MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Sabtu, 06 Oktober 2018 06:36
Alutsista Baru Berdatangan Tahun Depan
MERIAH: HUT TNI yang dirayakan serentak kemarin menyuguhkan unjuk kebolehan anggotanya. Termasuk di Lapangan Merdeka Balikpapan.

PROKAL.CO, Serentak dari Sabang sampai Merauke, HUT Ke-73 TNI yang jatuh pada 5 Oktober kemarin diwarnai berbagai perayaan. Di Balikpapan, para prajurit unjuk beragam kebolehan.

SEMUA mata terbelalak. Suara ledakan cukup keras terdengar dua kali. Diiringi kepulan asap. Tiba-tiba, lima motor trail berlompatan dari jembatan kayu di sisi kiri tenda tamu di depan Lapangan Merdeka, Balikpapan. Mengenakan seragam hitam serta rompi anti-peluru, para penunggang motor itu adalah anggota Yonif Raider 600/Modang. Mereka unjuk kebolehan. Tak hanya trik jump dan wheelie, juga freestyle yang mengundang banjir tepuk tangan penonton.   

Pertunjukan tersebut merupakan rangkaian dari pembukaan upacara HUT Ke-73 TNI, Jumat (5/10) pagi. Upacara yang dipimpin Pangdam VI/Mulawarman Mayjen Subiyanto itu pun juga dihiasi defile prajurit TNI-Polri, alat utama sistem persenjataan (alutsista), paramotor, fast roping dari Heli Bell 142, serta pertunjukan tari bertajuk Pesona Nusantara. Tari yang diikuti pelajar hingga prajurit TNI itu menampilkan berbagai kekayaan kebudayaan Indonesia. Tak habis kemarin, beragam acara masih bisa dinikmati masyarakat hingga besok, Minggu (7/10), yang merupakan hari terakhir rangkaian perayaan HUT.    

                Profesionalisme TNI untuk Rakyat. Itulah tema ulang tahun kali ini. Dikatakan pangdam, kalimat temanya memang singkat, namun padat. Yang dimaknai agar prajurit TNI senantiasa mampu meningkatkan profesionalismenya melalui berbagai pendidikan, latihan, persenjataan, alutsista serta dipenuhi kesejahteraannya oleh negara. Yang semata-mata untuk seluruh rakyat Indonesia.

                Dia juga menuturkan, para prajurit termasuk di kodam juga sering terlibat dalam misi perdamaian dunia dengan mengirimkan pasukan Garuda oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kiprah TNI dalam berbagai bentuk penugasan baik di dalam maupun luar negeri tersebutlah yang membentuk TNI menjadi institusi yang disegani.

                Sebagai alat negara, tugas TNI tidak lepas dari berbagai tantangan saat ini, maupun pada masa depan yang semakin kompleks. Perkembangan politik, ekonomi, dan teknologi global dikatakan telah menciptakan ruang atau dimensi dan metode peperangan baru. Krisis ekonomi yang diikuti dengan ketegangan percaturan politik global membuat perang tidak lagi terbatas (restricted war) dalam suatu batas teritorial.

                Perang telah menjadi tidak terbatas (unrestricted war) masuk ke berbagai dimensi, seperti perang ekonomi, perang dagang, perang hukum, perang siber, perang opini, bahkan akhir-akhir ini kita menyaksikan adanya perang mata uang di berbagai negara. Era perang kinetik bergeser ke arah perang digital, non-letal, tapi tetap menimbulkan dampak merugikan bagi kehidupan masyarakat bernegara. Konsep-konsep ini mengaburkan filosofi perang konvensional, selain melahirkan dimensi-dimensi ruang palagan baru juga menggeser dimensi waktu, karena perang-perang tersebut terjadi pada masa damai.

“Selain menghadapi kompleksitas tantangan ke depan, kita juga harus menghadapi gejolak alam yang terjadi akhir-akhir ini,” ucap pangdam. 

                Pada 2018, TNI telah terlibat dalam penanggulangan bencana di berbagai daerah, seperti kejadian luar biasa gizi buruk di Asmat-Papua, letusan Gunung Agung di Bali, kebakaran hutan di Kalimantan dan Sumatra, gempa bumi di Lombok dan saat ini TNI juga tengah terlibat dalam misi kemanusiaan di Sulawesi Tengah, antara lain Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong. Ya, dalam peringatan HUT Ke-73 TNI ini tidak hanya bertabur bintang dan sukacita, acara ini juga ditujukan dengan penggalangan bantuan bagi korban.

Di Palu, Pangdam Subiyanto mengatakan, bantuan pengamanan dan tenaga medis TNI jadi prioritas utama. Demi meringankan beban para korban sekaligus memberikan suntikan motivasi. TNI telah mengerahkan personel dan alutsista untuk memberikan pertolongan pertama, demi melaksanakan evakuasi, menyalurkan bantuan, pengamanan, serta memulihkan sarana prasarana secara bertahap.

                “Kami akan kembali mengirim 300 prajurit dari Balikpapan menggunakan KRI Surabaya menuju Palu. Operasi misi kemanusiaan ini berlangsung sesuai permintaan pemerintah,” ujarnya.

Tugas lain yang tidak kalah penting adalah membantu pemerintah dalam mengatasi aksi terorisme, penegakan hukum di laut, pengamanan wilayah udara, serta terlibat dalam pengamanan event strategis nasional dan internasional, seperti Asian Games, Asian Para Games, dan pengamanan sidang tahunan IMF-World Bank di Bali.

                Hal lain yang perlu diperhatikan adalah hiruk pikuk kehidupan politik dan demokrasi bangsa Indonesia. Sebab, TNI turut terlibat dalam tugas non-perang, seperti pengamanan pemilu. Diharapkan proses demokrasi yang akan berlangsung pada 2019 tidak menimbulkan ancaman disintegrasi bangsa.

“TNI harus terus mentransformasi diri, menjadi kekuatan militer yang profesional, andal, dan kapabel menghadapi berbagai bentuk ancaman dan gangguan dari dalam hingga luar. Dan pada masa pemilihan TNI harus menjaga netralitasnya,” kata pangdam.

PERKUAT AREA TIMUR

Sesuai rencana Postur TNI dan Rencana Strategis (Renstra) TNI, pangdam menyebut, target Minimum Essential Force (MEF) Indonesia pada 2018 telah mencapai 61,9 persen, dan diharapkan akhir 2019 akan mencapai 72 persen seperti target pemerintah pada akhir Renstra 2015–2019. Target terus meningkat setiap tahun guna meminimalisasi ancaman. Berbagai jenis alutsista pun akan berdatangan pada 2019. Seperti rudal starstreak TNI AD, kapal selam TNI AL, pesawat CN 235 TNI AL dan TNI AU, serta pesawat tempur Sukhoi 35 miliki TNI AU.

Sedangkan pembangunan sarana-prasarana dan pemenuhan alutsista terus dilaksanakan di empat satuan baru. Yaitu, Divisi Infanteri 3/Kostrad di Pakatto-Sulawesi Selatan, Koarmatida III di Sorong, Koopsau III di Biak dan Pasmar 3 di Sorong. “Kini pemerintah pusat tengah menggalakkan kekuatan di area timur untuk menyeimbangkan dengan kekuatan di satuan barat. Dalam waktu dekat pun akan diresmikan Pangkalan TNI Terpadu Natuna Riau, sebagai pangkalan operasi yang digunakan tiga matra yakni TNI AD, AL, dan AU,” ungkapnya.

PROFESIONALITAS

                Ucapan selamat berdatangan dari berbagai elemen pada HUT TNI. Seperti yang dikatakan Gubernur Kaltim Isran Noor, dia terkesan dengan profesionalitas yang ditunjukkan TNI selama ini. Dia mengatakan, dalam mengimplementasikan sikap profesional tersebut dapat dilihat dari kemampuan teknik yang dimiliki prajurit. Dia berharap, TNI dapat semakin modern dan menjaga profesionalisme. Selain gubernur, para pejabat kota dan kabupaten berdatangan ke Lapangan Merdeka, kemarin.

“TNI diibaratkan laut, dan ikan adalah rakyat. Dan mengayomi seluruh rakyat serta netral. Dari itu Pemkot Balikpapan mengucapkan selamat ke-73 kepada prajurit TNI, semoga semakin jaya,” ujar Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, di tempat sama. (lil/fir/k8)

 

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 22:17

Pendirian Pabrik Semen di Kutai Timur Berlanjut

SAMARINDA - Tidak lama lagi, pabrik semen yang pertama di…

Jumat, 14 Desember 2018 22:14

Gubernur Tanya Isu Sawit ke Dubes Belgia, Begini Jawabannya...

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor melakukan pertemuan dengan Dubes…

Jumat, 14 Desember 2018 09:57

Bos Bank Indonesia Bilang, Harga Tiket Pesawat 2,1 Juta Masih Wajar

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor rapat bersama dengan Tim…

Jumat, 14 Desember 2018 08:25

Pahala yang Sia-Sia

CATATAN: BAMBANG ISWANTO (Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda) URUSAN…

Jumat, 14 Desember 2018 07:41

Banyak Pemdes Ngutang di Toko Bangunan, Sisa ADD Dipertanyakan

PENAJAM – Puluhan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mendatangi kantor…

Jumat, 14 Desember 2018 07:37

NGANGGUR DAH..!! Kontrak Ribuan Honorer Bakal Dihapus

PENAJAM – Keberadaan tenaga harian lepas (THL) atau tenaga honorer…

Kamis, 13 Desember 2018 22:01

CATAT NIH..!! Selama Dua Tahun, Tak Ada Proyek Besar di Kaltim

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor mengungkapkan periode tahun 2019…

Kamis, 13 Desember 2018 11:27
Kemelut Seleksi Komisioner KPU Kaltim

5 Pansel Komisioner KPU Kaltim Diminta Keterangan Lebih 5 Jam

SAMARINDA – Kerja panitia seleksi (pansel) komisioner KPU Kaltim periode…

Kamis, 13 Desember 2018 10:32

Jumlah Pemilih di Kaltim Bertambah, TPS-nya Juga Bengkak

SAMARINDA- KPU Kaltim akhirnya melaksanakan pleno terbuka rekapitulasi daftar pemilih…

Kamis, 13 Desember 2018 10:15

Persentase Kemiskinan Kaltim Dibawah Nasional, Pemprov Jangan "Silau"

SAMARINDA - Persentase kemiskinan Kaltim berkisar 5 persen lebih rendah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .