MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 20 September 2018 11:03
Pemeriksaan Dugaan Korupsi Hibah KPU Dikebut
-

PROKAL.CO, SENDAWAR–Kejaksaan Negeri (Kejari) Kubar terus mengebut penyidikan kasus dugaan korupsi dana hibah KPU Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). Termasuk dana hibah Perusahaan Daerah (Perusda) Wisata Telekomunikasi Transportasi dan Air Minum (Witeltram) Kubar.

Kejari kembali memanggil empat pejabat di Sekretariat dan Ketua KPU Mahulu, Selasa (25/9) nanti. Ini pemeriksaan lanjutan, setelah memanggil dua pejabat di KPU Mahulu, Selasa (18/9). Yakni, Bendahara KPU berinisial VH dan Sekretaris KPU berinisial S. Namun hanya S yang mangkir.

“Alasan S tidak bisa memenuhi panggilan, sedang sakit. Tetap kita panggil lagi untuk melakukan pemeriksaan di Kejari pada Selasa nanti,” tegas Kepala Kejari Kubar Syarief Sulaeman Nahdi dan Kasi Pidana khusus Indra Rivani, kepada media ini malam tadi. Untuk pemanggilan KPU Kaltim, segera dijadwalkan.

Ditanya jika pengakuan sanksi diperiksa di Kejari ada aliran dana kepada pihak lain, apakah bisa menjadi tersangka baru? Kejari mengatakan, pihaknya tidak akan mudah menetapkan tersangka. Karena menetapkan menjadi tersangka banyak faktor yang harus dipertimbangkan.

Diwartakan sebelumnya, Kejari Kubar menggeledah Kantor KPU Mahulu di Kecamatan Long Bagun, Kamis (13/9). Diamankan dokumen kegiatan KPU Mahulu tahun anggaran 2015 sebanyak 1 koper dan 1 dus besar. Total dana hibah Pemilihan Bupati Mahulu 2015 diterima KPU Mahulu Rp 30,797 miliar terdiri Rp 12 miliar APBD Mahulu 2015 ditambah APBD Perubahan Mahulu 2015 Rp 18,797 miliar.

Dia mengungkap, lanjutan proses penyidikan per 16 Agustus 2018. Munculnya dugaan korupsi, karena penggunaan dananya tidak dapat dipertanggungjawabkan. Kejari juga memanggil tersangka T, mantan pimpinan Perusda Wilteltram Kubar, Kamis (hari ini). Pemanggilan T ini untuk lanjutan pemeriksaan. Kasus Witeltram ini menyeret mantan pejabat tinggi Mahulu berinisial RL.

Total kerugian negara dalam kasus dugaan Witeltram ini Rp 1,6 miliar. Hasil penyidikan uang Rp 1,6 miliar  itu digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka T. Kemudian uang tersebut oleh tersangka T diberikan kepada tersangka RL.

Untuk diketahui, Perusda Witeltram mendapatkan penyertaan modal dari APBD Kubar sebanyak tiga kali. Pertama sebesar Rp 1,2 miliar, kedua Rp 1,5 miliar, dan yang ketiga sebesar Rp 1,2 miliar. Sehingga total modal dimiliki Perusda Witeltram saat itu sebesar Rp 4 miliar. (rud/kri/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 08 Desember 2018 11:00

Dorong ASN Ciptakan Inovasi Baru

TANJUNG REDEB – Upaya meningkatkan pendapatan daerah terus dikembangkan Badan…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:59

Promosikan Wisata Berau, Gandeng Pemkab Pekalongan

TANJUNG REDEB–Bupati Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, Asip Kholbihi beserta Sekretaris…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:59

Tingkatkan Kesadaran Hukum lewat Lomba Kadarkum

TANJUNG REDEB– Pemerintah Kabupaten Berau menggelar lomba keluarga sadar hukum…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:57

CPO Harusnya Dikembangkan Bareng Biodisel

TENGGARONG–Potensi budi daya aren kembali menggema. Wacana sekitar empat tahun…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:56

Hujan, Jalan Rusak Lagi

SENDAWAR–Kondisi Jalan Trans Kalimantan di Kecamatan Bentian Besar, Kutai Barat…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:56

KONAK..!!! Masuk Lewat Jendela, Pria Ini Setubuhi Mantan

TENGGARONG–Sungguh nahas nasib JN (23), pemuda asal Desa Jantur, Kecamatan…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:53

JENGKEL BANGET..!! Emak-Emak Turun, Langsung Tutup Jalan

PENAJAM – Jalan yang menghubungkan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:52

APBD Rp 1,5 T, Usulkan Lima Proyek Baru

PENAJAM – Sejumlah proyek baru masuk usulan dalam Anggaran Pendapatan…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:49

Kampanye Caleg Dihentikan Tanpa Izin Polisi

PENAJAM - Pemilu 2019 dipastikan bakal menguras energi petugas pengawas…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:38

Berau Tuan Rumah Porprov VII

SANGATTA - Rapat anggota 2018 KONI Kaltim yang berlangsung kemarin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .