MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 18 September 2018 06:55
Tiongkok dan AS Jadi Tujuan Utama Ekspor
JADI TUMPUAN NASIONAL: Kaltim berhasil menjadi provinsi ketiga dengan sumbangan ekspor terbesar dari komoditas bahan bakar mineral dan minyak kelapa sawit. Tampak puluhan ton tandan buah segar siap diolah menjadi crude palm oil di Pabrik Waru Kaltim Plantation, Penajam Paser Utara. (PAKSI SANDANG PRABOWO/KP)

PROKAL.CO, JAKARTA – Upaya pemerintah menggenjot ekspor masih belum menunjukkan hasil membanggakan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor Indonesia pada Agustus 2018 turun 2,9 persen menjadi USD 15,82 miliar dari Juli 2018 yang sebesar USD 16,24 miliar. Namun, bila dibandingkan tahun lalu maka laju ekspor terjadi kenaikan 4,15 persen dari sebesar USD 15,19 miliar.

Kepala BPS Suhariyanto menyebut, penurunan ekspor dari Juli ke Agustus disebabkan dua faktor, karena penurunan ekspor migas dan non-migas. Sektor migas turun 3,27 persen dari USD 1,43 miliar jadi USD 1,48 miliar. Penurunan ekspor migas disebabkan menurunnya ekspor hasil minyak 10,01 persen dan ekspor gas 22,75 persen.

Sedangkan, ekspor minyak mentah naik 46,01 persen. Sektor non-migas mengalami penurunan 2,86 persen, dari USD 14,8 miliar jadi USD 14,4 miliar. "Ini karena ada penurunan komoditas bahan bakar mineral, yaitu bijih, kerak, dan abu logam, juga penurunan ekspor karet dan barang-barang dari karet," ujarnya, Senin (17/9).

Menurutnya, ekspor Indonesia pada Agustus 2018 masih didominasi oleh sektor industri pengolahan yang berkontribusi 72,14 persen. Sementara industri pertanian masih kecil dengan kontribusi 1,82 persen.

Adapun negara tujuan ekspor masih terbesar, yakni Tiongkok dengan nilai USD 2,11 miliar. Kemudian, disusul Amerika Serikat (AS) sebesar USD 1,60 miliar, Jepang sebesar USD 1,48 miliar. "Kontribusi ketiganya mencapai 35,95 persen dari total ekspor Agustus, sementara ekspor ke Uni Eropa, sebanyak 28 negara, sebesar USD 1,52 miliar," tuturnya.

Secara kumulatif, nilai ekspor sejak Januari-Agustus 2018 mencapai USD 120,10 miliar. Realisasi ini meningkat 10,39 persen dibandingkan periode yang sama di 2017 yang sebesar USD 108,69 miliar.

Menurut sektor sepanjang 2018, ekspor non-migas naik 6,13 persen dibanding periode yang sama di 2017, juga pada sektor hasil tambang dan lainnya yang meningkat 34,79 persen. Sementara, ekspor hasil pertanian tercatat turun 9,60 persen.

Adapun, ekspor tertinggi berasal dari Provinsi Jawa Barat sebesar USD 20 miliar atau 18,83 persen dengan jenis komoditasnya kendaraan dan bagiannya. Disusul Provinsi Jawa Timur senilai USD 12,74 miliar atau 10,61 persen dengan jenis barang perhiasan dan minyak kelapa sawit. Kemudian dari Kalimantan Timur dengan komoditas bahan bakar mineral dan minyak kelapa sawit, senilai USD 12,18 miliar atau 10,14 persen. (mys/jpg/ndu2/k15)


BACA JUGA

Minggu, 17 Februari 2019 11:34

Harga Avtur Turun, Angin Segar bagi Maskapai

JAKARTA – Desakan pemerintah agar Pertamina menurunkan harga avtur akhirnya…

Jumat, 15 Februari 2019 11:20

Akhirnya, Garuda Turunkan Harga Tiket

JAKARTA – Keluhan terkait tingginya harga tiket pesawat mendapat respons…

Rabu, 13 Februari 2019 13:34

Asing Ambil Profit, Rupiah Kembali Melemah

JAKARTA – Tekanan terhadap rupiah belum reda. Merujuk data Jakarta…

Selasa, 12 Februari 2019 13:34

WOW..!! Tarif Bagasi Lion Air Rp 25 Ribu per Kilogram

Lion Group memutuskan melakukan penyesuaian tarif bagasi atau excess baggage…

Selasa, 12 Februari 2019 10:37

BELUM MEMBAIK..!! Setahun, Rumah Mewah Hanya Terjual Lima Unit

SAMARINDA - Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Kaltim mencatat penjualan…

Senin, 11 Februari 2019 11:42

Obligasi Ritel Bikin Likuiditas Seret

JAKARTA – Gencarnya penerbitan surat berharga negara (SBN) bakal sedikit…

Senin, 11 Februari 2019 11:40

Pacu Ekspor Baja ke Malaysia-Australia

JAKARTA – Tahun ini pelaku usaha baja melihat potensi peningkatan…

Minggu, 10 Februari 2019 09:37

Soal Bagasi Berbayar, Maskapai Penerbangan Diminta Lakukan Ini...

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B. Pramesti minta agar…

Minggu, 10 Februari 2019 09:18

Mulai Hari Ini, Harga Pertamax Turun

PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga BBM atau bahan…

Sabtu, 09 Februari 2019 09:00

Peringati Hari Pers Nasional, Astra Motor Samarinda Hadirkan Mobil Service Kunjung

SAMARINDA - Menyambut Hari Pers Nasional 2019, Main Dealer Astra…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*