MANAGED BY:
KAMIS
18 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 29 September 2018 11:00
Teller Disanksi Pasal Penggelapan, Rp 295 Juta Diembat..!!

Polisi Pertimbangkan Tersangka Dikenakan TPPU

Tersangka Teratai Desy Sagyta.

PROKAL.CO, SAMARINDA  –  Menggelapkan uang bank di tempatnya bertugas, Teratai Desy Sagyta (28) yang berprofesi sebagai teller pasrah menjalani hukuman. Dia dikenakan Pasal 374 tentang Penipuan dan Penggelapan Dalam Jabatan. Tak tanggung-tanggung, uang setoran nasabah sebanyak Rp 295 juta, ditilap untuk kepentingan pribadi.

Kembali dikonfirmasi Jumat (28/9), Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Sudarsono menyebut pelaku hanya bisa dikenakan satu pasal.

Setelah ditetapkan tersangka dan ditahan di Polresta Samarinda, Desy, sapaan akrabnya tak bisa banyak berkata-kata. Dia bahkan enggan banyak berbicara terkait masalah yang kini sedang menderanya. Dia terus merunduk saat ditanya.

 Namun, berbeda kala diperiksa petugas. Dari luar ruangan unit Ekonomi Khusus (Eksus) Satreskrim Polresta Samarinda, dia berbicara santai di depan penyidik. Ditegaskan Sudarsono, kasusnya kini masih didalami petugas. “Sementara hanya satu pasal,” tegas Sudarsono. Disinggung mengenai pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU), perwira melati satu itu belum bisa memastikan. “Enggak bisa sembarangan. Makanya kami lihat dulu apakah bisa mengarah ke sana,” sebut Sudarsono.

Selain itu, peruntukan uang tersebut juga belum jelas. Desy belum membeberkan secara keseluruhan bentuk fisik dari hasil uang tersebut. Sudarsono pun menyebut, semuanya masih dipertimbangkan. “Kalau semuanya jelas, kenapa tidak. Dan ini tentu menjadi pertimbangan bagi pekerja di dunia perbankan,” tegas Sudarsono.  Sebelumnya, Kanit Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Tipid Eksus) AKP Nono Rusmana menyebut, penggelapan uang itu terbongkar kasus penggelapan dalam jabatan itu setelah sebelumnya ada inspeksi mendadak (sidak) di internal bank tempat Desy bertugas. “Pemeriksaan itu dilakukan di kantor pusat, sementara tempat sebelumnya tersangka bertugas di daerah Samarinda Utara,” ujar Nono.

Pemeriksaan internal itu dilakukan di akhir 2017 silam. Namun, baru dibuatkan laporan tertulis akhir Juli lalu. Tapi, baru ditingkatkan menjadi laporan resmi sejak beberapa hari lalu. Sebelum pemeriksaan internal, Desy selalu melaporkan saldo kas ke pimpinan. Catatan terakhir, uang yang seharusnya ada di penyimpanan uang (cash box)sebanyak Rp 297.460.900. Namun, saat inspeksi, uang yang ada dalam boks hanya Rp 2.460.900.

Di depan karyawan bank, dia bersikeras tak mengetahui. Adanya selisih mencapai Rp 295 juta, jelas membuat bank merugi. Pihak bank sempat menunggu iktikad baik Desy untuk menjelaskan ke mana saja uang tersebut. Sayangnya, hal yang bersangkutan tetap ngotot tak tahu. Hal itu tentu membuat pimpinan kantor cabang tempat Desy bertugas, melapor ke Polresta Samarinda. Proses pemeriksaan dilakukan. Nono menyebut, dia sempat bertanya langsung ke Desy.

“Kunci cash box uang siapa yang pegang?” tanya perwira balok tiga. “Hanya saya,” ucap Nono menirukan perkataan pelaku. Namun, perempuan yang bermukim di kawasan Lambung Mangkurat, Kecamatan Samarinda Kota itu tak bisa menjelaskan secara rinci uang tersebut. Menjadi alat bukti polisi adalah rekaman khusus di tempat Desy bertugas. (*/dra/riz)

 


BACA JUGA

Kamis, 18 April 2019 12:49

Gara-Gara Ini, Tak Bisa Mencoblos di Rumah Sakit

PESTA demokrasi yang dilakukan serentak bersamaan dengan pemilihan legislatif, tidak…

Kamis, 18 April 2019 00:54

19 Pasien Rumah Sakit Jiwa Atma Husada Ikut Coblos Surat Suara

SAMARINDA - Untuk pertama kalinya, pasien Rumah Sakit Jiwa Atma…

Rabu, 17 April 2019 14:24

Nyoblos, Gubernur Habiskan Waktu 6 Menit

Samarinda - Gubernur Kaltim Isran Noor bersama istri Noorbaiti sejak…

Rabu, 17 April 2019 10:30

Saatnya Hapus Gelar Kota Jukir

SAMARINDA–Keberadaan juru parkir (jukir) liar menjadi salah satu masalah yang…

Rabu, 17 April 2019 10:11

Logistik Pemilu ke Perbatasan Malaysia Sudah Terangkut

SAMARINDA - Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto bersama Kapolda…

Selasa, 16 April 2019 11:27

Rp 22 Miliar Masih Belum Cukup

SAMARINDA–PembangunanJembatan Bungkuk di RT 20, Jalan Adi Sucipto, Handil Bakti,…

Selasa, 16 April 2019 11:25

Mimpi Buruk dari Perlakuan Keji sang Ayah

Perjuangan berat sudah harus dirasakan bocah-bocah ini, Muhammad Aldiannur dan…

Senin, 15 April 2019 20:23

KPU Samarinda Jamin Kebutuhan Surat Suara Terpenuhi

SAMARINDA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda menjamin kebutuhan surat…

Senin, 15 April 2019 10:16

Tiga Proyek Disorot, PUPR Bakal Dipanggil

SAMARINDA–Enam proyek menjadi sampel yang ditilik panitia khusus laporan pertanggungjawaban…

Senin, 15 April 2019 09:57

12 Ribu Alat Peraga Kampanye Diturunkan, Kampanye di Masa Tenang Bisa Terkena Sanksi Pidana

SAMARINDA - Sebanyak 12 ribu Alat Peraga Kampanye (APK) yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*