MANAGED BY:
SABTU
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 18 September 2018 06:55
Tiongkok dan AS Jadi Tujuan Utama Ekspor
JADI TUMPUAN NASIONAL: Kaltim berhasil menjadi provinsi ketiga dengan sumbangan ekspor terbesar dari komoditas bahan bakar mineral dan minyak kelapa sawit. Tampak puluhan ton tandan buah segar siap diolah menjadi crude palm oil di Pabrik Waru Kaltim Plantation, Penajam Paser Utara. (PAKSI SANDANG PRABOWO/KP)

PROKAL.CO, JAKARTA – Upaya pemerintah menggenjot ekspor masih belum menunjukkan hasil membanggakan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor Indonesia pada Agustus 2018 turun 2,9 persen menjadi USD 15,82 miliar dari Juli 2018 yang sebesar USD 16,24 miliar. Namun, bila dibandingkan tahun lalu maka laju ekspor terjadi kenaikan 4,15 persen dari sebesar USD 15,19 miliar.

Kepala BPS Suhariyanto menyebut, penurunan ekspor dari Juli ke Agustus disebabkan dua faktor, karena penurunan ekspor migas dan non-migas. Sektor migas turun 3,27 persen dari USD 1,43 miliar jadi USD 1,48 miliar. Penurunan ekspor migas disebabkan menurunnya ekspor hasil minyak 10,01 persen dan ekspor gas 22,75 persen.

Sedangkan, ekspor minyak mentah naik 46,01 persen. Sektor non-migas mengalami penurunan 2,86 persen, dari USD 14,8 miliar jadi USD 14,4 miliar. "Ini karena ada penurunan komoditas bahan bakar mineral, yaitu bijih, kerak, dan abu logam, juga penurunan ekspor karet dan barang-barang dari karet," ujarnya, Senin (17/9).

Menurutnya, ekspor Indonesia pada Agustus 2018 masih didominasi oleh sektor industri pengolahan yang berkontribusi 72,14 persen. Sementara industri pertanian masih kecil dengan kontribusi 1,82 persen.

Adapun negara tujuan ekspor masih terbesar, yakni Tiongkok dengan nilai USD 2,11 miliar. Kemudian, disusul Amerika Serikat (AS) sebesar USD 1,60 miliar, Jepang sebesar USD 1,48 miliar. "Kontribusi ketiganya mencapai 35,95 persen dari total ekspor Agustus, sementara ekspor ke Uni Eropa, sebanyak 28 negara, sebesar USD 1,52 miliar," tuturnya.

Secara kumulatif, nilai ekspor sejak Januari-Agustus 2018 mencapai USD 120,10 miliar. Realisasi ini meningkat 10,39 persen dibandingkan periode yang sama di 2017 yang sebesar USD 108,69 miliar.

Menurut sektor sepanjang 2018, ekspor non-migas naik 6,13 persen dibanding periode yang sama di 2017, juga pada sektor hasil tambang dan lainnya yang meningkat 34,79 persen. Sementara, ekspor hasil pertanian tercatat turun 9,60 persen.

Adapun, ekspor tertinggi berasal dari Provinsi Jawa Barat sebesar USD 20 miliar atau 18,83 persen dengan jenis komoditasnya kendaraan dan bagiannya. Disusul Provinsi Jawa Timur senilai USD 12,74 miliar atau 10,61 persen dengan jenis barang perhiasan dan minyak kelapa sawit. Kemudian dari Kalimantan Timur dengan komoditas bahan bakar mineral dan minyak kelapa sawit, senilai USD 12,18 miliar atau 10,14 persen. (mys/jpg/ndu2/k15)


BACA JUGA

Jumat, 24 Mei 2019 11:27

Obligasi Bisa Percepat Pembangunan

SAMARINDA- Pemprov Kaltim diminta mempertimbangkan untuk menerbitkan obligasi atau surat…

Jumat, 24 Mei 2019 11:18

Saatnya Mal Panen Omzet

BALIKPAPAN- Sepanjang periode empat bulan pertama tahun ini, Matahari Department…

Jumat, 24 Mei 2019 11:08

Bulog Siapkan Beras untuk Zakat

BALIKPAPAN- Kewajiban membayar zakat fitrah bagi setiap muslim pada Ramadan…

Kamis, 23 Mei 2019 14:40

Tekan Harga Daging Sapi, Masyarakat Bisa Beralih ke Daging Beku

BALIKPAPAN- Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah (Kanwil) V…

Kamis, 23 Mei 2019 14:38
Bank Mandiri Balikpapan Siapkan Rp 1 T

Layani Penukaran Uang dengan Mobil Keliling

BALIKPAPAN- Bank Mandiri Area Balikpapan menyiapkan armada keliling untuk melayani…

Kamis, 23 Mei 2019 14:31

Dorong Transaksi dengan Midnight Sale

BALIKPAPAN- Momentum peak season Ramadan atau jelang Lebaran bakal digunakan…

Kamis, 23 Mei 2019 12:50

Tarif Pesawat Terus Dipelototi

JAKARTA – Tiket pesawat menjadi atensi masyarakat saat musim mudik.…

Kamis, 23 Mei 2019 10:49

Bisnis Online Terhambat Jaringan

SANGATTA–Bisnis berbasis dalam jaringan (daring/online) yang kian menjamur di Tanah…

Rabu, 22 Mei 2019 10:03

Sehari Kaltim Hasilkan 80 Ton Ikan

SAMARINDA-Kepastian stok ikan di Kaltim memang tak perlu diragukan. Konsumsi…

Rabu, 22 Mei 2019 10:01

Optimistis Kelapa Sawit Tingkatkan Kinerja Ekspor

SAMARINDA-Sejak awal 2019, berbagai tantangan dari luar negeri maupun dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*