MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 15 September 2018 00:09
Proyek Tahun Jamak Terancam Terhambat
BERHARAP DBH: Kondisi Jalan Tol Balikpapan-Samarinda di Seksi I segmen 5 yang merupakan tanah lunak. Penyelesaian pembangunan jalan terancam tertunda karena masih membutuhkan dana sekitar Rp 190 miliar. Sementara dana yang tersedia harus dibagi dengan proyek lain.

PROKAL.CO, SAMARINDA   -  Pemprov Kaltim dituntut memeras keringat lebih deras guna mencari tambahan dana sekitar Rp 450 miliar untuk menyelesaikan beberapa multiyears project yang ditargetkan selesai akhir tahun ini. Sebab, kekurangan itu tidak bisa dibiayai oleh anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kaltim, sehingga perlu penambahan anggaran dalam APBD Perubahan 2018.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Kaltim Midden Sihombing mengatakan, tahun ini Pemprov Kaltim menargetkan seluruh proyek pembangunan infrastruktur harus rampung pada akhir tahun. “Namun, masih dibayangi keraguan karena pendanaan yang tersedia masih kurang,” katanya, Jumat (14/9).

Midden mencontohkan, pembangunan Jembatan Mahakam IV yang ditargetkan selesai pada akhir 2018, baru mencapai 85,43 persen dan masih memerlukan tambahan biaya sekitar Rp 50 miliar. Lalu tol Balikpapan-Samarinda yang saat ini progresnya mencapai 83,19 persen masih membutuhkan dana sekitar Rp 190 miliar. 

Bandara APT Pranoto Samarinda yang sudah beroperasi juga membutuhkan tambahan sekira Rp 36 miliar karena belum rampung seutuhnya. Kini progres mencapai 91,34 persen. “Untuk proyek itu saja, jika ditotal lebih dari Rp 200 miliar, sedangkan kondisi keuangan daerah hanya mampu menyediakan sekitar Rp 200 miliar untuk menyelesaikan semua proyek pembangunan,” ungkapnya.

Untuk menutupi kekurangan tersebut, pemerintah daerah menambahkan target pendapatan yang bersumber dari dana transfer APBN, khususnya dana bagi hasil (DBH) sumber daya alam, baik migas maupun mineral dan batu bara (minerba), sebesar Rp 120 miliar.

“Namun, pemerintah pusat memutuskan tidak ada APBN-P di tahun 2018. Jadi, tambahan alokasi dana transfer tidak bisa lagi diharapkan,” terangnya. Ditambahkan Midden, sebenarnya alokasi transfer ke daerah untuk Kaltim yang ditetapkan dalam perpres rincian APBN, tidak seluruhnya dicantumkan pada saat penyusunan APBD 2018.

Dana bagi hasil sumber daya alam dan DBH pajak untuk Kaltim dialokasikan pada APBN 2018 masing-masing adalah sebesar Rp 1,87 triliun dan Rp 772 miliar, namun pada APBD Kaltim 2018 hanya dicantumkan Rp 1,48 triliun dan Rp 680 miliar. “Jadi, sebenarnya masih tersedia ruang gerak sekitar Rp 484 miliar untuk ditambahkan pada target pendapatan APBD-P 2018,” pungkasnya. (*/ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 06:56

Daya Beli Masyarakat Patut Diwaspadai

BALIKPAPAN – Meski kondisi ekonomi Kaltim tumbuh 3,12 persen dan ekspor di Bumi Etam turut membaik,…

Senin, 22 Oktober 2018 06:43

Sistem Perdagangan Alternatif Meningkat Signifikan

JAKARTA – Transaksi sistem perdagangan alternatif (SPA) mengalami peningkatan signifikan. Hal…

Senin, 22 Oktober 2018 06:42

Pangkas Impor Komponen Industri Elektronik

JAKARTA – Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian berharap…

Minggu, 21 Oktober 2018 06:46

Tempat Cukur Idola Pesepak Bola

WALAU terkesan sepele, bisnis tempat cukur khusus pria alias barbershop ternyata tak semudah yang dibayangkan.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:08

Siapkan Promo Unggulan selama Natal dan Tahun Baru

BALIKPAPAN  –  Pelanggan setia Hypermart jangan sampai ketinggalan penawaran terbaik.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:07

Segudang Keuntungan Miliki Kartu GPN

SAMARINDA  -  Bank Indonesia terus mendorong masyarakat menerapkan sistem pembayaran baru…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:06

Milenial Harus Selektif Berinvestasi

JAKARTA -  Generasi milenial mulai melek dunia investasi. Tidak sedikit generasi muda sudah menyisihkan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:04

Insentif Pajak Dorong Perekonomian Lebih Cepat

JAKARTA  –  Pemerintah kehilangan potensi penerimaan Rp 298,3 triliun akibat pemberian…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:02

Pasar Fleet Naik 15 Persen

JAKARTA  –  Penjualan ritel kendaraan bermotor pada Januari–September 2018 tumbuh…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:02

BNI Bukukan Laba Bersih Rp 11,4 Triliun

JAKARTA  –  PT Bank Negara Indonesia (BBNI) pada kuartal tiga 2018 mencatat laba bersih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .