MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 15 September 2018 00:06
BBM Dipastikan Tidak Naik
TETAP TENANG: Warga antre mengisi premium di salah satu SPBU Pertamina di Balikpapan, kemarin. Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga BBM dalam waktu dekat.

PROKAL.CO, JAKARTA  –  Meski nilai tukar rupiah masih dalam tekanan dolar Amerika Serikat (USD), PT Pertamina (Persero) menegaskan, harga bahan bakar minyak (BBM). Ini sejalan dengan langkah pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM dalam waktu dekat.

"Harga BBM Pertamina masih tetap dan belum ada rencana penyesuaian harga," ungkap Vice President Corporate Communication  PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito seperti dikutip Antara, Kamis (6/9).

Sebagai salah satu badan usaha hilir migas, kata Adiatma, PT Pertamina (Persero) akan terus memantau kondisi nilai tukar rupiah. Hal itu dilakukan agar PT Pertamina (Persero) tetap mampu menjaga penyediaan dan melayani kebutuhan BBM di masyarakat.

Selaku BUMN, PT Pertamina (Persero) akan melaporkan setiap perubahan harga BBM kepada pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 34/2018 tentang perhitungan harga jual eceran BBM. "Pertamina patuh pada aturan pemerintah bahwa setiap penyesuaian harga harus dilaporkan dahulu," jelas Adiatma.

Sebelumnya, beredar informasi di beberapa media sosial bahwa akan ada kenaikan BBM. Disebut-sebut, premium akan menjadi Rp 9.500, pertalite Rp 11 ribu, dan pertamax Rp 14 ribu, namun PT Pertamina (Persero) menegaskan belum ada rencana perubahan harga.

Sementara, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan juga menegaskan, bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM dalam waktu dekat. "BBM naik? Gini, pemerintah tidak merencanakan harga BBM naik dalam waktu dekat. Ya, jelas ya," kata Jonan di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (4/9).

Jawaban Jonan tersebut menanggapi wacana bahwa muncul spekulasi untuk menaikkan harga BBM atas kekhawatiran terus melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Informasi tersebut berdasar pada indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) yang ditutup melanjutkan pelemahan di tengah kekhawatiran investor terhadap fluktuasi rupiah.

IHSG ditutup melemah 62,27 poin atau 1,04 persen menjadi 5.905,30. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 9,84 poin atau 1,05 persen menjadi 931,65.

Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, sentimen negatif eksternal yang memicu depresiasi nilai tukar rupiah berimbas negatif ke pasar saham. "Pergerakan mata uang yang cenderung melemah membuat investor di pasar modal khawatir dapat berdampak pada fundamental ekonomi," ujarnya.

Kendati demikian, ia mengatakan bahwa salah satu strategi pemerintah dalam menjaga fluktuasi rupiah ke depannya dengan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), diharapkan dapat menahan tekanan mata uang domestik ke depannya. "Kemungkinan kebijakan kenaikan BBM akan mendapat apresiasi dari investor sehingga terbuka potensi pembalikan arah IHSG ke area positif," katanya.

Ia menambahkan, kebijakan kenaikan bahan bakar minyak juga dapat menurunkan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD), yang akhirnya dapat mendorong nilai tukar rupiah terapresiasi terhadap dolar AS. (ndu2/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 06:11

Tingkatkan Literasi Keuangan sejak Dini

BALIKPAPAN   -  Era ekonomi digital telah meningkatkan literasi keuangan…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:09

Optimistis Daya Beli Pulih

SAMARINDA  -  Hypermart terus memanjakan pelanggan setia dengan memberikan harga…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:08

2018, Operasi Proyek Hulu Migas Turun

JAKARTA  -  Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:08

Tambah Pasokan, Tekan Harga Jagung

JAKARTA  –  Pemerintah terus berusaha menjaga pasokan pakan ternak dalam…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:05

Pertahankan Sistem Penjualan Dual Brand di Kalsel

BANJARMASIN  –  PT Semen Indonesia (SI) masih mempertahankan sistem penjualan…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:03

Perbesar Nasabah Prioritas

SURABAYA  –  Perbankan terus menggarap segmen nasabah prioritas dengan dana…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:02

Garap Indonesia, Yamaha Suntik Grab Rp 2 T

JAKARTA –  Yamaha Motor menginjeksi Grab Holding modal USD 150…

Jumat, 14 Desember 2018 06:49

Dolar Menguat, Bahan Pokok Stabil

BALIKPAPAN - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat…

Jumat, 14 Desember 2018 06:47

Genjot Pendapatan Akhir Tahun

BALIKPAPAN - Peak season yang akan terjadi pada akhir bulan…

Jumat, 14 Desember 2018 06:41

Pemerintah Tambah Pasokan BBM 8 Persen

JAKARTA – Pemerintah berencana menambah pasokan bahan bakar minyak (BBM)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .