MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Kamis, 04 Oktober 2018 09:28
Gubernur Sulteng Sakit Hati..!! Bilang yang Tinggalkan Palu Jangan Kembali
Warga Palu dan sekitarnya mengungsi ke luar daerah.

PROKAL.CO, PALU- Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola emosi, sakit hati dan merasa kecewa atas terjadinya eksodus ribuan warga Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala) ke daerah lainnya, seperti Makassar, Balikpapan, Jakarta, Surabaya dan Bali pasca bencana alama gempa bumi, tsunami dan lumpur.

Eksodusnya warga Pasigala pasca bencana gempa bumi, tsunami dan lumpur itu sontak saja membuat Gubernur Sulteng dua periode itu marah besar.  “Eksodusnya warga Palu ke daerah lain, itu hak mereka, tapi mestinya tidak meninggalkan kota Palu pasca gempa bumi, tsunami dan lumpur. Mari kita bersama-sama membangun daerah ini, bukan malah pergi. Kalau daerah ini sudah bagus lagi, yang pergi ya mendingan tidak usah kembali,” kata Gubernur Longki melalui Karo Humas Pemprov Sulteng Abdul Haris Kariming, menjawab wartawan di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu usai mengantar Presiden Joko Widodo Rabu (3/10/2018).

Menyikapi pernyataan Gubernur Longki itu, membuat sejumlah pengungsi yang keluar daerah marah. Adalah Abdul Kadir Patta dan Darwis,  mengatakan sebaiknya Gubernur Longki mencabut pernyataannya itu yang mengatakan jika Palu sudah baik pasca bencana gempa bumi, tsunami dan lumpur itu yang keluar daerah tidak usah kembali lagi.  “Itu pernyataan yang berbau provokatif, tidak bijak, emosional dan bernada kebencian. Olehnya saya minta Gubernur Longki mencabut pernyataannya itu,”tegas Abdul Kadir Patta.

Sementara itu Ketua DPR RI Bambang Soesatyo yang dimintai tanggapannya terkait pernyataan Gubernur Longki itu, mengatakan sebaiknya sebagai seorang pemimpin lebih bijaklah mengeluarkan penyataan, agar kondisi dan lebih sejuk. Apalagi kondisi psikologis masyarakat pasca gempa, tsunami dan lumpur masih sangat trauma.

 “Mestinya sebagai seorang pemimpin lebih bijaklan mengeluarkan pernyataan. Yang menyejukkanlah,” ujar politisi Partai Golkar itu. Hal yang sama juga dikatakan wakil ketua DPR RI Fadlis Zon. Menurut politisi partai Gerindra itu, sebetulnya dengan eksodusnya sebagian masyarakat dari Palu ke daerah lain, justru membantu dan mengurangi beban pemerintah daerah.

“Karena berbagai macam pertimbangan sehingga mereka eksodus, misalnya tidak mendapatkan pelayanan bantuan, kekurangan air bersih, keamanan tidak terjamin, kesehatan terganggu atau mau menenangkan diri ditempat sanak saudaranya,”tutur Fadli.

Sementara itu salah seorang warga bernama Tamrin menegaskan, mestinya Gubernur Longki Djanggola tidak mengeluarkan statemen yang berpotensi dapat menimbulkan masalah baru. Lagi pula 6 hari pasca gempa bumi, tsunami dan lumpur belum pernah ada pernyataan Gubernur Longki yang melarang masyarakat Pasigala keluar daerah mencari tempat yang aman. Dan juga belum ada pernyataan pemerintah daerah baik provinsi, kota dan Kabupaten yang meminta masyarakat tenang dan menghindari eksodus.

Diketahui saat Gempa bumi, tsunami dan banjir lumpur Jum’at petang (28/9-2018), dengan kekuatan 7,7 skala Rickter (SR) yang kemudian dimutakhirkan oleh BMG 7,4 SR, Gubernur Longki tidak berada di Palu. Tapi dalam perjalanan dari Luwuk Banggai, ke Palu dan mampir bermalam di Ampana setelah melakukan kunjungan kerja mempersiapkan penyeleggaraan TDCC yang akan start dari Luwuk.

“Kami saat gempa bumi, tsunami dan banjir lumpur berada di Luwuk, karena kondisi tidak memungkinkan sehingga Bapak Gubernur bersama rombongan mampir istirahat di Ampana. Dan pada hari Minggu pagi sekitar jam 10:00 wita, kami sudah berada di Palu dan langsung menyemput bapak Presiden yang berkunjung ke Palu pasca gempa bumi, tsunami dan lumpur itu,” aku Karo Huma Pemprov Sulteng Abdul Haris Kariming. (DN/JSMSI/pro)


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 12:47

Soal HAM, Prabowo dan Jokowi 11-12

JAKARTA - Partai Demokrat menyatakan Prabowo Subianto belum tentu lebih…

Selasa, 11 Desember 2018 12:22

Awas Kasus e-KTP DANGER!

JAKARTA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) menilai kasus-kasus yang terkait dengan KTP…

Minggu, 09 Desember 2018 11:09

Banyuwangi Dinilai Paling Inovatif

BANYUWANGI - Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur meraih penghargaan sebagai…

Minggu, 09 Desember 2018 11:08

Rencana Menikah Tinggal Kenangan

Tak pernah terbersit di benak keluarga, Muhammad Agus alias Aso…

Minggu, 09 Desember 2018 11:01

Bantuan Parpol Bisa Tembus Rp 9 Triliun

JAKARTA – Wacana agar negara berkontribusi lebih besar dalam pendanaan…

Minggu, 09 Desember 2018 11:01

Hujan dan Angin Kencang sampai Besok

JAKARTA – Hujan deras yang mengguyur sejumlah daerah di Jawa…

Minggu, 09 Desember 2018 10:59

Video Call sebelum Tidur

Kesibukan menjadi kepala negara, ditambah anak-anaknya yang tengah fokus membangun…

Minggu, 09 Desember 2018 10:57

Setahun Lebih Tersangka, Eks Kabid Ditahan KPK

JAKARTA – Setelah setahun lebih berstatus tersangka, mantan Kepala Bidang…

Sabtu, 08 Desember 2018 13:59

Elektabilitas Jokowi Stagnan, Ma'ruf Amin yang Disalahkan

JAKARTA- Diberitakan JawaPos.com, menjelang hari pemilihan pada Pilpres 2019, dua…

Jumat, 07 Desember 2018 08:36

NGERI..!! Kelompok Begal "Ero-Ero" Rekrut Pelajar

MAKASSAR- Kecanduan narkoba dan tergabung dalam kelompok begal sadis. Rieynandi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .