MANAGED BY:
RABU
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Minggu, 23 September 2018 12:41
Saat Kampanye Damai Berjalan, SBY Walkout, Ini Sebabnya

PROKAL.CO, Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan aksi walkout saat menghadiri acara Deklarasi Kampanye Damai yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (23/9). Ada hal yang membuat Presiden Keenam RI itu tak berkenan sehingga memilih walkout.

Menurut Sekretaris Jenderal PD Hinca Panjaitan, ketua umumnya melihat ada pelanggaran kesepakatan dalam Deklarasi Kampanye Damai itu. Padahal, deklarasi itu sekaligus mengawali kampanye Pemilu 2019.

"Baru kira-kira lima menit tadi ikut defile itu, beliau (SBY, red) turun dan walkout meninggalkan barisan. Beliau melihat banyak sekali aturan main yang tak disepakati awalnya," kata Hinca.

Politikus berlatar praktisi hukum itu menjelaskan, aksi walkout SBY itu sebagai bentuk protes PD atas banyaknya atribut partai dalam deklarasi tersebut. Menurut Hinca, keberadaan atribut partai itu jelas menyalahi kesepakatan KPU.

Oleh karena itu PD telah melayangkan protes ke KPU. Dampaknya, PD tidak ikut menandatangani kesepakatan deklarasi dan menerbangkan burung merpati sebagai simbol mulainya tahapan kampanye Pemilu 2019.

"Saya telah menulis protes keras kepada Ketua KPU Saudara Arief Budiman dan kepada Ketua Bawaslu Saudara Abhan. Ketua Bawaslu sudah jawab. Katanya, ‘saya sudah ingatkan Pak Arief tadi’,” ungkap Hinca.

Hinca berpandangan KPU tidak bersikap tegas atas pelanggaran kesepakatan. Meski demikian partai Pemenang Pemilu 2009 tetap berkomitmen mewujudkan pemilu damai.

"Semangat dan cita-cita kita untuk membuat pemilu damai, Demokrat tetap ada di posisi itu," pungkasnya.(rdw/JPC)


BACA JUGA

Rabu, 24 Oktober 2018 12:00
Vaksinasi MR Tidak Mungkin Diperpanjang Lagi

Aceh Paling Rendah Vaksin MR

JAKARTA – Vaksinasi Measles dan Rubella (MR) untuk luar Jawa awalnya digeber Agustus sampai September.…

Rabu, 24 Oktober 2018 11:59
Korban Prostitusi Paling Tinggi

Pengantin Pesanan Jadi Modus Pelaku Kejahatan Terhadap Anak

JAKARTA – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat angka eksploitasi dan trafficking…

Senin, 22 Oktober 2018 11:14

Lama Diburu, Turis Bule Ini Ditemukan Kais Tong Sampah

Turis asal Republik Latvia, Gatis Baumanis, sudah lama diburu personil Polsek Ubud. Belakangan, turis…

Senin, 22 Oktober 2018 10:46

GREGET..!! Penghuni Telat Bayar Uang Kos, Motornya Diceburin ke Sungai oleh Warga

 Dipicu masalah tunggakan uang sewa kos yang belum dibayar, ratusan warga Tambaksawah Waru Sidoarjo,…

Minggu, 21 Oktober 2018 11:12

Korban Meninggal Gempa dan Tsunami Sulteng Jadi 2.113 Orang

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis daftar terbaru jumlah korban terdampak…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:06

Tiga Jurkam Jokowi-Ma'ruf Amin Dicokok KPK, Ini Pesan Timses Capres 02

Andre Rosiade selaku Juru Bicara Prabowo-Sandiaga mengaku prihatin atas kasus penangkapan yang menimpa…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:46

KPU Makassar Terbelit Utang, Terindikasi Manipulasi Laporan Keuangan

MAKASSAR - Sekretariat KPU Makassar disorot Pusat.  Sejumlah laporan keuangannya bermasalah. KPU…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:41

WADUH..!! 1.000 Napi Sulteng Masih Kabur

JAKARTA- Sebanyak 1.000 narapidana (napi) dinyatakan belum menyerahkan diri pasca-gempa di Palu, Donggala…

Rabu, 17 Oktober 2018 11:19

KPK Sasar Meikarta, Ini Kata Menteri Luhut

Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Pandjaitan tak mempersoalkan langkah Komisi Pemberantasan…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:51
Tiongkok Jual Murah Paket Wisata ke Bali, Ini Modusnya…

WELEH..!! Dengan Modal Rp 600 Ribu, Wisatawan Tiongkok Sudah Bisa ke Bali

 Bali selalu didengungkan menjadi destinasi wisata terbaik di dunia. Tidak kalah dengan yang lain.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .