MANAGED BY:
MINGGU
26 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Sabtu, 15 September 2018 11:00
Meiliana Bisa Jadi Pemimpin Sehari

Pelantikan Pj Gubernur Kaltim Molor

Meiliana

PROKAL.CO, JAKARTA  -  Meiliana berpotensi menjadi pemimpin Kaltim. Walau hanya sehari. Ini karena pelantikan penjabat (Pj) Gubernur Kaltim baru bisa terlaksana pada 21 September 2018 atau mundur sehari dari penetapan daftar calon tetap (DCT) anggota DPR RI periode 2019–2024 oleh KPU. Meiliana saat ini adalah Pj Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim.

Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak diketahui sudah mengajukan surat pengunduran diri sebagai gubernur dan memilih maju sebagai calon anggota DPR RI lewat Partai Nasdem. Agar tak terjadi kekosongan pemerintahan dan pelayanan publik, bersamaan dengan pengumuman DCT KPU pada 20 September, Kemendagri seharusnya sudah menunjuk Pj gubernur Kaltim.

 Namun, karena alasan administrasi dan harus melantik Pj Gubernur Nusa Tenggara Barat dan Pj Gubernur Sumatra Selatan, Mendagri Tjahjo Kumolo baru bisa datang ke Samarinda pada 21 September. "Dobel (posisi Meiliana) enggak apa-apa, Pj sekprov merangkap jadi Pj gubernur," kata Akmal Malik, sekretaris Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri, selepas memimpin rapat pembahasan pelantikan tiga Pj gubernur di kantornya, di Jakarta, Jumat (14/9).

Selain dimungkinkan secara aturan, lanjut Akmal, rangkap jabatan yang dilakukan Meiliana hanya berlangsung sehari. Yakni, dari 20-21 September 2018.

"Prinsipnya pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan, tidak boleh terjadi kekosongan" tegasnya. Sementara soal siapa sosok yang akan jadi Pj Gubernur Kaltim, Akmal belum tahu karena hingga kemarin kepres belum diterima. Gubernur Awang Faroek sudah mengusulkan tiga nama sebagai Pj gubernur. Satu di antaranya, Pj Sekprov Kaltim Meiliana. Dua lainnya, merupakan pejabat asal Kaltim yang memenuhi syarat dan sedang bertugas di Jakarta. Data Kaltim Post, ada beberapa nama pejabat Kaltim yang sedang berkarier di Jakarta. Salah satunya, Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, Muhammad Nurdin.

 Dengan alasan yang sama, Akmal juga tak bisa memastikan kapan pelantikan Gubernur Isran Noor dan Hadi Mulyadi selaku gubernur dan wakil gubernur Kaltim definitif.  "Tanggal berapanya enggak tahu, terserah Pak Presiden," tambah Akmal. Ditambahkan juga, bila Pj gubernur masa baktinya habis, serah terima jabatan berlangsung antara Pj ke gubernur baru dalam hal ini Isran Noor. Bukan antara Awang Faroek ke Isran Noor.

 Begitu juga saat pelantikan Pj tanggal 21 September nanti, serah terima jabatan antara Awang ke Pj bukan ke Isran Noor. Alasannya, begitu mundur dan diganti oleh Pj, otomatis Awang menjadi warga biasa alias tak punya status, kedudukan, dan kewenangan lagi sebagai gubernur. "Begitu dilantik pejabat baru (Pj) berarti sudah selesai masa kerjanya sebagai gubernur," jelasnya. 

Saat acara berlangsung, soal ada tidaknya serah terima jabatan antara Awang ke Isran sempat ditanyakan Meiliana ke Akmal. Namun, setelah mendapat penjelasan seperti itu, Meiliana mengatakan akan menyampaikan aturan tersebut ke Awang langsung. "Saya tanyakan karena di media, Pak Awang bilang ingin ada acara serah terima dengan Pak Isran," ucapnya pada Akmal, kemarin.

Meiliana juga sempat bertanya soal kewenangan Pj melantik kepala daerah hasil pilkada langsung 2018. Hal ini menyangkut pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) yang kemungkinan besar berlangsung setelah 20 September. Menurut Akmal, walau bukan kepala daerah definitif (gubernur) seorang Pj diperbolehkan melantik bupati atau wali kota.  Sama seperti dengan pelantikan gubernur, Akmal juga belum mendapat kabar kapan waktunya pelantikan Bupati dan Wakil Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud dan Hamdam.

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kapuspen Kemendagri) Bachtiar mengatakan, pelantikan gubernur dan wakil gubernur Kaltim tetap sesuai rencana. Yakni Desember. Penegasan tersebut disampaikannya saat dikonfirmasi terkait berita yang sempat beredar Isran-Hadi bakal disahkan memimpin Benua Etam pada 27 September 2018.

Sementara berkaitan surat pengunduran diri Awang Faroek dari posisi gubernur sudah diterima Kemendagri. Surat pengunduran diri itu dilayangkan karena Awang Faroek maju sebagai calon anggota legislatif (bacaleg). Hal tersebut sesuai Pasal 240 Ayat 1 Huruf K Undang-Undang (UU) Pemilihan Umum (Pemilu) 7/2017, yang mewajibkan kepala daerah mengundurkan diri.  Adapun surat pengunduran diri tersebut tidak bisa dicabut kembali.

“Surat pengunduran diri sudah kami proses. Saat ini tinggal menunggu keputusan presiden yang isinya tentang pemberhentian dengan hormat Awang Faroek sebagai gubernur,” ujar Bachtiar. 

Surat pemberhentian tersebut, tambah dia, mesti diberikan sebelum penetapan daftar calon tetap (DCT) oleh Awang Faroek ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Jika tidak, Awang Faroek akan dicoret sebagai bacaleg.  Adapun penyerahannya ke KPU paling lambat sehari sebelum penetapan DCT pada 19 September 2018. (pra/far/k16)

 

 


BACA JUGA

Minggu, 26 Mei 2019 14:39

Penyaluran Zakat Ikut Ketentuan Kemenag

JAKARTA - Kementerian Agama menyerukan agar pembayaran zakat fitrah dilakukan…

Minggu, 26 Mei 2019 14:37

Polisi Ringkus 11 Perusuh Tanah Abang

JAKARTA – Polri menetapkan 11 tersangka dalam kericuhan yang terjadi…

Minggu, 26 Mei 2019 14:36
Bila Ingin Menangkan Sengketa Pilpres

02 Harus Siapkan Bukti Kuat

JAKARTA – Gugatan sengketa hasil pilpres telah sampai. Tim kuasa…

Minggu, 26 Mei 2019 13:59

BIAR CAKEP DAN CANTIK..!! Yuk, Pilah-pilih Pakaian Idulfitri

PUSAT perbelanjaan mulai ramai. Berbondong-bondong mencari pakaian, agar tampil trendi…

Minggu, 26 Mei 2019 12:38

Bukti Pasar Segiri Belum “Bersih”, Romi: Ada yang Sakit Hati..??

SAMARINDA - Seperti pepatah, mati satu tumbuh seribu. Satu lokasi…

Minggu, 26 Mei 2019 12:30

Pemkot Minta Bantuan Pemprov Rp 5 Miliar

SAMARINDA – Pemkot Samarinda telah mengajukan permohonan bantuan keuangan (bankeu)…

Minggu, 26 Mei 2019 12:13

Ribuan Petugas Gabungan Siaga Mudik

SEJUMLAH titik rawan kecelakaan pada jalur mudik Lebaran di Kaltim…

Minggu, 26 Mei 2019 12:06

KPK Panggil Lagi Sofyan Basir

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan menjadwalkan ulang pemeriksaan…

Minggu, 26 Mei 2019 00:11

Polisi Sita 1200 Ekor Kepiting Bertelur Hendak Dijual ke Malaysia

TENGGARONG - Satuan Polairud Polres Kutai Kartanegara menggagalkan penyelundupan 10…

Sabtu, 25 Mei 2019 15:15
Mencicipi Pengalaman Ramadan di Oxford (1)

Masjid Menjamur, Tak Sabar Ramadan Musim Dingin

Berlian Marsielle, warga Samarinda yang kini menetap di Dresden, Jerman,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*