MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 22 September 2018 00:08
AH MASAK SIH..?? Pelemahan Rupiah Untungkan Kaltim
MENGUNTUNGKAN: Selain kenaikan harga batu bara, pengusaha di Bumi Etam mendapatkan berkah tersendiri dengan melemahnya rupiah.

PROKAL.CO, SAMARINDA   -  Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diklaim menguntungkan Kaltim. Pasalnya, di Bumi Etam nilai ekspor lebih tinggi dibandingkan impor. Namun, jika kenaikan dolar terjadi cukup lama, tetap akan berbahaya. Berdasar Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia pada Jumat (21/9), uang garuda berada di level Rp 14.824 per dolar.

Pengamat Ekonomi Kaltim Aji Sofyan Effendi mengatakan, Kaltim memang belum merasa rugi ketika rupiah sedang melemah. Itu karena neraca perdagangan Bumi Etam yang berjalan, lebih besar ekspor dibandingkan impor. Nilai ekspor Kaltim pada Juli mencapai USD 1,63 miliar sementara nilai impor Kaltim hanya USD 0,38 miliar.

“Kaltim masih untung. Apalagi Kaltim masuk tiga besar provinsi yang memberikan sumbangan utama terhadap ekspor non-migas Indonesia,” ungkapnya, Jumat (21/9).

Saat ini, urutan pertama masih ditempati DKI Jakarta dengan sumbangan 31 persen. Selanjutnya, Jatim dengan 11 persen dan disusul Kaltim 10,8 persen. Tentu bisa disimpulkan Kaltim punya peran yang cukup dominan terhadap ekspor Indonesia. “Itu memperlihatkan dolar yang masuk lebih besar,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, di Kaltim tidak terjadi gejolak atau kontraksi ekonomi akibat kenaikan dolar. Dengan asumsi, harga sembako terus terjaga alias tidak inflasi, dan daya beli masyarakat tetap tinggi. Jika inflasi, maka bisa kontraksi. Salah satu pemicu kontraksi itu harga bahan bakar minyak (BBM) naik. “Jadi, jangan sampai harga BBM naik. Jika kenaikan dolar tidak diimbangi dengan inflasi yang meninggi, maka kenaikannya tidak merugikan,” bebernya.

Ketua Asosiasi Pengusaha Nasional Indonesia (Apindo) Samarinda, Novel Chaniago mengatakan, secara jangka pendek melemahnya nilai tukar memang masih menguntungkan eksportir Kaltim. Karena, produksi dibayar rupiah dan keuntungan dibayarkan dolar.

“Momentum ini juga dimanfaatkan untuk menggenjot produksi. Hanya, meski menguntungkan jika terjadi dalam jangka panjang cukup membahayakan,” tuturnya.

Karena, tambahnya, dampak dolar juga dirasakan pengusaha kecil. Contoh saja, pengrajin tahu tempe, bahan dasar mereka itu impor seperti kedelai. Sehingga harga bahan baku menjadi tinggi. Ini tentunya tidak boleh terjadi dalam jangka panjang.

“Mereka ini yang berpotensi paling merasakan pelemahan rupiah. Sedangkan perusahaan besar, seperti eksportir kayu, batu bara, cukup memiliki dampak positif terhadap pelemahan rupiah,” tutupnya. (*/ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Minggu, 17 Februari 2019 11:34

Harga Avtur Turun, Angin Segar bagi Maskapai

JAKARTA – Desakan pemerintah agar Pertamina menurunkan harga avtur akhirnya…

Jumat, 15 Februari 2019 11:20

Akhirnya, Garuda Turunkan Harga Tiket

JAKARTA – Keluhan terkait tingginya harga tiket pesawat mendapat respons…

Rabu, 13 Februari 2019 13:34

Asing Ambil Profit, Rupiah Kembali Melemah

JAKARTA – Tekanan terhadap rupiah belum reda. Merujuk data Jakarta…

Selasa, 12 Februari 2019 13:34

WOW..!! Tarif Bagasi Lion Air Rp 25 Ribu per Kilogram

Lion Group memutuskan melakukan penyesuaian tarif bagasi atau excess baggage…

Selasa, 12 Februari 2019 10:37

BELUM MEMBAIK..!! Setahun, Rumah Mewah Hanya Terjual Lima Unit

SAMARINDA - Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Kaltim mencatat penjualan…

Senin, 11 Februari 2019 11:42

Obligasi Ritel Bikin Likuiditas Seret

JAKARTA – Gencarnya penerbitan surat berharga negara (SBN) bakal sedikit…

Senin, 11 Februari 2019 11:40

Pacu Ekspor Baja ke Malaysia-Australia

JAKARTA – Tahun ini pelaku usaha baja melihat potensi peningkatan…

Minggu, 10 Februari 2019 09:37

Soal Bagasi Berbayar, Maskapai Penerbangan Diminta Lakukan Ini...

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B. Pramesti minta agar…

Minggu, 10 Februari 2019 09:18

Mulai Hari Ini, Harga Pertamax Turun

PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga BBM atau bahan…

Sabtu, 09 Februari 2019 09:00

Peringati Hari Pers Nasional, Astra Motor Samarinda Hadirkan Mobil Service Kunjung

SAMARINDA - Menyambut Hari Pers Nasional 2019, Main Dealer Astra…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*