MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Sabtu, 22 September 2018 10:58
Penertiban Pedagang Diduga Salah Sasaran

PROKAL.CO, BONTANG – Penertiban di Jalan KS Tubun tampak masih menimbulkan rasa tidak puas bagi pedagang Pasar Rawa Indah. Tuntutan utama mereka dinilai belum terpenuhi. Yakni, penertiban pedagang ayam dan ikan di jalan tersebut.

Menurut Wakil Sekretaris Asosiasi Pedagang Rawa Indah (APRI) Kota Bontang, Akbar, kemungkinan tuntutan itu diartikan lain oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi-UMKM (Disperindagkop-UMKM). “Sepertinya persepsinya berbeda,” tuturnya.

Dikatakan, pedagang hanya meminta pedagang ayam dan ikan yang ditertibkan. Mengingat keberadaan mereka mengurangi pendapatan penjual di pasar. Namun, saat Satpol PP melakukan penertiban, justru semua pedagang yang berjualan di atas drainase ditindak.

“Berarti bisa diartikan penjual ikan dan ayam tetap bisa berjualan asal tidak di atas parit. Padahal, bukan itu permintaan kami. Tapi mereka dilarang berjualan,” tegasnya.

Kaltim Post mendapat salinan surat dengan kop APRI. Isi surat bernomor 12/APP/2018 itu ditujukan kepada ketua DPRD Bontang bertanggal 19 September. Ada empat poin yang tertuang.

Dalam poin keempat tertulis, jika pedagang tetap berjualan ikan dan ayam di pinggir Jalan KS Tubun, penjual yang berada di dalam pasar akan melakukan hal serupa. “Kami akan melakukan aktivitas jual/beli ikan dan ayam di terminal parkiran Pasar Rawa Indah,” seperti tertulis di poin 4B.

Ketika disinggung tentang surat tersebut yang ditandatangani Muhammad Nurdin selaku ketua dan Muhammad Saleh sebagai sekretaris APRI, itu Akbar mengaku belum mengetahui secara pasti. “Saya belum mendapat laporannya,” pungkasnya. (edw/dwi/K16    )

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 08:00

Ribuan Siswa Baru, Seragam Ditanggung Pemkab, Habiskan Duit Segini...

PENAJAM - Mulai tahun ajaran baru 2019/2020, orangtua siswa tak…

Senin, 21 Januari 2019 11:44

Pencuri Motor di Bawah Umur

TANA PASER – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah…

Senin, 21 Januari 2019 11:32

“Data BPJS Kesehatan Enggak Benar”

PENAJAM – Ribuan data kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat…

Senin, 21 Januari 2019 11:20

Kontraktor Masih Resah

SANGATTA–Meskipun sudah mendapat janji manis berupa pelunasan utang paling lambat…

Senin, 21 Januari 2019 11:18

Tetap Gunakan Desain Sebelumnya

TANJUNG REDEB–Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau…

Senin, 21 Januari 2019 11:17

Caleg Tersangka, KPU Tunggu Putusan

TANJUNG REDEB–Seorang calon legislatif (caleg) Kabupaten Berau ditetapkan tersangka oleh…

Senin, 21 Januari 2019 08:22

Jembatan Tering 17 Tahun Mangkrak

SENDAWAR - Dua proyek jembatan menyeberangi Sungai Mahakam di wilayah…

Senin, 21 Januari 2019 08:21

Tumpuk Tanah, Izin Belakangan

TENGGARONG - Manajemen PT Gerbang Daya Mandiri (GDM) mengklaim belum…

Senin, 21 Januari 2019 08:17

Kontraktor Masih Resah

SANGATTA – Meskipun sudah mendapat janji manis berupa pelunasan utang…

Senin, 21 Januari 2019 08:16

Caleg Tersangka, KPU Tunggu Putusan

TANJUNG REDEB – Seorang calon legislatif (caleg) Kabupaten Berau ditetapkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*