.

Dua grup tersebut tampil memukau di festival musik multigenre Synchronize Fest. Festival yang berlangsung pada 5–7 Oktober di JIExpo Kemayoran itu makin meriah dengan penampilan NDX AKA dari Jogjakarta dan Nasida Ria, grup kasidah dari Semarang.

Kemarin sore (7/10) Nasida Ria tampil. Dengan gaya musik khas 80-an dan 90-an, mereka disambut meriah oleh pengunjung yang mayoritas adalah generasi milenial. Terbentuk pada 1975, Nasida Ria membuktikan bahwa musik mereka ternyata bisa dinikmati anak zaman now.

Lagu-lagu milik grup dengan personel dari tiga generasi itu terdengar mirip dangdut. Ada alunan gendang dan seruling. Asyik dipakai bergoyang dengan lirik seputar ajaran islami atau pesan moral. Siapa saja yang mendengar niscaya akan terhibur sekaligus mendapat pencerahan rohani.

Nama Nasida Ria mulai jadi perbincangan di kalangan generasi milenial beberapa tahun belakangan. Yakni, lewat YouTube dan media sosial. Lagu-lagunya kerap digunakan sebagai bahan meme atau video parodi. Tak heran, banyak yang meminta agar Nasida Ria diundang mengisi Synchronize Fest tahun ini.

Sebelum membawakan lagu, personel memberikan doa atau pesan moral. Misalnya lagu Wajah Ayu untuk Siapa yang ada liriknya ’’kampret yang durhaka’’ . ’’Semoga semua perempuan di sini dijauhkan dari kampret,’’ ucap Hj Rien Jamain, anggota Nasida Ria generasi pertama, sebelum membawakan lagu tersebut.

Sayang, Nasida Ria tak tampil lama-lama. Hanya tiga lagu selama 20 menit. Meski sukses membuat penonton girang dan goyang, mereka harus pamit sebelum azan Magrib. Penonton, yang kurang puas, kompak berteriak agar Nasida Ria membawakan beberapa lagu lagi.

Sabtu malam (6/10) NDX AKA juga bikin panggung ramai. Duo asal Jogjakarta itu terkenal dengan lagu-lagu dangdut hiphop dengan lirik berbahasa Jawa. Salah satunya adalah lagu Sayang yang memopulerkan nama Via Vallen. Merekalah yang kali pertama menyanyikan lagu tersebut. Sebagian besar isi lagu NDX AKA seputar patah hati, tetapi disampaikan dengan cara yang asyik.

Meski lirik-lirik lagu mereka berbahasa Jawa, nyatanya malam itu seluruh penonton yang sebagian besar anak muda ibu kota kompak nyanyi bareng. Mereka semua hafal lirik-lirik lagu dari duo yang digawangi Yonanda Frisna dan Fajar Ari itu. ’’Opo koyo ngene susahe wong kere, ameh nyanding tresno kalah karo bondo.’’ Begitu koor penonton ikut nyanyi bareng NDX AKA ketika mereka membawakan lagu Kimcil Kepolen, sambil bergoyang. (len/c17/jan)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2012 08:41

Sumbat Celah Kepsek Titipan

<div> <div> <strong>TENGGARONG </strong>- Diberlakukannya aturan pengangkatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*