MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Minggu, 23 September 2018 12:00
Anggota DPRD Pelaku Persekusi Itu Ngga Mau Minta Maaf

Oknum Dewan Tak Bergeming, Polisi Pelajari Video Persekusi

DALAM SOROTAN: Ahmad Vananzda (tengah) belum ada iktikad untuk meminta maaf. (RESTU/KP)

PROKAL.CO, PUBLIK tampaknya sudah telanjur kecewa dengan tindakan tiga oknum anggota dewan dari fraksi PDI Perjuangan. Ahmad Vananzda, Suriani, Hairil Usman. Ketiganya disebut-sebut melakukan perbuatan tidak menyenangkan terhadap dua warga Balikpapan, yang mengendarai Yamaha Jupiter MX KT 6369 LT. Desakan masyarakat untuk meminta maaf sudah dilakukan saat kantor dewan di Jalan Basuki Rahmat, Samarinda Kota, digeruduk ratusan orang dari simpatisan salah satu partai, Rabu (19/9) lalu.

Ahmad Vananzda dan Suriani hadir saat itu. Minus Hairil Usman, yang kabarnya sedang berada di salah satu rumah sakit di Kota Tepian untuk menjenguk keluarganya. Tak banyak yang disampaikan Vananzda saat pertemuan digelar di ruang paripurna DPRD Samarinda. “Insyaallah, kita semua masih bersaudara,” sebutnya saat itu.

Pria yang mengenakan hem putih bertuliskan Harley-Davidson di belakangnya itu meminta, untuk sama-sama menghormati mekanisme dari pimpinan, termasuk badan kehormatan (BK) DPRD Samarinda. Berbeda dengan Suriani, tak sepatah kata pun keluar dari mulut perempuan berjilbab yang kembali maju di pemilihan calon legislatif (caleg) dari fraksi PDI Perjuangan.

Bahkan, setelah pertemuan itu berakhir, dia terus menarik tangan Vananzda untuk keluar dari ruangan. “Ayo, sudah. Nanti saja bicaranya,” ujar Suriani sembari beranjak pergi. Keluarnya pria yang berucap disebut kurang sopan saat memersekusi dua pengendara, juga dikawal ketat kepolisian. Padahal, masyarakat yang saat itu mendatangi kantor dewan, meminta untuk secepatnya Vananzda dan dua rekannya, melakukan permintaan maaf di depan publik.

Hingga Sabtu (22/9), juga tak ada tanda-tanda Vananzda bakal menggelar permintaan maaf. Bahkan, sehari sebelumnya, pria yang kembali maju dan mendaftarkan diri sebagai anggota dewan itu dikabarkan menghadap Hamri Haz, ketua MUI Kaltim. Desakan tersebut juga tak membuat Vananzda, atau oknum anggota dewan lainnya besar hati untuk minta maaf.

Baik MUI Kaltim atau Samarinda yang diketuai Zaini Naim, sama-sama menyarankan Vananzda untuk meminta maaf. Dihubungi terpisah, Zaini menyebut, permintaan maaf itu tentu tak juga bisa menggugurkan masalah. “Apa susahnya minta maaf, biar kondisinya kembali sejuk,” sebut Zaini. Begitu pula dengan Hamri Haz, yang sudah menyarankan untuk sesegera mungkin meminta maaf.

Dalam video berdurasi 1 menit 18 detik yang sudah menyebar luas, Vananzda mengucapkan perkataan kurang sopan. Dari siaran gambar bergerak, tampak pula Hairil menarik baju bertuliskan #2019GantiPresiden yang dikenakan pemuda yang dibonceng, hingga nyaris terjatuh. Hasil penelusuran Kaltim Post, dua orang yang menggunakan Yamaha Jupiter MX KT 6369 LT, adalah warga Balikpapan. Keduanya berinisial WS dan AD.

“Ya, benar. Tapi jangan disebutkan dulu nama terangnya,” tegas Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Sudarsono, saat ditemui media ini kemarin. Perwira melati satu yang suka berpenampilan santai itu menyebut, dengan senang hati menerima laporan korban. “Itu lebih bagus,” tegasnya. 

Selain melakukan pemeriksaan terhadap korban, polisi juga kini sedang mempelajari video persekusi yang sudah menyebar. “Semuanya sedang berjalan,” jelas Sudarsono.

Kasus yang kini tengah memanas itu, merupakan buntut dari dilarangnya pelaksanaan deklarasi #2019GantiPresiden. Di beberapa daerah, aksi serupa juga mendapat perlawanan. Padahal, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyebut tidak menyalahi aturan. Begitu pun dengan kriminolog Universitas Indonesia, Muhammad Mustofa. Menurutnya, hal itu kerap dikaitkan dengan momen tertentu. “Rasanya, tidak ada aturan atau hukum yang menyebut, dilarang menggunakan baju bertuliskan #2019GantiPresiden,” sebutnya. (*/dra/rsh/k15)


BACA JUGA

Senin, 10 Desember 2018 13:40

HANTU KACAK BERAKSI..!! Korban Lapor Polisi, Pelaku Pura-Pura Gila?

SAMARINDA - Jajaran kepolisian dari Polsek Samarinda Ilir mengamankan seorang…

Senin, 10 Desember 2018 07:59

Smart City Dimulai 2019

SAMARINDA – Konsep Smart Cityterus digaungkan Pemkot Samarinda dua tahun…

Senin, 10 Desember 2018 07:36

DPRD Minta Transparan

SAMARINDA - Sejumlah instansi pemerintah pusat maupun daerah sudah mengumumkan…

Senin, 10 Desember 2018 07:36

Harga TBS Anjlok, Ini yang Harus Dilakukan Pemerintah

SAMARINDA - Lemahnya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit…

Minggu, 09 Desember 2018 23:16

Dua Pasar di Samarinda Dapat Penghargaan

Pasar Baqa dan Pasar Lok Bahu Raih Penghargaan dari Kemendag Samarinda-…

Minggu, 09 Desember 2018 23:14

Asisten Bagasi Berikan Layanan Khusus

SAMARINDA - Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, Samarinda, telah…

Minggu, 09 Desember 2018 23:09

Tingkatkan Kapasitas Anggota, IPDP Kaltim Kota Samarinda Gelar Seminar Hipnoterapi dan Jurnalistik

SAMARINDA - IPDP Kaltim kota Samarinda menggelar seminar hipnoterapi dan…

Minggu, 09 Desember 2018 07:50

Rem Blong, Truk Remuk

SAMARINDA – Jalan Sultan Sulaiman yang merupakan jalur poros menuju…

Minggu, 09 Desember 2018 07:48

Dewan Tak Setuju Pertamini Ditertibkan

SAMARINDA – Kebenaran adanya payung hukum yang mengatur keberadaan penjual…

Sabtu, 08 Desember 2018 09:33

Kaltim Green Masih Ada Hambatan, APA SAJA?

SAMARINDA - Pembangunan berwawasan ramah lingkungan tidak mudah diimplementasikan. Seperti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .