MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Sabtu, 06 Oktober 2018 06:36
Alutsista Baru Berdatangan Tahun Depan
MERIAH: HUT TNI yang dirayakan serentak kemarin menyuguhkan unjuk kebolehan anggotanya. Termasuk di Lapangan Merdeka Balikpapan.

PROKAL.CO, Serentak dari Sabang sampai Merauke, HUT Ke-73 TNI yang jatuh pada 5 Oktober kemarin diwarnai berbagai perayaan. Di Balikpapan, para prajurit unjuk beragam kebolehan.

SEMUA mata terbelalak. Suara ledakan cukup keras terdengar dua kali. Diiringi kepulan asap. Tiba-tiba, lima motor trail berlompatan dari jembatan kayu di sisi kiri tenda tamu di depan Lapangan Merdeka, Balikpapan. Mengenakan seragam hitam serta rompi anti-peluru, para penunggang motor itu adalah anggota Yonif Raider 600/Modang. Mereka unjuk kebolehan. Tak hanya trik jump dan wheelie, juga freestyle yang mengundang banjir tepuk tangan penonton.   

Pertunjukan tersebut merupakan rangkaian dari pembukaan upacara HUT Ke-73 TNI, Jumat (5/10) pagi. Upacara yang dipimpin Pangdam VI/Mulawarman Mayjen Subiyanto itu pun juga dihiasi defile prajurit TNI-Polri, alat utama sistem persenjataan (alutsista), paramotor, fast roping dari Heli Bell 142, serta pertunjukan tari bertajuk Pesona Nusantara. Tari yang diikuti pelajar hingga prajurit TNI itu menampilkan berbagai kekayaan kebudayaan Indonesia. Tak habis kemarin, beragam acara masih bisa dinikmati masyarakat hingga besok, Minggu (7/10), yang merupakan hari terakhir rangkaian perayaan HUT.    

                Profesionalisme TNI untuk Rakyat. Itulah tema ulang tahun kali ini. Dikatakan pangdam, kalimat temanya memang singkat, namun padat. Yang dimaknai agar prajurit TNI senantiasa mampu meningkatkan profesionalismenya melalui berbagai pendidikan, latihan, persenjataan, alutsista serta dipenuhi kesejahteraannya oleh negara. Yang semata-mata untuk seluruh rakyat Indonesia.

                Dia juga menuturkan, para prajurit termasuk di kodam juga sering terlibat dalam misi perdamaian dunia dengan mengirimkan pasukan Garuda oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kiprah TNI dalam berbagai bentuk penugasan baik di dalam maupun luar negeri tersebutlah yang membentuk TNI menjadi institusi yang disegani.

                Sebagai alat negara, tugas TNI tidak lepas dari berbagai tantangan saat ini, maupun pada masa depan yang semakin kompleks. Perkembangan politik, ekonomi, dan teknologi global dikatakan telah menciptakan ruang atau dimensi dan metode peperangan baru. Krisis ekonomi yang diikuti dengan ketegangan percaturan politik global membuat perang tidak lagi terbatas (restricted war) dalam suatu batas teritorial.

                Perang telah menjadi tidak terbatas (unrestricted war) masuk ke berbagai dimensi, seperti perang ekonomi, perang dagang, perang hukum, perang siber, perang opini, bahkan akhir-akhir ini kita menyaksikan adanya perang mata uang di berbagai negara. Era perang kinetik bergeser ke arah perang digital, non-letal, tapi tetap menimbulkan dampak merugikan bagi kehidupan masyarakat bernegara. Konsep-konsep ini mengaburkan filosofi perang konvensional, selain melahirkan dimensi-dimensi ruang palagan baru juga menggeser dimensi waktu, karena perang-perang tersebut terjadi pada masa damai.

“Selain menghadapi kompleksitas tantangan ke depan, kita juga harus menghadapi gejolak alam yang terjadi akhir-akhir ini,” ucap pangdam. 

                Pada 2018, TNI telah terlibat dalam penanggulangan bencana di berbagai daerah, seperti kejadian luar biasa gizi buruk di Asmat-Papua, letusan Gunung Agung di Bali, kebakaran hutan di Kalimantan dan Sumatra, gempa bumi di Lombok dan saat ini TNI juga tengah terlibat dalam misi kemanusiaan di Sulawesi Tengah, antara lain Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong. Ya, dalam peringatan HUT Ke-73 TNI ini tidak hanya bertabur bintang dan sukacita, acara ini juga ditujukan dengan penggalangan bantuan bagi korban.

Di Palu, Pangdam Subiyanto mengatakan, bantuan pengamanan dan tenaga medis TNI jadi prioritas utama. Demi meringankan beban para korban sekaligus memberikan suntikan motivasi. TNI telah mengerahkan personel dan alutsista untuk memberikan pertolongan pertama, demi melaksanakan evakuasi, menyalurkan bantuan, pengamanan, serta memulihkan sarana prasarana secara bertahap.

                “Kami akan kembali mengirim 300 prajurit dari Balikpapan menggunakan KRI Surabaya menuju Palu. Operasi misi kemanusiaan ini berlangsung sesuai permintaan pemerintah,” ujarnya.

Tugas lain yang tidak kalah penting adalah membantu pemerintah dalam mengatasi aksi terorisme, penegakan hukum di laut, pengamanan wilayah udara, serta terlibat dalam pengamanan event strategis nasional dan internasional, seperti Asian Games, Asian Para Games, dan pengamanan sidang tahunan IMF-World Bank di Bali.

                Hal lain yang perlu diperhatikan adalah hiruk pikuk kehidupan politik dan demokrasi bangsa Indonesia. Sebab, TNI turut terlibat dalam tugas non-perang, seperti pengamanan pemilu. Diharapkan proses demokrasi yang akan berlangsung pada 2019 tidak menimbulkan ancaman disintegrasi bangsa.

“TNI harus terus mentransformasi diri, menjadi kekuatan militer yang profesional, andal, dan kapabel menghadapi berbagai bentuk ancaman dan gangguan dari dalam hingga luar. Dan pada masa pemilihan TNI harus menjaga netralitasnya,” kata pangdam.

PERKUAT AREA TIMUR

Sesuai rencana Postur TNI dan Rencana Strategis (Renstra) TNI, pangdam menyebut, target Minimum Essential Force (MEF) Indonesia pada 2018 telah mencapai 61,9 persen, dan diharapkan akhir 2019 akan mencapai 72 persen seperti target pemerintah pada akhir Renstra 2015–2019. Target terus meningkat setiap tahun guna meminimalisasi ancaman. Berbagai jenis alutsista pun akan berdatangan pada 2019. Seperti rudal starstreak TNI AD, kapal selam TNI AL, pesawat CN 235 TNI AL dan TNI AU, serta pesawat tempur Sukhoi 35 miliki TNI AU.

Sedangkan pembangunan sarana-prasarana dan pemenuhan alutsista terus dilaksanakan di empat satuan baru. Yaitu, Divisi Infanteri 3/Kostrad di Pakatto-Sulawesi Selatan, Koarmatida III di Sorong, Koopsau III di Biak dan Pasmar 3 di Sorong. “Kini pemerintah pusat tengah menggalakkan kekuatan di area timur untuk menyeimbangkan dengan kekuatan di satuan barat. Dalam waktu dekat pun akan diresmikan Pangkalan TNI Terpadu Natuna Riau, sebagai pangkalan operasi yang digunakan tiga matra yakni TNI AD, AL, dan AU,” ungkapnya.

PROFESIONALITAS

                Ucapan selamat berdatangan dari berbagai elemen pada HUT TNI. Seperti yang dikatakan Gubernur Kaltim Isran Noor, dia terkesan dengan profesionalitas yang ditunjukkan TNI selama ini. Dia mengatakan, dalam mengimplementasikan sikap profesional tersebut dapat dilihat dari kemampuan teknik yang dimiliki prajurit. Dia berharap, TNI dapat semakin modern dan menjaga profesionalisme. Selain gubernur, para pejabat kota dan kabupaten berdatangan ke Lapangan Merdeka, kemarin.

“TNI diibaratkan laut, dan ikan adalah rakyat. Dan mengayomi seluruh rakyat serta netral. Dari itu Pemkot Balikpapan mengucapkan selamat ke-73 kepada prajurit TNI, semoga semakin jaya,” ujar Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, di tempat sama. (lil/fir/k8)

 

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 11:00

Dorong Pendapatan Petani, Gubernur Mau Petani Jual Karet Langsung ke Perusahaan

SAMARINDA - Petani karet diimbau tidak menjual hasil perkebunannya kepada tengkulak alias langsung ke…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:51

Minta Perda Baca Tulis Alquran Disahkan

TANA PASER – Sebanyak 768 santri Taman Pendidikan Alquran (TPA) dan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:35

Kaltim Peringkat Nasional Kepemilikan Akta Kelahiran

SAMARINDA – Provinsi kaltim menempati urutan ke dua dalam peringkat nasional untuk kepemilikan…

Jumat, 19 Oktober 2018 06:52

Ekonomi Lesu, Donatur Zakat Kaltim Meningkat

BALIKPAPAN - Perekonomian Indonesia tercatat pada tiga tahun terakhir ini menunjukkan grafik yang melesu.…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:15

DUAARR..!! Ledakan di Kampus Tewaskan 18 Orang

MOSKOW – Sebuah ledakan memorak-porandakan kampus Politeknik Kerch di timur Crimea kemarin (17/10).…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:46

Cerita Perjalanan Sunarman, Napi Palu yang Menyerahkan Diri ke Rutan Solo

Bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) beberapa…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:40

Waduh, Utang Luar Negeri Indonesia Naik, Tembus Rp 5.410 Triliun..!!

JAKARTA- Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tumbuh sebesar USD 360,7 miliar atau Rp 5.410 triliun (kurs…

Selasa, 16 Oktober 2018 11:14

MAAF..!! Tol Balikpapan - Samarinda Molor, Ngga Jadi Diresmikan Jokowi

SAMARINDA- Tol Balikpapan-Samarinda batal diresmikan akhir tahun ini. Padahal mantan Gubernur Kaltim…

Senin, 15 Oktober 2018 11:42
Menelisik Prostitusi Online di Kota Semarang

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota…

Senin, 15 Oktober 2018 11:36
Romo Leo Joosten Ginting Suka, Warga Belanda yang Lestarikan Budaya Batak Karo

Lestarikan Budaya Batak karena Cinta

Begitu menginjakkan kaki di Tapanuli Utara pada 1971, Leo Joosten langsung jatuh cinta dengan tanah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .