MANAGED BY:
SABTU
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Minggu, 30 September 2018 11:48
Paradigma Modifikasi Gaya Hidup dalam Menurunkan Hipertensi
GAYA HIDUP AKTIF: Banyak bergerak dan olahraga yang rutin setiap hari membantu Anda mencegah menderita hipertensi.

PROKAL.CO, Oleh: dr Wendy Wiharja, dari Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan, Tangerang

HIPERTENSI atau yang dikenal dalam masyarakat sebagai tekanan darah tinggi, masih menjadi masalah kesehatan utama dalam masyarakat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Pengendalian tekanan darah tinggi tidak semata-mata menggunakan pendekatan farmakologis atau menggunakan obat-obatan, namun juga dari perubahan gaya hidup.

Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa upaya memperbaiki gaya hidup, misalnya berolahraga, menurunkan berat badan, mengurangi asupan garam dan mengendalikan stress juga dapat menurunkan tekanan darah. Perilaku gaya hidup yang baik dapat mencegah dan mengendalikan hipertensi lebih baik.

Sebelum melangkah pada modifikasi gaya hidup yang disarankan untuk menurunkan tekanan darah tinggi, ada baiknya seseorang terlebih dulu mengetahui sedikit tentang hipertensi. Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah secara menetap di atas atau sama dengan 140/90 mmHg.

Pada 90-95 persen orang mengalami peningkatan tekanan darah atau hipertensi esensial yang sebabnya tidak diketahui, dan diperparah dengan beberapa faktor risiko dari gaya hidup, yakni, merokok, kurang aktifitas fisik, kelebihan berat badan, diet tinggi lemak, asupan garam berlebih, dan konsumsi alkohol berlebih.

Ada beberapa pilihan modifikasi gaya hidup yang dapat mencegah dan mengontrol hipertensi. Pertama, stop merokok. Rokok dapat merusak pembuluh darah yang mengakibatkan terganggunya elastisitas pembuluh darah dan mengakibatkan hipertensi. Dengan stop merokok, maka dapat membantu Anda mencegah serta menurunkan tekanan darah.

Kedua, gaya hidup aktif. Artinya, Anda perlu berolahraga atau latihan fisik, minimal 30 menit setiap harinya. Dengan gaya hidup aktif, dapat membantu menurunkan tekanan darah hingga 5–7 mmHg.  

Selanjutnya adalah dengan memelihara barat badan ideal. Menurunkan berat badan hingga mencapai berat ideal dapat menurunkan tekanan darah hingga 3 mmHg. Cara mengukur berat badan ideal adalah menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT) IMT.

Jangan lupa juga mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang. Prinsip diet pada penderita hipertensi adalah pola asupan makanan yang sesuai dengan gizi seimbang, pembatasan asupan natrium, serta cukup asupan kalium dan magnesium. Pedoman yang dapat diikuti, yaitu mengkonsumsi karbohidrat 3-4 porsi per hari, sayuran 3-4 porsi per hari, buah-buahan 2-3 porsi per hari, protein nabati dan hewani 2-4 porsi per hari, serta batasi gula, garam, dan minyak. Pola makanan gizi seimbang ini dapat menurunkan tekanan darah sebanyak 3-6 mmHg

Selain itu, Anda harus menurunkan asupan garam. Anjuran asupan garam pada penderita hipertensi adalah kurang dari 2,4 gram per hari atau setara dengan 6 gram garam dapur (1 sendok teh). Pembatasan ini terbukti efektif untuk menurunkan tekanan darah hingga 4-5 mmHg. Di samping garam, penggunaan sumber penyedap rasa seperti MSG (Multi Sodium Glutamate) juga harus dibatasi.

Terakhir, Anda pun dianjurkan membatasi konsumsi alkohol (bagi yang meminum). Mengurangi konsumsi alkohol dapat membantu menurunkan tekanan darah hingga 4 mmHg. Pembatasan konsumsi alkohol yang dianjurkan adalah tidak lebih dari 2 porsi per hari, setara dengan 60 ml whiski, atau 300 ml red wine.

Tulisan ini bertujuan untuk mengubah paradigma masyarakat yang cenderung merasa cukup hanya menggunakan obat-obatan untuk menurunkan tekanan darah. Padahal dalam kenyataannya, ada satu cara yang cukup mudah, yakni dengan modifikasi gaya hidup sehari-hari, untuk dapat melengkapi terapi dalam menurunkan, mengontrol, serta mencegah tekanan darah tinggi.  (*)


BACA JUGA

Senin, 20 Mei 2019 09:28

Pahami Empat Pilar Bisnis, Fokus dan Ubah Strategi

LATAR belakang pendidikan Windie Karina Farmawati adalah sarjana psikologi, bertolak…

Senin, 20 Mei 2019 09:20

Tampil Elegan Bikin Ramadan Berkesan

RAMADAN tak hanya diisi dengan ngabuburit atau buka bareng. Ada…

Minggu, 19 Mei 2019 13:48

Istimewa, Pekerjakan Anak Putus Sekolah

WINDIE  Karina Farmawati belajar dari sang ibu, Trisnawati Tjandra. Untuk memperkerjakan…

Minggu, 19 Mei 2019 12:19
Soto dan Salad

Hidangan Hangat hingga Kudapan Sehat

SOTO merupakan hidangan berkuah nan populer di Indonesia. Selaku juru…

Minggu, 19 Mei 2019 12:10

Kudapan Manis Nusantara dan Gurih dari India

SIAPA tidak kenal amparan tatak? Merupakan kudapan yang sering diburu…

Minggu, 12 Mei 2019 13:51
Bagus Satria dan Mira Dewi Yustina

Dari Pernikahan jadi Bisnis Menjanjikan

Tiga tahun lalu, Bagus Satria dan Mira Dewi Yustina membuat…

Minggu, 12 Mei 2019 13:50

Terima Pesanan dari Sumatra hingga Papua

PERTAMA kali merintis Galeri Cantik, Bagus Satria dan Mira Dewi…

Minggu, 12 Mei 2019 13:42

Stay Beautiful for Ramadan Iftar

MOMEN Ramadan dijadikan ajang berkumpul bersama sanak saudara dan teman.…

Minggu, 12 Mei 2019 13:39

Terapkan Konsep Bisnis Syariah

MENJALANI usaha memang harus dibarengi dengan konsep yang jelas untuk…

Minggu, 12 Mei 2019 13:37

Setiap Senin Masakan Khas Jawa

JANGAN mengaku gemar berburu kuliner jika tidak bertandang dan mencicipi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*