MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Rabu, 19 September 2018 12:35
Warga Enggan Vaksin MR
KURANG DIMINATI: Imunisasi MR dianggap tak begitu penting oleh masyarakat di Kutim.

PROKAL.CO, SANGATTA–Kabar program imunisasi massal measles dan rubella (MR), kini menemui titik perlambatan. Vaksin yang diperuntukkan mencegah penyakit dari virus measles (campak) dan rubella (campak jerman), peminatnya terus berkurang.

Padahal sebelumnya, Kutim menduduki peringkat keempat yang memiliki peminat tinggi se-Kaltim. Tapi penurunan semakin lama merosot di beberapa kecamatan, yang membuat peringkat tersebut ikut turun. Sekretaris Dinas Kesehatan Kutim Haryati mengatakan, imuniasi tersebut aman untuk anak. Hanya masih banyak warga yang enggan anaknya divaksinasi.

“Sebenarnya kan sudah dinyatakan aman, hanya masih banyak orang tua yang takut, kemudian tidak memberi izin pada anaknya. Sehingga peminat di Kutim dianggap berkurang,” ujarnya saat menyampaikan laporan dalam rapat coffee morning, Senin (17/9).

Dia meminta kepada bupati untuk melayangkan surat edaran ke sekolah di 18 kecamatan, agar mau membawa anaknya untuk vaksin MR. Sebab, banyak risiko buruk yang dapat menimpa anak jika tidak diberikan vaksin tersebut.

“Imunisasi MR sudah kami evaluasi, tapi beberapa hari ini malah menurun. Kami minta bupati untuk memberi imbauan agar kembali meningkat, demi kesehatan,” pintanya.

Dia melakukan pemantauan atas bantuan puskesmas yang tersebar di setiap kecamatan. Hal itu dianggap menjadi salah satu cara yang memudahkan kinerja. “Kami sudah berupaya penuh, tiga hari ini malah turun. Padahal sudah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, agar mengimbau ke sekolah-sekolah. Kami mengontrol daerah yang menurun melalui data puskesmas,” terangnya.

Dia juga menjelaskan, dalam pelaksanaan vaksin, tidak asal suntik. Tenaga medis memastikan kondisi kesehatan anak tidak sedang dalam keadaan demam. “Kami cek dulu, mereka panas atau tidak. Kalau memang demam kami tidak imunisasi. Hal ini juga dilakukan sesuai izin orang tuanya,” katanya. (mon/kri/k8)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 10:43

Desa Melintang Tak Lagi “Water World”

Euforia kebahagiaan warga Desa Melintang di Kecamatan Muara Wis, Kukar, tak lagi mampu dibendung. Suka…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:00

Taman Bersemi Tidak Akan Dibongkar

SANGATTA–Taman Bersemi atau yang lebih dikenal dengan sebutan STQ, di Sangatta Utara, Kutai Timur,…

Rabu, 17 Oktober 2018 11:46

SYUKURLAH..!! Di Daerah Ini, Kasus Bakar Hutan dan Lahan Mulai Kurang

TABALAR–Kasus pembakaran hutan dan lahan mulai berkurang. Bahkan, cenderung tak tampak lagi. Selain…

Rabu, 17 Oktober 2018 11:44

Main Togel, Dua Orang Diamankan

BONTANG–Dua pelaku perjudian toto gelap alias togel diamankan Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Bontang.…

Rabu, 17 Oktober 2018 11:24

Kawal Pembangunan Dua Masjid

BONTANG–Pembangunandua masjid mendapat perhatian penuh DPRD Bontang. Yakni, Masjid As-Salam di…

Rabu, 17 Oktober 2018 11:21

KEK Maloy Jadi Andalan

SANGATTA–Penataan ruang di Kutai Timur telah menjadi sorotan. Pemkab diminta membuat tata ruang…

Rabu, 17 Oktober 2018 11:19

Kasus Pembakaran Hutan Berkurang

TABALAR–Kasus pembakaran hutan dan lahan mulai berkurang. Bahkan, cenderung tak tampak lagi. Selain…

Rabu, 17 Oktober 2018 11:17

Bupati: Keamanan Kunci Pembangunan

SENDAWAR–Pemilihan umum menjadi arena yang penting untuk melibatkan rakyat dalam kehidupan bernegara.…

Rabu, 17 Oktober 2018 11:15

Putri Pariwisata Raih The Best Presentation

SAMARINDA–Putri Pariwisata Kubar Dea Aprila Fransiska Vini berhasil meraih kategori The Best Presentation…

Rabu, 17 Oktober 2018 11:15

Germas Wujudkan Revolusi Mental

SENDAWAR–Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) menjadi pilihan mewujudkan derajat kesehatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .