MANAGED BY:
SENIN
17 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Minggu, 16 September 2018 08:44
Deklarasi #2019GantiPresiden Batal

Empat Orang “Gagal” Orasi, Ada Warga yang Terjaring

PEMERIKSAAN KETAT: Seluruh pengunjung yang beraktivitas di Stadion Madya Sempaja, harus diperiksa petugas. (SAIFUL ANWAR-RESTU/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Turut menjadi tempat pelaksanaan deklarasi, Kaltim, khususnya Kota Tepian, “banjir” penolakan terkait hadirnya deklarasi gerakan #2019GantiPresiden. Ketika dijadwalkan bakal digelar Sabtu (15/9), di Stadion Madya Sempaja, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Rivianto tegas tak memberikan izin. Hal itu, dilatarbelakangi juga dari tak ada rekomendasi pemberian tempat yang diberikan oleh pengelola unit pelaksana teknis daerah (UPTD) Stadion Madya Sempaja.

Di berbagai daerah, gerakan #2019GantiPresiden juga mendapat penentangan. Kemarin, aparat berseragam lengkap membagi hingga beberapa titik. Mulai Stadion Madya Sempaja, GOR Segiri, hingga Jembatan Mahkota II. “Kemarin (Minggu, Red) lebih terfokus ke dua titik. Sempaja dan Jembatan,” sebut Kasubag Humas Polresta Samarinda Ipda Danovan.

Sebelumnya, Vendra membenarkan jika pihaknya sudah menerima surat pemberitahuan yang dilayangkan oleh koordinator aksi #2019GantiPresiden. Namun, perwira melati tiga itu selalu update dengan perkembangan dan situasi kondisi Samarinda. “Ada beberapa alasan,” tegas Vendra. Dia menilai, banyak kelompok yang menolak adanya gerakan tersebut. Selain itu, juga tidak diperkenankannya fasilitas stadion digunakan menggelar deklarasi. Termasuk, menyalahi aturan perihal surat pemberitahuan.

Vendra menjelaskan, berdasarkan UU Nomor 9/1998 Pasal 10 tentang Penyampaian Pendapat di Muka Umum, paling lambat tiga hari sebelum pelaksanaan sudah dikirim. “Lah ini sehari sebelumnya,” sebut perwira menengah penyuka urap tersebut. Selain itu, dipertegas di Peraturan Pemerintah Nomor 60/2017 Pasal 5. Setiap ada keramaian, wajib meminta izin kepolisian. Sesuai peraturan dan UU yang berlaku, polisi berhak membubarkan aksi yang tidak mengantongi izin.

Namun, tak semua deklarasi kemarin terpantau aparat. Beberapa informasi diperoleh Kaltim Post. Di wilayah Samarinda Ulu, dua warga yang berada satu motor, dihentikan puluhan orang. Lantaran mengenakan baju putih bertuliskan #2019GantiPresiden. “Ganti sistem pemerintahan” pekik salah satu warga. Bertambah geram, puluhan warga yang menolak adanya deklarasi meminta melepas baju tersebut. “Jangan ngomong begitu, jangan bawa-bawa agama,” ucap seorang warga.

Selain itu, ada empat orang yang sempat hendak berorasi di halaman Polresta Samarinda. “Ditemui sama Pak Wakapolres tadi, dan dibicarakan baik-baik,” sebut Danovan. “Kan izinnya di Stadion Sempaja, di sana sudah kami jaga. Kok malah mau orasi di Polres. Makanya tidak diizinkan,” sambung perwira balok satu tersebut. Deklarasi diam-diam juga sempat diketahui dilakukan di kawasan Jalan Tengkawang. Namun, begitu polisi datang, pelaksananya sudah tidak ada.

Terkait surat yang sebelumnya diajukan oleh pelaksana #2019GantiPresiden, Vendra kembali menegaskan sudah menyampaikan surat balasan. “Artinya, mereka sudah mengetahui. Kalau tetap ada, berarti itu tak berizin,” tegasnya. (*/dra/rsh/k18)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 16 Juni 2019 21:02

AMAN..!! Ketinggian Air di Waduk Benanga Masih Level Kuning

SAMARINDA - Ketinggian air di Bendungan Benanga masih berada di…

Minggu, 16 Juni 2019 20:59

Banjir Surut, Warga Mulai Bersihkan Rumah

SAMARINDA- Banjir yang terjadi sejak 7 hari lalu di kota…

Minggu, 16 Juni 2019 12:46

Menatap Pilkada Serentak 2020, Figur Mulai Terbuka

  Tahapan Pilkada Serentak 2020 diperkirakan bergulir September mendatang. Kini,…

Minggu, 16 Juni 2019 12:42

Norbaiti Tidak Berminat Lagi, Zuhri Pasrahkan ke Partai

“Kami selalu berkoordinasi. Saya juga sudah banyak mendapatkan masukan dari…

Minggu, 16 Juni 2019 12:38

Penyebab Kebakaran Masih Tanda Tanya

SAMARINDA–Kebakaran yang terjadi di Jalan Gatot Subroto, Gang 9, Kelurahan…

Minggu, 16 Juni 2019 05:00

Menata yang Kumuh Tanpa Menggusur, Bisa..?

Oleh Apri Gunawan* Perkembangan wilayah kota yang dinamis membawa berbagai…

Sabtu, 15 Juni 2019 13:49

Banjir Surut, si Jago Merah Menyambut

Air mata sedih bercampur kebahagiaan dirasakan Novi. Warga Jalan Gatot…

Sabtu, 15 Juni 2019 13:48
Bincang Ringan dengan Ketua Baru PN Samarinda

Fokus Benahi Manajemen Waktu Sidang

Pemimpin para pengadil di Kota Tepian kembali berganti. Komando kini dipegang Hongkun…

Sabtu, 15 Juni 2019 13:48

Korban Banjir Mengeluh Stres dan Hipertensi

SAMARINDA–Hingga kemarin (14/6), sudah 1.897 kunjungan di pos-pos kesehatan korban…

Sabtu, 15 Juni 2019 13:47

Klaim Beraksi Sekali, Tak Tahu kalau GPS Aktif

TOMY Syahmani (30) dan Rahmat Hidayat (30), Rabu (12/6) malam,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*