MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Selasa, 18 September 2018 22:40
Peresmian Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Loa Duri Ilir Kukar Jadi Desa Terinovatif
RESMIKAN: Plt Bupati Kukar Edi Damansyah didampingi Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Enda Ilyas Lubis melakukan pemotongan pita di gerbang masuk desa Loa Duri Ilir.

PROKAL.CO, SALAH satu program yang sedang dijalankan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (TK) adalah desa sadar jaminan sosial ketenagakerjaan. Nah, Selasa (18/9) lalu dilaksanakan peresmian salah satu desa sadar jaminan sosial ketenagakerjaan di Desa Loa Duri Ilir, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita menuju gerbang masuk desa dan pengguntingan balon oleh Plt Bupati Kukar Edi Damansyah didampingi Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Enda Ilyas Lubis. Serta penandatanganan Mou oleh PPS Kepala Kantor BPJS TK Samarinda Rusdiansyah dengan Kepala Desa Loa Duri Ilir H Fakhri Arsyad.

“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran dari BPJS Ketenagakerjaan. Atas apresiasi yang diberikan, ini bagian dari upaya yang dilakukan oleh jajaran pemerintah kabupaten, kepala desa loa duri ilir, serta komponen masyarakat desa,” ucap Edi.

Dikatakan Edi, ada beberapa kriteria penetapan desa sadar jaminan sosial, sehingga bisa tercapai. Tidak terlepas dari bagaimana tata kelola pemerintah desa yang baik. Selain itu bagaimana pengembangan sosial kemasyarakatan, sehingga program jaminan sosial BPJS TK itu bisa diikuti tidak hanya perangkat desa, juga para pekerja di sektor informalnya.

“Kalau yang formal, saya kira karyawan yang ada di perusahaan di Kukar sudah terlindungi. Lalu bagaimana dengan sektor informal, seperti para pedagang, pelaku industri? Mudah-mudahan dengan ditandatangani kerja sama antara BPJS dan Pemerintah Desa Loa Duri melalui Badan Usaha Desa, kita ingin apa yang dilakukan oleh Desa Loa Duri Ilir, menjadi role model nanti. Sehingga bisa kita terapkan di beberapa desa di wilayah Kukar,” terang Edi.

Dia berharap, melalui kerjasama tadi, pemerintah desa melalui bumdes juga mensosialisasikan program tersebut kepada seluruh masyarakat. Karena salah satu usaha bumdes yang ada di Loa Duri Ilir yakni pengembangan layanan basis gotong royong. Jadi kalau ada peserta yang ikut program itu, ada insentif yang diberikan.

Ada satu, lanjut Edi yang masih jadi catatan di Pemkab Kukar. Mengenai BPJS ketenagakerjaan, ada persepsi lain. Misal, ada perusahaan yang memiliki tenaga kerja harian dan belum tercover. Karena masih ada persepsi pemberi kerja itu bukan tanggung jawab mereka untuk melindungi. Namun masih tanggung jawab personelnya, dari hitungan standar upah yang diberikan dengan UMK yang ada di Kukar.

“Saya harap melalui kegiatan ini, bisa tersampaikan dengan baik. Sehingga yang menjadi hak-hak para pekerja bisa terpenuhi dan terlindungi. Bagi pemberi kerja khususnya sektor informal atau pekerja lepas harian,” tutur Edi.

Ilyas Lubis menuturkan bahwa sebagai penyelenggara dari undang-undang BPJS Ketenagakerjaan, seluruh pekerja harus ikut kepesertaan. “Jadi tidak memandang statusnya lagi. Bahkan Pak Bupati bilang yang informal harus ikut jaminan sosial ketenagakerjaan dan kematian. Minimal mengikuti dua dari empat program,” jelas Ilyas.

Para pekerja lepas menjadi tanggung jawab pemberi kerja, yakni perusahaan. Jadi harus mengikutsertakan kepesertaan. Ada persepsi yang masih harus disamakan. Tapi pada dasarnya itu adalah tanggung jawab pemberi kerja untuk mengikutkan kepesertaan. Karena jika pekerja mengalami resiko. Misalnya kecelakaan kerja, dan meninggal dunia, harus dapat 48 kali gaji. Kalau tidak diikutkan, yang menanggung adalah pengusahannya. “Pada prinsipnya, baik pekerja musiman, harian, tetap, semua ikut. Tentu kami akan terus lakukan sosialisasi,” ucap Ilyas. (rin/adv)


BACA JUGA

Minggu, 09 Desember 2018 11:08

Nasi Astakona, Catat Rekor MURI Ke-8775

BANJARMASIN – Ibu kota Provinsi Kalsel, Banjarmasin kembali mengukir sejarah.…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:00

Dorong ASN Ciptakan Inovasi Baru

TANJUNG REDEB – Upaya meningkatkan pendapatan daerah terus dikembangkan Badan…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:59

Promosikan Wisata Berau, Gandeng Pemkab Pekalongan

TANJUNG REDEB–Bupati Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, Asip Kholbihi beserta Sekretaris…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:59

Tingkatkan Kesadaran Hukum lewat Lomba Kadarkum

TANJUNG REDEB– Pemerintah Kabupaten Berau menggelar lomba keluarga sadar hukum…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:57

CPO Harusnya Dikembangkan Bareng Biodisel

TENGGARONG–Potensi budi daya aren kembali menggema. Wacana sekitar empat tahun…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:56

Hujan, Jalan Rusak Lagi

SENDAWAR–Kondisi Jalan Trans Kalimantan di Kecamatan Bentian Besar, Kutai Barat…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:56

KONAK..!!! Masuk Lewat Jendela, Pria Ini Setubuhi Mantan

TENGGARONG–Sungguh nahas nasib JN (23), pemuda asal Desa Jantur, Kecamatan…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:53

JENGKEL BANGET..!! Emak-Emak Turun, Langsung Tutup Jalan

PENAJAM – Jalan yang menghubungkan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:52

APBD Rp 1,5 T, Usulkan Lima Proyek Baru

PENAJAM – Sejumlah proyek baru masuk usulan dalam Anggaran Pendapatan…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:49

Kampanye Caleg Dihentikan Tanpa Izin Polisi

PENAJAM - Pemilu 2019 dipastikan bakal menguras energi petugas pengawas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .