MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 21 September 2018 07:15
Kredit Macet Kaltim Tertinggi di Kalimantan
-

PROKAL.CO, SAMARINDA - Masyarakat Kaltim dituntut bijak dalam berutang. Saat ini, Bumi Etam menjadi daerah dengan tingkat non-performing loan (NPL) atau kredit macet tertinggi di Kalimantan. Di atas threshold 5 persen, atau tepatnya 5,14 persen. Jumlah itu sudah membaik dari triwulan sebelumnya yang mencapai 5,61 persen.

Otoritas Jasa keuangan (OJK) mencatat, Kalimantan memiliki NPL sebesar 3,42 persen. Kalteng merupakan daerah dengan tingkat kredit macet terendah, yakni hanya 1,29 persen. Lalu Kalbar memiliki tingkat NPL 1,95 persen dan Kalsel 2,89 persen.

Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Regional 9 Wilayah Kalimantan M Nurdin Subandi mengatakan, setiap perbankan memiliki strategi untuk ekspansi kredit. Perbankan tentunya harus berhati-hati dan melihat ke belakang jika ingin menyalurkan kredit. “Mereka tahu sektor mana yang harus dialiri kredit dan sektor mana yang tidak boleh lagi atau diwaspadai,” ujarnya, Kamis (20/9).

Kaltim, tambahnya, memang memiliki NPL yang cukup tinggi dibandingkan daerah lain. Namun, sudah terus membaik angkanya. Ini menandakan perbankan sudah lebih bijaksana menyalurkan kreditnya. Karena porsi NPL-nya yang terus mengecil. “Selain perbankan, masyarakat juga harus lebih bijak dalam berutang,” katanya.

Dia menjelaskan, bijak dalam berutang sangat diperlukan agar masyarakat bisa terhindar dari risiko kebangkrutan. Di tengah situasi ekonomi global yang tidak menentu sekarang, bijak dalam berutang sangat diperlukan. Jika tidak cermat, bisa membuat pengeluaran membengkak dan tidak bisa ditutupi oleh pendapatan.

Kalau sudah begitu, risiko kebangkrutan menjadi besar dan menyebabkan NPL pada masyarakat. Akan lebih baik dalam berutang hendaknya bisa dipakai untuk keperluan yang jauh lebih produktif, salah satu contohnya, yakni pengembangan usaha ataupun membeli berbagai investasi yang nilainya bisa naik setiap tahunnya.

“Nah, dengan begitu kredit produktif meningkat. Jika harus berutang untuk keperluan yang konsumtif, semoga tidak terlalu berlebihan. Perhitungannya pun harus sudah jelas agar tidak menjadi kredit macet di kemudian hari,” terangnya.

Ditemui terpisah, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Muhamad Nur mengakui, NPL Kaltim memang masih mencatatkan angka tertinggi di Kalimantan. Namun, risikonya terus mengecil. Risiko kredit menurun dari 5,61 persen menjadi 5,14 persen. “Perbaikan-perbaikan ini terus dicatatkan oleh perbankan di Kaltim,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, penurunan risiko kredit ini didukung oleh membaiknya risiko kredit modal kerja yang menurun dari 6,23 persen dari triwulan lalu menjadi 5,06 persen pada triwulan II 2018. Juga, kredit investasi yang sedikit mengalami penurunan dari 6,24 persen menjadi 6,03 persen.

“Batu bara masih menyumbangkan risiko kredit tertinggi mencapai 40,47 persen. Namun, NPL sektor ini sudah terus mengalami perbaikan, saat ini batu bara NPL masih menyentuh 7 persen. Meskipun di atas 5 persen, namun terus mencatatkan perbaikan yang berimbas pada penurunan NPL Kaltim,” tutupnya. (*/ctr/ndu/k15)

loading...

BACA JUGA

Senin, 21 Januari 2019 06:57

Infrastruktur Jadi kendala

SAMARINDA – Pemprov Kaltim diminta memberi perhatian lebih kepada jalur…

Senin, 21 Januari 2019 06:51

Eksplorasi Cadangan Minerba Belum Optimal

JAKARTA – Cadangan mineral dan batu bara di Indonesia terus…

Senin, 21 Januari 2019 06:49

Tabungan Simpel Bankaltimtara Makin Diminati

BALIKPAPAN – Minat pelajar di Kaltim-Kaltara untuk menabung semakin tinggi.…

Senin, 21 Januari 2019 06:47

Awal Tahun, Rp 14 T Dana Asing Masuk

JAKARTA – Tahun politik kadang menjadi penghambat pertumbuhan investasi di…

Senin, 21 Januari 2019 06:46

Berharap Kebijakan LTV Terasa di Daerah

BALIKPAPAN – Pengembang di Kaltim berharap kebijakan pelonggaran loan to…

Senin, 21 Januari 2019 06:46

Regulasi AS Bisa Tingkatkan Ekspor CPO

SAMARINDA – Kinerja ekspor crude palm oil (CPO) ditarget naik…

Senin, 21 Januari 2019 06:44

Satu Perusahaan Berpeluang Jadi Unicorn

JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia terus berkembang pesat.…

Senin, 21 Januari 2019 06:43

Perketat Standar Mutu Produk e-Commerce

JAKARTA – Seiring dengan meningkatnya transaksi penjualan di kanal online,…

Senin, 21 Januari 2019 06:43

Target Raih Segmen Market Baru

SURABAYA – Persaingan industri otomotif Tanah Air kian ketat. Tidak…

Senin, 21 Januari 2019 06:42

Investasi Sektor Komoditas Masih Menggiurkan

JAKARTA – Sektor komoditas Indonesia tahun ini masih berpotensi mengalami…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*