MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 15 September 2018 00:09
Proyek Tahun Jamak Terancam Terhambat
BERHARAP DBH: Kondisi Jalan Tol Balikpapan-Samarinda di Seksi I segmen 5 yang merupakan tanah lunak. Penyelesaian pembangunan jalan terancam tertunda karena masih membutuhkan dana sekitar Rp 190 miliar. Sementara dana yang tersedia harus dibagi dengan proyek lain.

PROKAL.CO, SAMARINDA   -  Pemprov Kaltim dituntut memeras keringat lebih deras guna mencari tambahan dana sekitar Rp 450 miliar untuk menyelesaikan beberapa multiyears project yang ditargetkan selesai akhir tahun ini. Sebab, kekurangan itu tidak bisa dibiayai oleh anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kaltim, sehingga perlu penambahan anggaran dalam APBD Perubahan 2018.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Kaltim Midden Sihombing mengatakan, tahun ini Pemprov Kaltim menargetkan seluruh proyek pembangunan infrastruktur harus rampung pada akhir tahun. “Namun, masih dibayangi keraguan karena pendanaan yang tersedia masih kurang,” katanya, Jumat (14/9).

Midden mencontohkan, pembangunan Jembatan Mahakam IV yang ditargetkan selesai pada akhir 2018, baru mencapai 85,43 persen dan masih memerlukan tambahan biaya sekitar Rp 50 miliar. Lalu tol Balikpapan-Samarinda yang saat ini progresnya mencapai 83,19 persen masih membutuhkan dana sekitar Rp 190 miliar. 

Bandara APT Pranoto Samarinda yang sudah beroperasi juga membutuhkan tambahan sekira Rp 36 miliar karena belum rampung seutuhnya. Kini progres mencapai 91,34 persen. “Untuk proyek itu saja, jika ditotal lebih dari Rp 200 miliar, sedangkan kondisi keuangan daerah hanya mampu menyediakan sekitar Rp 200 miliar untuk menyelesaikan semua proyek pembangunan,” ungkapnya.

Untuk menutupi kekurangan tersebut, pemerintah daerah menambahkan target pendapatan yang bersumber dari dana transfer APBN, khususnya dana bagi hasil (DBH) sumber daya alam, baik migas maupun mineral dan batu bara (minerba), sebesar Rp 120 miliar.

“Namun, pemerintah pusat memutuskan tidak ada APBN-P di tahun 2018. Jadi, tambahan alokasi dana transfer tidak bisa lagi diharapkan,” terangnya. Ditambahkan Midden, sebenarnya alokasi transfer ke daerah untuk Kaltim yang ditetapkan dalam perpres rincian APBN, tidak seluruhnya dicantumkan pada saat penyusunan APBD 2018.

Dana bagi hasil sumber daya alam dan DBH pajak untuk Kaltim dialokasikan pada APBN 2018 masing-masing adalah sebesar Rp 1,87 triliun dan Rp 772 miliar, namun pada APBD Kaltim 2018 hanya dicantumkan Rp 1,48 triliun dan Rp 680 miliar. “Jadi, sebenarnya masih tersedia ruang gerak sekitar Rp 484 miliar untuk ditambahkan pada target pendapatan APBD-P 2018,” pungkasnya. (*/ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Senin, 24 Juni 2019 13:21

Industri Ritel Makin Kompetitif, Pemain Besar Tutup Gerai

JAKARTA – Semakin kompetitifnya persaingan di dunia ritel membuat perusahaan…

Senin, 24 Juni 2019 10:19

Transportasi Online Tumbuhkan Transaksi Nontunai

SAMARINDA- Potensi ekonomi digital masih sangat besar di Kaltim. Utamanya…

Minggu, 23 Juni 2019 20:56

Bisnis Retail Masih Hadapi Goncangan, Enam Gerai Giant Ditutup

Bisnis retail menghadapi masih goncangan. PT Hero Supermarket Group Tbk,…

Sabtu, 22 Juni 2019 11:42

Bertahap Mulai Tahun Depan, Distribusi Elpiji Melon Pakai Kartu

JAKARTA – Pemerintah akan menerapkan penyaluran subsidi elpiji 3 kg…

Jumat, 21 Juni 2019 13:10

Perlu Yakinkan Pasar Sebelum B30

SAMARINDA-Mandatori pencampuran solar dengan 20 persen crude palm oil (CPO),…

Jumat, 21 Juni 2019 13:09

Investor Masih Tertarik dengan Pertambangan

SAMARINDA-Pada triwulan pertama Kaltim mencatat ada 763 izin usaha. Jumlah…

Jumat, 21 Juni 2019 13:05

Triwulan Kedua Ekonomi Kaltim Lebih Baik

SAMARINDA-Memasuki triwulan II 2019, ekonomi Kaltim diperkirakan tumbuh stabil dengan…

Jumat, 21 Juni 2019 13:03

Outflow Ramadan Rp 4,78 Triliun

SAMARINDA-Kinerja outflow saat Mei mencapai Rp 4,78 triliun, meningkat 86,03…

Jumat, 21 Juni 2019 12:58

Ekonomi Digital Kaltim Kian Pesat

SAMARINDA-Perkembangan dunia digital di Indonesia semakin pesat, tercatat pada 2018…

Jumat, 21 Juni 2019 11:57

Konsumen Sekarang Semakin Kritis

BALIKPAPAN-Tantangan marketing pada era saat ini bukan lagi seperti dulu.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*