MANAGED BY:
MINGGU
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KOLOM PEMBACA

Jumat, 05 Oktober 2018 10:14
Pak Presiden, Anda di Mana?

PROKAL.CO, Oleh: Eko Satiya Hushada

YA AMPUN,
 ini soal wajah Ratna Sarumpaet kok jadi bikin ribut sejagat ya? Padahal urusannya cuma, bahwa Ratna berdusta soal wajahnya. Dia ngakunya bonyok dipukuli. Orang bersimpati dan mendukung. Namun belakangan dia mengaku bohong. Polisi memperkuat dengan temuannya. Ratna operasi wajah. Done!

Urusan wajah sebenarnya sudah selesai. Tinggal menunggu proses hukum terhadap Ratna karena kebohongannya melibatkan banyak orang. Masyarakat resah. Saling curiga. 

Kini, urusan wajah sudah ke mana-mana. Prabowo Subianto dan timnya diadukan ke sejumlah perangkat hukum. Tuduhannya, menyebarkan kabar bohong. Prabowo sendiri tak tahu kalau Ratna bohong. Masa sih, Prabowo, Amien Rais dan sejumlah tokoh besar lainnya ikut menistakan dirinya, seperti yang dilakukan Ratna. Tak usah tanya Prabowo. Tanya saja hati nurani Anda. 

Tapi jangan-jangan kita sudah kehilangan hati nurani. Sehingga setiap ada celah untuk bisa menyerang, lakukan. Hajar, bleh! 
Nggak peduli aksinya ditertawakan orang se-Indonesia-an. Nggak peduli tingkahnya bikin miris. Nggak peduli, egonya bikin nambah persoalan bangsa. 

Urusan wajah Ratna, mengalahkan persoalan wajah Palu dan Donggala yang remuk redam. Masih banyak korban tertimbun reruntuhan. Masih banyak yang tinggal di bawah tenda plastik, panas jika terik mentari. Makan pun seadanya. Belum lagi mereka harus kehilangan banyak saudara. Mayat masih berserakan dan membusuk di sana. Ironi.   

Bangsa ini terlalu lama larut dalam pertikaian sesama. Saling bermusuhan, yang bahkan sudah menjadi perang terbuka. Tanpa malu. Apapun bisa jadi alat menyerang. Bahkan urusan wajah Ratna. 

Ibarat dalam keluarga, kita seakan tak punya orangtua yang mampu menjadi penengah. Arus ego kelompok terus membawa, hanyut. Jika kita mampu ‘berenang’, kita selamat. Jika tak, kita ‘mati’. 

Sebelum ‘mati’, segeralah sadar diri. Pemimpin harus segera bereaksi. Jadi penengah, penenang hati. 

Pak Presiden, saatnya beraksi. Anak bangsa semakin tak terkendali. Jangan biarkan pergulatan sosial politik ini membuncah hingga meremukkan wajah negeri. Cukuplah bencana demi bencana menjadi pengingat, untuk kembali kepada hati nurani. Pak Presiden, saatnya beraksi. Jangan biarkan kami terus bertanya, Anda sedang berada di mana? (pemred Indopos)
 


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 01:11

Masalah Gizi di Kaltim sebagai Refleksi Hari Kesehatan

PERMASALAHAN  pangan dan gizi yang bermuara pada kesehatan, memang sulit untuk diselesaikan jika…

Sabtu, 17 November 2018 01:10

Ancaman Diabetes Pada Generasi Milenial Samarinda

PERUBAHAN  cuaca akhir-akhir ini seringkali membuat udara terasa sangat panas, terlebih pada siang…

Jumat, 16 November 2018 07:10

Hubungan Gelap Antara Penguasa dan Pengusaha

Oleh: Meltalia Tumanduk SPi(Komunitas Muslimah Peduli Umat) TIAP hari, berita korupsi selalu akrab menyapa…

Jumat, 16 November 2018 07:08

Fenomena Digitalisasi, Akankah Menjadi Solusi?

Oleh: Mentari Fitriana SPdi(Guru SD di Balikpapan) SAAT ini dunia sedang digiring pada era digitalisasi.…

Kamis, 15 November 2018 07:03

Fakultas “Medsos” Jurusan “Meme” ala Presiden Abad 21

Oleh: Darwan(Mahasiswa Program Pascasarjana Ekonomi Syariah IAIN Samarinda) ORASI Presiden Joko Widodo…

Kamis, 15 November 2018 07:01

Indeks Pembangunan Pemuda di Kaltim Meningkat

Oleh: Marinda Asih Ramadhaniah(Staf Bidang Ekonomi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kaltim) KINERJA…

Rabu, 14 November 2018 06:53

Takdir Hidup Bersama Banjir

Oleh: Dr Ir Sunarto Sastrowardojo M Arch(Dosen Sekolah Pascasarjana Perencanaan dan Pengembangan Wilayah…

Rabu, 14 November 2018 06:51

Mengapa Angka Penyakit TBC Tidak Pernah Turun?

Oleh: Ferry Fadzlul Rahman(Dosen Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Kaltim) BERDASAR data…

Rabu, 14 November 2018 06:49

Bonus Demografi untuk Kaltim: Berkah atau Bencana?

Oleh: Rezaneri Noer Fitrianasari(Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Data Analisis di Badan Pusat Statistik)…

Selasa, 13 November 2018 06:58

Merosotnya Nilai-Nilai Kepahlawanan

Oleh: Suharyono Soemarwoto MM(Pemerhati Ketenagakerjaan dan Ekonomi Kerakyatan, Kandidat Doktor Ilmu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .