MANAGED BY:
RABU
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Kamis, 20 September 2018 09:06
Tersinggung Saat Dikatai Sudah Haji Kok Masih Minum

Tenggak Miras sebelum Cekcok

DALAM PENGARUH MIRAS: La Yappe (dua kiri) memerankan adegan pembacokan terhadap korban Edi Rachman yang diperagakan anggota Polres Balikpapan di Jalan MT Haryono, Rabu (19/9) malam.(fuad muhammad/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – La Yappe (53) harus dijaga ketat petugas kepolisian. Tersangka tindak pembunuhan bakal calon legislatif (bacaleg) dari Partai Berkarya Edy Rahman, Minggu (9/9) lalu, harus dikeluarkan dari sel tahanan selama empat jam. Dari pukul 17.00 hingga 20.45 Wita, dia diminta untuk menunjukkan proses awal hingga harus membunuh pria yang dipanggilnya “ketua” itu.

Rabu (19/9) kemarin, Polres Balikpapan melakukan pra rekonstruksi. Tercatat ada empat tempat kejadian perkara (TKP) yang harus didatangi. Berawal dari rumah korban di Kampung Buton, Jalan MT Haryono, berlanjut ke karaoke Meteor dan warung nasi kuning di Km 5, Jalan Soekarno Hatta, Balikpapan Utara. Selanjutnya TKP pembacokan di jalan masuk SDIT Al Aulia hingga tempat korban ditemukan di dalam selokan, satu kilometer dari lokasi pembacokan di Jalan MT Haryono, Balikpapan Selatan menuju RSUD Kanujoso Djatiwibowo.

“Kegiatan ini untuk mencari fakta dan kesesuaian kejadian di lapangan. Mencocokkan keterangan tersangka dan saksi-saksi untuk menyusun kegiatan rekonstruksi,” terang Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta melalui Kasat Reskrim AKP Makhfud Hidayat. Dari keterangan dan kesaksian yang dikumpulkan penyidik setelah pra rekonstruksi, tersangka dan korban memang terlibat cekcok. Mereka sebelumnya menikmati minuman keras (miras) di karaoke Meteor. Tercatat ada 25 botol bir yang ada di atas meja.

Dimana 10 botol lainnya diantar setelah korban tiba dan bergabung di meja karaoke. Saat itu ada tersangka dan orang-orang yang mengenal korban. “Ini dikuatkan dengan tiga saksi baru yang ikut memesan miras itu,” ujar Makhfud.

Usai menenggak miras, tersangka, korban dan sejumlah rekannya pergi ke warung nasi kuning tak jauh dari karaoke. Di tempat ini tersangka mengatakan sesuatu yang menyinggung perasaan korban. Perkataan itu diduga menyangkut gelar yang disandang oleh korban.

Tersangka menganggap korban masih belum lepas dari alkohol padahal sudah bertitel haji. Ini yang memancing korban murka.  “Tidak semua haji baik. Ini buktinya haji masih minum,” ucap Makhfud menirukan kalimat La Yappe.

Kalimat ini memantik emosi korban. Langsung saja korban menyerang tersangka. Ini disebut penyidik disaksikan rekan minum dan pemilik warung nasi. Karena terus didesak dan terkena bogem dari korban, La Yappe langsung melarikan diri menggunakan motor. “Entah bercanda atau tidak, namun ucapan soal gelar haji itu membuat korban melakukan kekerasan kepada tersangka,” ucap dia.

La Yappe pun pulang ke rumah dan mengambil parang. Setelah itu dia pergi mencari korban untuk membuat perhitungan. Rupanya Edy disebut juga mencari La Yappe. Keduanya lantas bertemu di jalan masuk SDIT Al Auliya. Di sana La Yappe mengacungkan parangnya. Bukannya mundur, Edy menjawabnya dengan tangan kosong. Perkelahian terjadi. La Yappe membacok korban membabi buta hingga korban tersungkur.

“Ada tujuh luka. Luka iris di dahi kiri dekat alis, bahu kiri, di punggung dan di kepala. Luka bacok ada di wajah, tangan kiri dan kepala belakang. Juga memar di paha. Diduga jatuh dari motor. Menurut dokter luka fatal ada di kepala dan tangan kiri. Menyebabkan korban kehilangan banyak darah,” bebernya. Lantas tersangka membuang parangnya di pinggir jalan. Kemudian menyetop pengendara yang melintas untuk membawanya menyerahkan diri ke Polsek Balikpapan Utara.

Dari keterangan tersangka, dia melakukan perbuatannya seorang diri. Sementara belum ada saksi yang bisa menguatkan pernyataan ini meski keluarga korban bersikeras pembunuhan dilakukan secara berkomplot. “Sejauh ini masih sama dengan BAP (Berita Acara Pemeriksaan). Keterangan dari tersangka dia melakukannya seorang diri,” ujar Makhfud. (*/rdh/riz/k18)


BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 18:32

Manajemen Persiba dan Pemkot Rapat Tertutup Nasib Tim Beruang Madu, Ini Hasil Pembahasannya..

BALIKPAPAN- Kelanjutan pembahasan pengelolaan Persiba Balikpapan kembali dilakukan Pemerintah Kota Balikpapan…

Minggu, 21 Oktober 2018 07:56
Pembuangan Bayi di Toilet Bandara Sepinggan

Nyaris Dua Nyawa Melayang

BALIKPAPAN – Publik Balikpapan dibuat heboh dengan penemuan jasad bayi di toilet Bandara Sepinggan,…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:01

Layanan Terganggu sampai Pekan Depan

BALIKPAPAN - Jaringan distribusi air PDAM Balikpapan kembali mengalami gangguan. Bocornya pipa transmisi…

Kamis, 18 Oktober 2018 07:50

Raperda Larangan LGBT di Balikpapan Belum Bisa Dibuat, Ini Penyebabnya..

BALIKPAPAN - Warga Balikpapan yang menentang adanya aktivitas lesbian, gay, biseksual dan transgender…

Senin, 15 Oktober 2018 22:24

Ramai Isu LGBT di Balikpapan, Ini Pandangan Piatur Pangaribuan dari Sisi Hukum..

BALIKPAPAN - Para pelaku lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) tidak bisa dihukum secara pidana.…

Minggu, 14 Oktober 2018 15:37

Posko Pengungsian Resmi Ditutup, Ada Pengungsi yang Masih Tidur di Bandara SAMS, Ini Alasannya..

PENGUNGSI BANDARA: Muzain (29) bersama kedua anaknya masih bertahan di posko pengungsian Bandara SAMS,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 13:18

Posko Pengungsian di Bandara SAMS Sepinggan Resmi Ditutup, Ini Lokasi Posko Jika Masih Mau Serahkan Bantuan..

BALIKPAPAN - Posko pengungsi korban bencana alam Sulawesi Tengah di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman…

Jumat, 12 Oktober 2018 16:10

Suruh Pacar Ketemuan sama Mantan, Eh Ternyata Ada Udang di Balik Batu, Ini yang Dilakukannya..

BALIKPAPAN- Seorang pemuda diamankan anggota Polsek Balikpapan Barat karena diduga melakukan pencurian…

Jumat, 12 Oktober 2018 15:12

Ini Kronologi Penemuan Mayat di Stadion Batakan, Benarkah Ada Gas Beracun di Stadion?

BALIKPAPAN- Kapolsek Balikpapan Timur, Kompol Dody Susantyoko memastikan kematian pria di dalam Stadion…

Jumat, 12 Oktober 2018 15:09

Penemuan Mayat di Stadion Batakan, Ditemukan Usai Persiba Balikpapan Selesai Latihan

BALIKPAPAN - Suasana istirahat tim Persiba Balikpapan usia melakukan latihan mendadak riuh. Seluruh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .