MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 18 September 2018 06:52
Smartphone Tak Terdampak Pelemahan Daya Beli

Telepon Pintar Sudah Jadi Kebutuhan Primer

LENGKAP: Andalas menjual berbagai jenis telepon seluler, sesuai kebutuhan masyarakat. Mereka menilai, penjualan tetap meningkat meski sempat terjadi pelemahan daya beli.(paksi sandang prabowo/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Telepon pintar saat ini sudah menjadi kebutuhan primer masyarakat. Ini terlihat dari penjualan yang justru meningkat setiap bulannya. Tidak tergerus pelemahan daya beli masyarakat.

Leader Store Andalas Cellular Muhammad Daniel mengatakan, pangsa terbesar telepon pintar berada di kelas menengah dengan harga Rp 2-4 juta. Kondisi ini juga didukung kemunculan produk baru yang cukup cepat. Sehingga mampu menggairahkan pasar.

"Biasanya, masyarakat yang penasaran dengan smartphone terbaru akan cepat mencari tahu. Kalau ternyata bujetnya enggak sesuai, maka pilihannya dialihkan ke merek lain. Pilihan ponsel sekarang sangat banyak," ujarnya, Senin (17/9).

Namun, dia tidak menampik penurunan ekonomi turut memukul daya beli beberapa tahun lalu dan mengubah pola konsumsi masyarakat. Terlihat dari sisi pergeseran cara pembayaran. Dari semula didominasi pembelian tunai, berganti menjadi pembelian secara kredit melalui perusahaan pembiayaan.

Di sisi lain, juga karena program promo leasing yang cukup menggiurkan. Mulai free administrasi, proses cepat dan lain-lain. Dua tahun lalu, dia mengungkapkan hampir pembelian dilakukan cash. Ketika ditawari kredit, enggak ada yang mau. “Sekarang mayoritas kredit, ponsel harga Rp 3 jutaan misalnya, ambil dua unit. Hanya bayar ratusan ribu per bulan, sisanya (dana) bisa dialokasikan untuk yang lain,” bebernya.

Harga ponsel saat ini juga turun. Meski harga dolar menguat, persaingan yang ketat membuat sejumlah produk justru menurunkan harga. Di tokonya, tiga merek ponsel dari ragam tipe tengah turun harga. Xiaomi Note 5 misalnya, dari Rp 3,2 jutaan sekarang Rp 2,7 jutaan, Xiaomi Redmi 5 juga turun (harga) dari Rp 2,1 jutaan sekarang Rp 1,8 jutaan.

iPhone 6 s Plus juga dibanderol lebih murah. Dari Rp 8 jutaan menjadi Rp 7,4 jutaan. Tidak ketinggalan Nokia seri 3, 5, 6 hingga 8 juga turun harga kisaran Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu. Untuk market leader sendiri, ia terangkan, produk Samsung paling banyak dicari. Pangsanya bisa sampai 55 persen. Selanjutnya, diikuti OPPO dan Vivo dengan market share 15 persen.

Terpisah, Director Telesindo Shop Hioe An Kin mengungkapkan, pertumbuhan paling pesat dari kalangan konsumen menengah. Tipikal masyarakat membeli ponsel lebih teliti. Disebutkan, segmen ponsel menengah atau range harga Rp 2-5 juta tumbuh 20 persen. Kondisi di Kaltim tidak jauh beda. Selain penetrasi yang cukup cepat, segmen tersebut juga lebih teliti memilih perangkat dibanding dua segmen lainnya, yakni menengah ke bawah dan premium.

“Kalau segmen premium, ponsel dengan harga di atas Rp 5 juta. Mereka lebih condong kepada gengsi. Tenor mereka ganti ponsel biasanya enam bulan sekali. Tidak heran, perkembangan atau kemunculan ponsel smartphone baru lebih cepat,” jelasnya.

Ia menyebutkan, setiap brand paling tidak meluncurkan produk untuk segmen premium dua kali dalam setahun. Kin mengungkapkan, meskipun ekonomi beberapa tahun ini slow down, penjualan ponsel tidak terlalu terpengaruh. Perkembangan teknologi membuat ponsel ini menjadi kebutuhan primer. (aji/ndu/k15)


BACA JUGA

Minggu, 17 Februari 2019 11:34

Harga Avtur Turun, Angin Segar bagi Maskapai

JAKARTA – Desakan pemerintah agar Pertamina menurunkan harga avtur akhirnya…

Jumat, 15 Februari 2019 11:20

Akhirnya, Garuda Turunkan Harga Tiket

JAKARTA – Keluhan terkait tingginya harga tiket pesawat mendapat respons…

Rabu, 13 Februari 2019 13:34

Asing Ambil Profit, Rupiah Kembali Melemah

JAKARTA – Tekanan terhadap rupiah belum reda. Merujuk data Jakarta…

Selasa, 12 Februari 2019 13:34

WOW..!! Tarif Bagasi Lion Air Rp 25 Ribu per Kilogram

Lion Group memutuskan melakukan penyesuaian tarif bagasi atau excess baggage…

Selasa, 12 Februari 2019 10:37

BELUM MEMBAIK..!! Setahun, Rumah Mewah Hanya Terjual Lima Unit

SAMARINDA - Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Kaltim mencatat penjualan…

Senin, 11 Februari 2019 11:42

Obligasi Ritel Bikin Likuiditas Seret

JAKARTA – Gencarnya penerbitan surat berharga negara (SBN) bakal sedikit…

Senin, 11 Februari 2019 11:40

Pacu Ekspor Baja ke Malaysia-Australia

JAKARTA – Tahun ini pelaku usaha baja melihat potensi peningkatan…

Minggu, 10 Februari 2019 09:37

Soal Bagasi Berbayar, Maskapai Penerbangan Diminta Lakukan Ini...

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B. Pramesti minta agar…

Minggu, 10 Februari 2019 09:18

Mulai Hari Ini, Harga Pertamax Turun

PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga BBM atau bahan…

Sabtu, 09 Februari 2019 09:00

Peringati Hari Pers Nasional, Astra Motor Samarinda Hadirkan Mobil Service Kunjung

SAMARINDA - Menyambut Hari Pers Nasional 2019, Main Dealer Astra…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*