MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 21 September 2018 11:14
Pembentukan Hutan Adat Menuai Titik Terang
PENGAKUAN: Ketua Adat Long Isun Lusan Aran menyerahkan dokumen usulan kepada Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh didampingi LSM dan Ketua DPRD Mahulu Novita Bulan dua hari lalu.

PROKAL.CO, UJOH BILANG - Penantian panjang warga Long Isun, akhirnya menemukan titik terang. Selama 5 tahun perjuangan membentuk hutan adat di Kecamatan Long Pahangai, kini masuk tahap usulan. Rabu (19/9) lima perwakilan Long Isun didampingi Ketua DPRD Mahulu Novita Bulan dan Ketua Komisi III Weni menyampaikan usulan mereka kepada Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh.

Usulan tersebut berisi permintaan pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat di wilayah adatnya atau dikenal hutan adat seluas 80 ribu hektare. Saat ini lahan masih tumpang tindih dengan areal kerja HPH (hak penguasaan hutan) PT Kemakmuran Berkah Timber.

Anggota Lembaga Adat Bidang Pertanahan Kampung Long Isun Kristina Iyeq Lawing mengatakan, proses pengajuan permohonan pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat kepada Pemkab Mahulu merupakan upaya yang panjang. “Ini upaya kami untuk menindaklanjuti kesepakatan pada 6 Februari 2018. Intinya mempersiapkan wilayah adat Long Isun yang bertumpang tindih dengan areal kerja HPH,” sebutnya.

Dalam pertemuan tersebut, baik bupati dan ketua DPRD Mahulu sepakat proses pengakuan dan perlindungan masyarakat adat Long Isun harus diseriusi sebagai bentuk komitmen pemerintah memastikan proses perencanaan hutan adat segera mendapat payung hukum berupa keputusan bupati.

“Segera kami lakukan perencanaan rapat dengan pihak terkait hutan adat ini. Waktu memang belum ditentukan, tapi dipastikan akan cepat dilaksanakan. Selain itu, kami mendukung, dengan keberadaan hutan adat ini tentu akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” kata bupati.

Sementara itu, Ketua DPRD Novita Bulan menyampaikan, proses pengakuan dan perlindungan masyarakat adat Long Isun dapat diperkuat posisinya dengan produk hukum. “Kami berkomitmen mendukung perjuangan masyarakat adat Long Isun, dan berterima kasih untuk kawan-kawan pendamping yang sudah secara ikhlas mendampingi tahapan proses penyelesaian konflik yang dihadapi masyarakat. Mudah-mudahan prosesnya berjalan lancar,” sebutnya.

Secara regulasi, tahapan telah diatur dalam beberapa peraturan perundang-undangan, baik tingkat nasional maupun tingkat lokal. Di tingkat nasional ada Permendagri Nomor 52/2014 tentang Pedoman dan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat dan di Kaltim telah diterbitkan Perda Nomor 1/2015 tentang Pedoman dan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat Kaltim.

Di Mahulu, bupati juga sudah menerbitkan keputusan Nomor 800.05.140.436.1/K.185d/2017 tentang Pembentukan Panitia Masyarakat Hukum Adat.  “Adanya ketentuan tersebut, tentu dapat dijadikan landasan mengakomodasi proses pengakuan dan perlindungan masyarakat adat di Kabupaten Mahakam Ulu, termasuk usulan masyarakat Adat Long Isun,” ujarnya. (*/sya/kri/k16)

loading...

BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 10:22

Tiga Bulan Lagi, 500 PJU Terpasang

PENAJAM - Pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten…

Senin, 18 Februari 2019 10:13

Sambut TMMD, Pemkab Siapkan Rp 3,5 Miliar

JAKARTA - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh diwakili…

Senin, 18 Februari 2019 09:38

Kapal Penyeberangan Belum Gunakan Pelampung

SANGATTA–Sejumlah kawasan di Kutai Timur (Kutim) belum memiliki infrastruktur komplet.…

Senin, 18 Februari 2019 09:34

Tiga Kecamatan Layak Miliki Pasar Modern

SENDAWAR - Membangun ekonomi modern menjadi tekad Pemkab Kutai Barat…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:56

Banjir karena Drainase Buntu

TANA PASER–Mengurangi dampak banjir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Paser…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:56

Pemberkasan, Empat Peserta CPNS Absen

PENAJAM–Sebanyak 156peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang lolos…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:54

Aktifkan Jargas, PPU Tunggu HET

PENAJAM–Jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kaltim bakal diresmikan hari…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:53

Gara-Gara Ini, 10 OPD Dibayangi Sanksi

PENAJAM–Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Penajam Paser Utara…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:47

Ribuan Karyawan Jadi Pemilih Tambahan

SENDAWAR–Jumlah pemilih di Kutai Barat (Kubar) terus bertambah. Ini karena…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:42

Semangat Naik Water Cannon hingga Lupa Pakai Sandal

Tak lagi menggunakan sandal, penghuni panti asuhan Ar Rayan di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*