MANAGED BY:
RABU
19 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Minggu, 23 September 2018 08:38
Vonis Pandu, Kuasa Hukum Kecewa Hasil Visum Tak Dipertimbangkan

Putusan Belum Diterima Kuasa Hukum

LEMPAR SENYUM: Pandu Dharma Wicaksono saat menghadiri sidang putusan di Pengadilan Negeri Balikpapan, Rabu (19/9). (DOK/KP)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Vonis 12 tahun penjara terdakwa asusila, Pandu Dharma Wicaksono (PDW), rupanya tim kuasa hukum belum menerima salinan putusan tersebut.

“Belum di tangan kita putusannya,” terang Ach Mabrur Tabrani, kuasa hukum PDW dikonfirmasi Kaltim Post, Sabtu (22/9). Menurutnya, proses pengajuan banding terhitung 14 hari kerja sejak dibacakan putusan, Rabu (19/9) lalu. Pihaknya tetap berupaya mengikuti prosedur hukum. “Kami terus berupaya untuk memberikan keadilan klien kami,” jawabnya.

Pihaknya juga menyoal seputar alat bukti visum dan forensik terhadap dua orang korban. Hasilnya menyatakan, tidak ada kerusakan bagian anus korban karena dugaan sodomi. Alat bukti tersebut dikesampingkan majelis hakim Agus Akyudi didampingi hakim anggota Bambang Setyo Widjonarko dan Harlina Rayes. “Tidak dipertimbangkan. Padahal ini fakta persidangan. Kami akan terus kejar,” sebut Mabrur.

Soal bukti dikesampingkan, ahli yang dihadirkan JPU Kejaksaan Negeri Balikpapan, Muhammad Mirhan mengatakan, jika anus mengalami luka dan lainnya, dapat sembuh kurang lebih 2-3 bulan.

Sementara aksi cabul dilakukan Februari, April, Mei 2014. Kemudian baru dilaporkan November 2016. “Bekas sudah hilang. Sehingga alat bukti yang kami ajukan berupa keterangan saksi dan bukti yang memiliki keterkaitan dengan korban lainnya,” kata Mirhan.

Diketahui, Rabu (19/9) di Ruang Sidang Kartika Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan, Hakim Ketua Agus Akhyudi memvonis dan mengetukkan palu. “Melakukan pidana dengan sengaja memaksa anak untuk melakukan perbuatan cabul. Menjatuhkan pidana pada terdakwa Pandu Dharma Wicaksono dengan pidana penjara selama 12 tahun dan pidana denda Rp 1 miliar, dengan ketentuan jika denda tidak dibayar diganti kurungan enam bulan. Menetapkan terdakwa ditahan,” ucap Agus Akhyudi membacakan putusan.

Puluhan pengunjung sidang yang mayoritas perempuan terharu. Menangis bahagia sambil berpelukan bersama para kerabatnya. Pandu pada 16 November 2017 ditangkap di Jogjakarta oleh penyidik Renakta Ditreskrimum Polda Kaltim. Esok harinya, dia dibawa ke Markas Polda Kaltim, Jalan Syarifuddin Yoes, Balikpapan.

Kala itu, terdakwa menjalani rangkaian proses pemeriksaan dan berita acara pemeriksaan (BAP). Saat pembacaan putusan, pemeriksaan BAP pada tanggal tersebut, Pandu mengakui perbuatannya.

Dari sembilan yang menjadi korban Pandu, enam di antaranya masih di bawah umur ketika kasus tersebut terjadi pada 2014. Tiga lainnya di atas 17 tahun. Bahkan lebih tua dari umur Pandu ketika itu. ”Karena fokusnya di bawah umur, makanya hanya enam korban saja dibacakan kronologi yang dilakukan Pandu,” jelas Mirhan. (aim/rsh/k15)


BACA JUGA

Selasa, 18 Juni 2019 11:08

Penanganan Abrasi Pantai Manggar Kembali Diajukan

BALIKPAPAN–Tahun lalu, 2018, DPRD Balikpapan telah menggelontorkan dana Rp 9…

Senin, 17 Juni 2019 14:55
Kisah PMI Balikpapan yang Jauh dari Teknologi Modern

Permintaan Darah Banyak, Alat Tak Mendukung

Dalam upaya peningkatan pelayanan, Palang Merah Indonesia (PMI) Balikpapan berencana…

Senin, 17 Juni 2019 14:54
Kasus Aniaya di Km 2, Jalan Soekarno-Hatta

Diduga Pembunuhan Sudah Direncanakan

Gara-gara duit, nyawa melayang. Padahal, tersangka dan korban adalah kawan…

Minggu, 16 Juni 2019 12:32
450 Prajurit Yon 600/Modang Siap ke Perbatasan

Diminta Jaga Diri, Beramahtamah dengan Warga dan Mengajar

Sebanyak 450 prajurit siap diberangkatkan ke wilayah perbatasan Negara. Persiapan…

Minggu, 16 Juni 2019 12:30
Belajar Kuliner ala Pengacara Elza Syarief

Hobinya Didapat secara Autodidak

Elza Syarief salah satu pengacara terkenal di Indonesia. Klien yang…

Minggu, 16 Juni 2019 12:28

Kasus Jambret, Polisi Dalami Keterangan Tersangka

KAPOLSEK Balikpapan Utara Kompol Supartono Sudin mengatakan, saat ini pihaknya…

Jumat, 14 Juni 2019 16:24

Pengusaha Pertamini Butuh Perda

Pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Penjual Eceran Minyak (APEM) Kalimantan…

Jumat, 14 Juni 2019 15:54
Pengungkapan Kasus Pembunuhan di Km 2

Cekcok di Lapangan Foni Jadi Petunjuk

BALIKPAPAN–Dua terduga pelaku penganiayaan yang menewaskan satu orang di Km…

Jumat, 14 Juni 2019 15:39

Pemprov Tunggu Lobi Anggota Dewan

Entah kapan masalah abrasi di objek wisata Pantai Manggar tuntas.…

Kamis, 13 Juni 2019 14:53

Lebaran Usai, Pasien Meningkat 100 Orang

BALIKPAPAN–Jumlah kunjungan pasien di rumah sakit meningkat setelah libur Lebaran.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*