MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Minggu, 30 September 2018 08:21
Pemkot Bakal Kumpulkan Pemilik Lahan

Sertifikat di Atas Laut yang Masuk Segmen Coastal Area

-

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Progres perizinan proyek reklamasi pesisir pantai Balikpapan kembali bergerak. Setelah Wali Kota mengeluarkan perpanjangan izin prinsip, izin lokasi dan izin pelaksanaan reklamasi kepada tujuh investor. Namun, ada kendala di lapangan selain belum rampungnya masalah administrasi. Yakni, banyaknya areal perairan Balikpapan yang sudah bersertifikat hak milik.

“Bisa jadi itu nanti jadi penghambat. Makanya kami akan panggil mereka untuk duduk satu meja dengan investor,” kata Wali Kota Rizal Effendi ketika menghadiri peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Balikpapan, Jalan Ruhui Rahayu, baru-baru ini.

Menurutnya, pihaknya bersama dengan investor bakal melakukan pendekatan terhadap pemilik sertifikat tersebut. Sehingga bisa tercapai solusi yang sama-sama menguntungkan. “Untuk saat ini kan kami (Pemkot Balikpapan, Red), masih menunggu dokumen perencanaan dari investor. Kemungkinan 2 bulan mereka sedang menyusun perencanaan itu,” tambahnya.

Setelah dokumen itu diserahkan kepada pemkot dan dievaluasi, dia berjanji akan segera mengumpulkan para investor dengan para pemilik sertifikat atas laut.

Menurutnya, hal itu menjadi solusi paling konkret. Sementara soal keabsahan sertifikat tersebut, sejauh ini belum diketahui apakah bisa digugurkan atau tidak karena lokasinya berada di perairan. Dulu, memang sudah pernah diinventarisasi oleh BPN dan didapati sejumlah sertifikat di pesisir pantai maupun perairan Balikpapan tersebut. Luasnya mencapai puluhan hektare.

“Ada surat dari BPN atau SK Kepala BPN terdahulu bahwa lokasi itu memang bisa dimiliki (disertifikasi). Memang tidak gampang. Kan dulu pernah dicek juga oleh aparat hukum apakah ini salah apa tidak. Tapi memang ada surat yang memungkinkan kepemilikan itu,” jelasnya. 

Sementara itu, Kepala BPN Balikpapan Ramlan mengaku masih harus mempelajari terkait hal tersebut. Menurutnya, persoalan lahan di Balikpapan memang begitu kompleks. Termasuk masalah perairan yang ada sertifikatnya, juga baru dia temui di Balikpapan. Kasus yang mirip pernah terjadi di Aceh, namun sedikit berbeda.

Di mana setelah bencana tsunami, tidak diketahui dengan jelas batas antara daratan dan perairan. Masyarakat sudah mulai melakukan pembangunan rumah panggung dan dilakukan sertifikasi serentak. Memang perlu beberapa tahun untuk tinggi air laut kembali seperti semula. Setelah disertifikasi, baru air laut mulai naik. Akhirnya diketahui lokasi itu adalah perairan.

“Akhirnya penerbitan sertifikat itu dibatalkan seluruhnya. Dalam kasus ini memang dibatalkan karena terbukti ada kesalahan. Masyarakat pun dengan senang hati dipindah ke lokasi lain yang lebih aman. Sementara untuk kasus di Balikpapan ini, saya masih perlu berkoordinasi dengan pusat,” pungkasnya.

Proyek coastal area di pesisir Balikpapan yang sempat mandek akhirnya kembali jalan. Senin (3/9), Wali Kota Rizal Effendi memberikan tiga izin sekaligus ke investor. Yakni, perpanjangan izin prinsip, izin lokasi, dan izin pelaksanaan reklamasi. Selanjutnya, tujuh investor harus membuat dokumen perencanaan reklamasi untuk mengurus izin kerja reklamasi di Kementerian Perhubungan. (rsh2/k18)


BACA JUGA

Senin, 12 November 2018 11:52

Penyebar Hoax Penculikan di Balikpapan Ditangkap, Diciduk saat Lagi Bersih-Bersih Mall

BALIKPAPAN - Inilah akibatnya jika menebar informasi palsu atau hoax. Rudianto Simboa diringkus polisi…

Senin, 12 November 2018 08:05

Harus Urus Surat Layak Sehat

BALIKPAPAN – Viral kejadian keracunan massal akibat mengonsumsi es krim di salah satu kafe di…

Senin, 12 November 2018 08:02
Perwali LGBT Dipertanyakan, Wali Kota Surati Pihak Terkait

Pemkot Khawatir Langgar HAM

BALIKPAPAN – Langkah konkretPemkot Balikpapan dalam menyikapi maraknya jejaring lesbian, gay,…

Sabtu, 10 November 2018 06:51

Beri Kepastian, Tapi Banyak Keluhan

BALIKPAPAN  –  BPJS Kesehatan sebagai operator Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia…

Sabtu, 10 November 2018 06:47

Luas Perairan, Idola Pelaku Kejahatan

BALIKPAPAN  –  Jalur perairan masih dimanfaatkan serta jadi idola pelaku kejahatan.…

Sabtu, 10 November 2018 06:09

Air Bersih di Baru Ilir Terjamin

BALIKPAPAN  –  Kepedulian PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan…

Sabtu, 10 November 2018 06:07

Pelni Belum Berencana Tambah Armada

BALIKPAPAN  -  Jelang arus mudik akhir tahun, PT Pelni (Persero) Balikpapan telah menyiapkan…

Jumat, 09 November 2018 07:58

Pemkot Tunggu Kabar Pertamina

BALIKPAPAN – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) sedang mengatur jadwal pertemuan antara Pemkot Balikpapan…

Kamis, 08 November 2018 19:55

TEGAS..! Gara-Gara Ini, Dua Anggota Polisi Balikpapan Dipecat

BALIKPAPAN - Polisi Balikpapan terus menunjukan komitmennya dalam upaya memberantas narkoba. Hal itu…

Kamis, 08 November 2018 15:29

Pria yang Tewas di Telaga Sari Diduga Dibunuh, Ada Kayu Berlumur Darah di TKP

BALIKPAPAN - Kematian Achmad Mudori (65), pria yang ditemukan di taman kecil di seberang Waduk Telaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .