MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 20 September 2018 11:03
Pemeriksaan Dugaan Korupsi Hibah KPU Dikebut
-

PROKAL.CO, SENDAWAR–Kejaksaan Negeri (Kejari) Kubar terus mengebut penyidikan kasus dugaan korupsi dana hibah KPU Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). Termasuk dana hibah Perusahaan Daerah (Perusda) Wisata Telekomunikasi Transportasi dan Air Minum (Witeltram) Kubar.

Kejari kembali memanggil empat pejabat di Sekretariat dan Ketua KPU Mahulu, Selasa (25/9) nanti. Ini pemeriksaan lanjutan, setelah memanggil dua pejabat di KPU Mahulu, Selasa (18/9). Yakni, Bendahara KPU berinisial VH dan Sekretaris KPU berinisial S. Namun hanya S yang mangkir.

“Alasan S tidak bisa memenuhi panggilan, sedang sakit. Tetap kita panggil lagi untuk melakukan pemeriksaan di Kejari pada Selasa nanti,” tegas Kepala Kejari Kubar Syarief Sulaeman Nahdi dan Kasi Pidana khusus Indra Rivani, kepada media ini malam tadi. Untuk pemanggilan KPU Kaltim, segera dijadwalkan.

Ditanya jika pengakuan sanksi diperiksa di Kejari ada aliran dana kepada pihak lain, apakah bisa menjadi tersangka baru? Kejari mengatakan, pihaknya tidak akan mudah menetapkan tersangka. Karena menetapkan menjadi tersangka banyak faktor yang harus dipertimbangkan.

Diwartakan sebelumnya, Kejari Kubar menggeledah Kantor KPU Mahulu di Kecamatan Long Bagun, Kamis (13/9). Diamankan dokumen kegiatan KPU Mahulu tahun anggaran 2015 sebanyak 1 koper dan 1 dus besar. Total dana hibah Pemilihan Bupati Mahulu 2015 diterima KPU Mahulu Rp 30,797 miliar terdiri Rp 12 miliar APBD Mahulu 2015 ditambah APBD Perubahan Mahulu 2015 Rp 18,797 miliar.

Dia mengungkap, lanjutan proses penyidikan per 16 Agustus 2018. Munculnya dugaan korupsi, karena penggunaan dananya tidak dapat dipertanggungjawabkan. Kejari juga memanggil tersangka T, mantan pimpinan Perusda Wilteltram Kubar, Kamis (hari ini). Pemanggilan T ini untuk lanjutan pemeriksaan. Kasus Witeltram ini menyeret mantan pejabat tinggi Mahulu berinisial RL.

Total kerugian negara dalam kasus dugaan Witeltram ini Rp 1,6 miliar. Hasil penyidikan uang Rp 1,6 miliar  itu digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka T. Kemudian uang tersebut oleh tersangka T diberikan kepada tersangka RL.

Untuk diketahui, Perusda Witeltram mendapatkan penyertaan modal dari APBD Kubar sebanyak tiga kali. Pertama sebesar Rp 1,2 miliar, kedua Rp 1,5 miliar, dan yang ketiga sebesar Rp 1,2 miliar. Sehingga total modal dimiliki Perusda Witeltram saat itu sebesar Rp 4 miliar. (rud/kri/k8)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 10:05

Ini Masalah Rehabilitasi Pengguna Narkoba di Kutim

SANGATTA–Tersangka pengguna narkotika di Kutai Timur bakal sulit direhabilitasi. Banyak kendala…

Senin, 22 Oktober 2018 10:04

Eko: Jangan Main-Main dengan Berita Hoaks

BONTANG–Berhati-hatilah dalam menginformasikan sesuatu, termasuk saat memberikan kabar adanya…

Senin, 22 Oktober 2018 10:02

Polisi Imbau Warga Serahkan Senpi Rakitan

TALISAYAN–Mengingat masih banyaknya penggunaan senjata api (senpi) rakitan yang digunakan masyarakat…

Senin, 22 Oktober 2018 09:59

51 Warga Operasi Katarak di Sangkulirang

SANGKULIRANG–Operasi katarak tahap II bagi warga wilayah pesisir, meliputi Kecamatan Sangkulirang,…

Senin, 22 Oktober 2018 08:09

Kata DPRD: Temuan Empat Tower Tak Ber-IMB Bukan Masalah Biasa

TENGGARONG – Tindaklanjut Pemkab Kukar terhadap keberadaan tower yang tidak memiliki dokumen Izin…

Senin, 22 Oktober 2018 08:08

Lalu Lintas Padat dan Sering Terjadi Kecelakaan

SENDAWAR - Gelap tanpa lampu penerang jalan menjadi keresahan warga Kutai Barat (Kubar), hampir tiga…

Senin, 22 Oktober 2018 08:04

Capaian Imunisasi MR, Dapat Penghargaan Menkes

SENDAWAR - Berkat pencapaian target pemberian imunisasi Measles dan Rubella (MR) di atas target 65 persen…

Senin, 22 Oktober 2018 08:03

Tampilkan Pangan Khas Kubar

SENDAWAR - Meningkatkan kesadaran masyarakat akan kemiskinan dan kelaparan maka setiap 16 Oktober diperingati…

Senin, 22 Oktober 2018 08:01

Anyaman Rotan Harus Dipertahankan

SENDAWAR – Kampung Sambung Kecamatan Bentian Besar merupakan salah satu kampung penghasil dan…

Senin, 22 Oktober 2018 07:58

Hoax Percobaan Penculikan Marak di Medsos

PENAJAM - Sepekan terakhir, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diresahkan dengan isu percobaan penculikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .