MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 21 September 2018 11:14
Pembentukan Hutan Adat Menuai Titik Terang
PENGAKUAN: Ketua Adat Long Isun Lusan Aran menyerahkan dokumen usulan kepada Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh didampingi LSM dan Ketua DPRD Mahulu Novita Bulan dua hari lalu.

PROKAL.CO, UJOH BILANG - Penantian panjang warga Long Isun, akhirnya menemukan titik terang. Selama 5 tahun perjuangan membentuk hutan adat di Kecamatan Long Pahangai, kini masuk tahap usulan. Rabu (19/9) lima perwakilan Long Isun didampingi Ketua DPRD Mahulu Novita Bulan dan Ketua Komisi III Weni menyampaikan usulan mereka kepada Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh.

Usulan tersebut berisi permintaan pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat di wilayah adatnya atau dikenal hutan adat seluas 80 ribu hektare. Saat ini lahan masih tumpang tindih dengan areal kerja HPH (hak penguasaan hutan) PT Kemakmuran Berkah Timber.

Anggota Lembaga Adat Bidang Pertanahan Kampung Long Isun Kristina Iyeq Lawing mengatakan, proses pengajuan permohonan pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat kepada Pemkab Mahulu merupakan upaya yang panjang. “Ini upaya kami untuk menindaklanjuti kesepakatan pada 6 Februari 2018. Intinya mempersiapkan wilayah adat Long Isun yang bertumpang tindih dengan areal kerja HPH,” sebutnya.

Dalam pertemuan tersebut, baik bupati dan ketua DPRD Mahulu sepakat proses pengakuan dan perlindungan masyarakat adat Long Isun harus diseriusi sebagai bentuk komitmen pemerintah memastikan proses perencanaan hutan adat segera mendapat payung hukum berupa keputusan bupati.

“Segera kami lakukan perencanaan rapat dengan pihak terkait hutan adat ini. Waktu memang belum ditentukan, tapi dipastikan akan cepat dilaksanakan. Selain itu, kami mendukung, dengan keberadaan hutan adat ini tentu akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” kata bupati.

Sementara itu, Ketua DPRD Novita Bulan menyampaikan, proses pengakuan dan perlindungan masyarakat adat Long Isun dapat diperkuat posisinya dengan produk hukum. “Kami berkomitmen mendukung perjuangan masyarakat adat Long Isun, dan berterima kasih untuk kawan-kawan pendamping yang sudah secara ikhlas mendampingi tahapan proses penyelesaian konflik yang dihadapi masyarakat. Mudah-mudahan prosesnya berjalan lancar,” sebutnya.

Secara regulasi, tahapan telah diatur dalam beberapa peraturan perundang-undangan, baik tingkat nasional maupun tingkat lokal. Di tingkat nasional ada Permendagri Nomor 52/2014 tentang Pedoman dan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat dan di Kaltim telah diterbitkan Perda Nomor 1/2015 tentang Pedoman dan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat Kaltim.

Di Mahulu, bupati juga sudah menerbitkan keputusan Nomor 800.05.140.436.1/K.185d/2017 tentang Pembentukan Panitia Masyarakat Hukum Adat.  “Adanya ketentuan tersebut, tentu dapat dijadikan landasan mengakomodasi proses pengakuan dan perlindungan masyarakat adat di Kabupaten Mahakam Ulu, termasuk usulan masyarakat Adat Long Isun,” ujarnya. (*/sya/kri/k16)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 18:26

Kebakaran Rumah Warga Sempat Macetkan Poros Samarinda-Balikpapan

SAMARINDA- Kejadian kebakaran rumah warga di  poros jalan Samarinda – Balikpapan , tepatnya…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:29

Tolak Keras LGBT di Bontang

JAKARTA - Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menolak keras kehadiran transgender (LGBT) di Kota Taman.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:28

Posisi Kepala Dinas Ini Loh yang Paling Diincar

BONTANG – Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama telah menerima puluhan berkas…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:27

Gerakan Lindungi Hak Pilih dari Bawaslu

SANGATTA - Ketua Bawaslu Kaltim Saiful Bahtiar menyatakan, hak pilih warga Kutai Timur terancam hilang…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:26

Berdalih Pinjam, MN Bawa Kabur Ponsel

BONTANG - Pemuda 18 tahun dilaporkan melakukan tindak pidana dugaan penggelapan satu ponsel. Terlapor…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:26

Segera Diverifikasi Tim Provinsi dan Pusat

TANJUNG REDEB –SMP 2 Tanjung Redeb menjadi satu-satunya sekolah yang mewakili Kabupaten Berau…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:25

Berharap Ada Armada Damkar di Talisayan

TALISAYAN - Kebakaran yang terjadi di RT 6 Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Talisayan, Kamis (18/10), menghanguskan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:23

Puskesmas Gersik Batal Dibangun

PENAJAM–Pembangunan Puskesmas Gersik di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU),…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:22

Tetapkan 99 Tersangka Kasus Narkoba

TANA PASER–Kasat Reskoba Polres Paser AKP Tasimun yang baru saja melanjutkan tugas dari AKP Ahmad…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:21

Hanya Satu Pelamar CPNS Guru K-2

TANA PASER–Dari 177 orang formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang dibuka Pemkab Paser pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .