MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Selasa, 25 September 2018 11:19
Sangatta Belum Punya Ikon Kota
Herlang

PROKAL.CO, SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur (Kutim)hampir genap berusia 19 tahun. Namun, ternyata dianggap belum memiliki ikon yang benar-benar layak. Seakan gersang, Sangatta sebagai ibu kota Kutim terlihat lebih banyak debu. Belum ada penghijauan yang berarti.

Ketua Fraksi Nurani Amanat Persatuan (NAP) DPRD Kutim, Herlang mengatakan, saat ini sudah berganti pemimpin Kutim beberapa kali. Baik mantan bupati Awang Faroek Ishak, Mahyudin, Isran Noor, Ardiansyah, hingga saat ini Ismunandar, semua memiliki visi-misi tersendiri. Namun, pembangunan yang seakan dilupakan adalah ikon kota.

“Sejauh ini, hanya pembangunan Kompleks Bukit Pelangi (di Kecamatan Sangatta Utara) saja yang paling mencolok sebagai ikon kota. Sisanya belum ada lanjutan pembangunan ikon kota yang lebih menarik mata,” ungkap Herlang kepada Kaltim Post, belum lama ini.

Saat ini, lanjut pria yang juga anggota Komisi D tersebut, bahwa Bupati Kutim Ismunandar sudah hampir empat tahun menjabat. Diharapkan, ada pembangunan ikon kota lanjutan yang lebih berarti dan bisa membuat Sangatta lebih nyaman dikunjungi.

Menurutnya, ikon kota yang saat ini sudah ada, yakni patung burung di jalan poros Sangatta-Bontang Km 1, patung singa di simpang empat Jalan Yos Sudarso I-II, patung pesawat di pusaran Bukit Pelangi, serta beberapa lainnya, masih belum cukup menarik hati.

“Hal itu belum cukup. Harus ada pembangunan lagi yang lebih maksimal dalam hal ikon kota. Mungkin bisa dibangun taman hijau di sekitar patung singa, dengan tekstur lebih besar,” ujarnya.

Herlang berpendapat, Samarinda pun memiliki ikon kota yang baru, salah satunya Taman Samarendah. Nah, Sangatta yang banyak memiliki perusahaan swasta pengeruk sumber daya alam harusnya bisa lebih baik. Jangan sampai debu yang lebih terlihat ketimbang keindahan.

“Anggaran pemerintah ada banyak, perusahaan swasta juga banyak. Jangan sampai takut tak sanggup membangun karena soal uang. Apalagi saat ini bupati masih menjabat sekitar dua tahun lagi, masih banyak kesempatan untuk mempercantik kota,” harap dia. (soc/mon/kri/k16)

loading...

BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 10:22

Tiga Bulan Lagi, 500 PJU Terpasang

PENAJAM - Pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten…

Senin, 18 Februari 2019 10:13

Sambut TMMD, Pemkab Siapkan Rp 3,5 Miliar

JAKARTA - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh diwakili…

Senin, 18 Februari 2019 09:38

Kapal Penyeberangan Belum Gunakan Pelampung

SANGATTA–Sejumlah kawasan di Kutai Timur (Kutim) belum memiliki infrastruktur komplet.…

Senin, 18 Februari 2019 09:34

Tiga Kecamatan Layak Miliki Pasar Modern

SENDAWAR - Membangun ekonomi modern menjadi tekad Pemkab Kutai Barat…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:56

Banjir karena Drainase Buntu

TANA PASER–Mengurangi dampak banjir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Paser…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:56

Pemberkasan, Empat Peserta CPNS Absen

PENAJAM–Sebanyak 156peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang lolos…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:54

Aktifkan Jargas, PPU Tunggu HET

PENAJAM–Jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kaltim bakal diresmikan hari…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:53

Gara-Gara Ini, 10 OPD Dibayangi Sanksi

PENAJAM–Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Penajam Paser Utara…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:47

Ribuan Karyawan Jadi Pemilih Tambahan

SENDAWAR–Jumlah pemilih di Kutai Barat (Kubar) terus bertambah. Ini karena…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:42

Semangat Naik Water Cannon hingga Lupa Pakai Sandal

Tak lagi menggunakan sandal, penghuni panti asuhan Ar Rayan di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*