MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 15 September 2018 00:09
Proyek Tahun Jamak Terancam Terhambat
BERHARAP DBH: Kondisi Jalan Tol Balikpapan-Samarinda di Seksi I segmen 5 yang merupakan tanah lunak. Penyelesaian pembangunan jalan terancam tertunda karena masih membutuhkan dana sekitar Rp 190 miliar. Sementara dana yang tersedia harus dibagi dengan proyek lain.

PROKAL.CO, SAMARINDA   -  Pemprov Kaltim dituntut memeras keringat lebih deras guna mencari tambahan dana sekitar Rp 450 miliar untuk menyelesaikan beberapa multiyears project yang ditargetkan selesai akhir tahun ini. Sebab, kekurangan itu tidak bisa dibiayai oleh anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kaltim, sehingga perlu penambahan anggaran dalam APBD Perubahan 2018.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Kaltim Midden Sihombing mengatakan, tahun ini Pemprov Kaltim menargetkan seluruh proyek pembangunan infrastruktur harus rampung pada akhir tahun. “Namun, masih dibayangi keraguan karena pendanaan yang tersedia masih kurang,” katanya, Jumat (14/9).

Midden mencontohkan, pembangunan Jembatan Mahakam IV yang ditargetkan selesai pada akhir 2018, baru mencapai 85,43 persen dan masih memerlukan tambahan biaya sekitar Rp 50 miliar. Lalu tol Balikpapan-Samarinda yang saat ini progresnya mencapai 83,19 persen masih membutuhkan dana sekitar Rp 190 miliar. 

Bandara APT Pranoto Samarinda yang sudah beroperasi juga membutuhkan tambahan sekira Rp 36 miliar karena belum rampung seutuhnya. Kini progres mencapai 91,34 persen. “Untuk proyek itu saja, jika ditotal lebih dari Rp 200 miliar, sedangkan kondisi keuangan daerah hanya mampu menyediakan sekitar Rp 200 miliar untuk menyelesaikan semua proyek pembangunan,” ungkapnya.

Untuk menutupi kekurangan tersebut, pemerintah daerah menambahkan target pendapatan yang bersumber dari dana transfer APBN, khususnya dana bagi hasil (DBH) sumber daya alam, baik migas maupun mineral dan batu bara (minerba), sebesar Rp 120 miliar.

“Namun, pemerintah pusat memutuskan tidak ada APBN-P di tahun 2018. Jadi, tambahan alokasi dana transfer tidak bisa lagi diharapkan,” terangnya. Ditambahkan Midden, sebenarnya alokasi transfer ke daerah untuk Kaltim yang ditetapkan dalam perpres rincian APBN, tidak seluruhnya dicantumkan pada saat penyusunan APBD 2018.

Dana bagi hasil sumber daya alam dan DBH pajak untuk Kaltim dialokasikan pada APBN 2018 masing-masing adalah sebesar Rp 1,87 triliun dan Rp 772 miliar, namun pada APBD Kaltim 2018 hanya dicantumkan Rp 1,48 triliun dan Rp 680 miliar. “Jadi, sebenarnya masih tersedia ruang gerak sekitar Rp 484 miliar untuk ditambahkan pada target pendapatan APBD-P 2018,” pungkasnya. (*/ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 06:11

Tingkatkan Literasi Keuangan sejak Dini

BALIKPAPAN   -  Era ekonomi digital telah meningkatkan literasi keuangan…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:09

Optimistis Daya Beli Pulih

SAMARINDA  -  Hypermart terus memanjakan pelanggan setia dengan memberikan harga…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:08

2018, Operasi Proyek Hulu Migas Turun

JAKARTA  -  Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:08

Tambah Pasokan, Tekan Harga Jagung

JAKARTA  –  Pemerintah terus berusaha menjaga pasokan pakan ternak dalam…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:05

Pertahankan Sistem Penjualan Dual Brand di Kalsel

BANJARMASIN  –  PT Semen Indonesia (SI) masih mempertahankan sistem penjualan…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:03

Perbesar Nasabah Prioritas

SURABAYA  –  Perbankan terus menggarap segmen nasabah prioritas dengan dana…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:02

Garap Indonesia, Yamaha Suntik Grab Rp 2 T

JAKARTA –  Yamaha Motor menginjeksi Grab Holding modal USD 150…

Jumat, 14 Desember 2018 06:49

Dolar Menguat, Bahan Pokok Stabil

BALIKPAPAN - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat…

Jumat, 14 Desember 2018 06:47

Genjot Pendapatan Akhir Tahun

BALIKPAPAN - Peak season yang akan terjadi pada akhir bulan…

Jumat, 14 Desember 2018 06:41

Pemerintah Tambah Pasokan BBM 8 Persen

JAKARTA – Pemerintah berencana menambah pasokan bahan bakar minyak (BBM)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .