MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Selasa, 25 September 2018 12:00
MEMALUKAN..!! Bandar Sabu Bayar Rp 50 Juta Setiap Minggu ke Oknum Petugas

PROKAL.CO, JAKARTA- Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil membongkar praktik peredaran narkotika yang melibatkan narapidana bernama Dekyan dan oknum sipir Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara, Maredi.

Deputi Pemberantasan BNN Inspektur Jenderal (Irjen) Arman Depari mengatakan, pengembangan masih terus dilakukan dalam kasus yang telah menjerat delapan tersangka. Barang bukti berupa sabu 36 kilogram dan ekstasi 3.000 butir serta uang ratusan juta rupiah tersebut.

Menurut Arman, dari hasil pemeriksaan terhadap narapidana Dekyan, diperoleh informasi bahwa yang bersangkutan sudah berulang kali mengendalikan penyeludupan narkoba dari Malaysia ke Indonesia untuk dipakai, diedarkan dan digunakan. "Juga merekrut narapidana lain agar membantunya di dalam lapas," kata Arman dalam keterangan tertulisnya kepada JPNN.com, Senin (24/9).

Arman juga mengungkapkan bahwa untuk melancarkan aksinya, Dekyan membayar sejumlah oknum petugas berkisar antara Rp 50 juta per minggu. "Uang tersebut biasanya disebut dengan sandi "bayar uang SPP".  Dikoordinir oleh Maredi dan seorang oknum sipir lain," kata jenderal bintang tiga ini.

Saat ini, Arman menegaskan, pihaknya masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap dugaan keterlibatan oknum aparat lainnya. "Kasus saat ini masih dikembangkan untuk mengungkap keterlibatan aparat," jelasnya. Mantan Kapolda Kepulauan Riau itu memastikan  penyidikan juga mengarah kepada dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan para tersangka.

Kasus ini terbongkar dalam sebuah operasi Minggu 16 September 2018. BNN menangkap Bayu, seorang kurir, saat serah terima sabu-sabu dengan Maredi. Sang kurir membawa narkoba seberat 50 gram atau 0,5 kilogram dan menyerahkannya Maredi, atas suruhan Dekyan.

BNN juga mengamankan Dekyan. BNN kemudian melakukan pengembangan ke Tanjung Morawa, Sunggal Medan, dan Tanjung Balai. Dari pengembangan di sejumlah tempat kejadian perkara (TKP) tersebut, petugas BNN menangkap sedikitnya lima tersangka lagi, yakni Edu, Elisabeth, Dian, Edward, Husaini.

Arman menjelaskan dari penangkapan lima tersangka itu, BNN menyita sekitar 36 kilogram narkoba serta alat-alat pendukung tersangka dalam melakukan aksi kejahatannya.  Dari serangkaian penangkapan yang dilakukan 16 hingga 21 September 2018 itu, BNN mengamankan sabu sekitar 36,5 kilogram, ekstasi kurang lebih 3000 butir, uang Rp 681.635.000 yang diduga hasil penjualan, kartu ATM, buku tabungan, alat komunikasi, timbangan digital, paspor, kendaraan roda empat dan dua. (boy/jpnn)


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 11:32

Aturan Kenaikan Gaji Tuntas Bulan Ini

JAKARTA – Pemerintah pusat menargetkan draf rancangan peraturan pemerintah (RPP)…

Selasa, 15 Januari 2019 10:25
Gaji Perangkat Desa Setara PNS Golongan IIA

Jelang Pemilu, Kebijakan Populis Dikeluarkan

JAKARTA – Jelang pemilu, kebijakan populis kembali dikeluarkan pemerintah. Kali…

Selasa, 15 Januari 2019 10:12

Janjikan Transformasi di Lima Sektor Utama

JAKARTA – Isu swasembada di berbagai bidang menjadi poin utama…

Selasa, 15 Januari 2019 10:09

Kecewa Isu Perempuan Tak Masuk Debat

JAKARTA – Debat paslon presiden dan wakil presiden putaran pertama…

Minggu, 13 Januari 2019 10:29

Jaringan Prostitusi Online Mulai Diperiksa

SATU demi satu artis dalam jaringan prostitusi online dengan tersangka…

Sabtu, 12 Januari 2019 14:27

Elektabilitas Stagnan, Saatnya Perkuat Penetrasi

JAKARTA – Elektabilitas dua pasangan calon presiden dan wakil presiden…

Sabtu, 12 Januari 2019 14:26

Petani Minta Mafia Impor Diberangus

BLORA – Calon wakil presiden Sandiaga Uno mengunjungi petani di…

Sabtu, 12 Januari 2019 14:26

Bawaslu Putuskan Anies Tidak Melanggar Kampanye

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lolos dari jeratan…

Sabtu, 12 Januari 2019 12:02

Ada Guru Swasta Gajinya Rp 300 Ribu, Begini Kata Presiden

JAKARTA- Presiden Joko Widodo tak percaya masih ada guru honorer…

Jumat, 11 Januari 2019 09:14
Persiapan SMSI Road To HPN 2019

SMSI Tampilkan Kegiatan Bernuansa Digital Eyes

Guna menindaklanjuti hasil rapat pleno SMSI Senin (07/01/2019) lalu di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*