MANAGED BY:
SENIN
24 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 15 September 2018 00:06
BBM Dipastikan Tidak Naik
TETAP TENANG: Warga antre mengisi premium di salah satu SPBU Pertamina di Balikpapan, kemarin. Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga BBM dalam waktu dekat.

PROKAL.CO, JAKARTA  –  Meski nilai tukar rupiah masih dalam tekanan dolar Amerika Serikat (USD), PT Pertamina (Persero) menegaskan, harga bahan bakar minyak (BBM). Ini sejalan dengan langkah pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM dalam waktu dekat.

"Harga BBM Pertamina masih tetap dan belum ada rencana penyesuaian harga," ungkap Vice President Corporate Communication  PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito seperti dikutip Antara, Kamis (6/9).

Sebagai salah satu badan usaha hilir migas, kata Adiatma, PT Pertamina (Persero) akan terus memantau kondisi nilai tukar rupiah. Hal itu dilakukan agar PT Pertamina (Persero) tetap mampu menjaga penyediaan dan melayani kebutuhan BBM di masyarakat.

Selaku BUMN, PT Pertamina (Persero) akan melaporkan setiap perubahan harga BBM kepada pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 34/2018 tentang perhitungan harga jual eceran BBM. "Pertamina patuh pada aturan pemerintah bahwa setiap penyesuaian harga harus dilaporkan dahulu," jelas Adiatma.

Sebelumnya, beredar informasi di beberapa media sosial bahwa akan ada kenaikan BBM. Disebut-sebut, premium akan menjadi Rp 9.500, pertalite Rp 11 ribu, dan pertamax Rp 14 ribu, namun PT Pertamina (Persero) menegaskan belum ada rencana perubahan harga.

Sementara, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan juga menegaskan, bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM dalam waktu dekat. "BBM naik? Gini, pemerintah tidak merencanakan harga BBM naik dalam waktu dekat. Ya, jelas ya," kata Jonan di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (4/9).

Jawaban Jonan tersebut menanggapi wacana bahwa muncul spekulasi untuk menaikkan harga BBM atas kekhawatiran terus melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Informasi tersebut berdasar pada indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) yang ditutup melanjutkan pelemahan di tengah kekhawatiran investor terhadap fluktuasi rupiah.

IHSG ditutup melemah 62,27 poin atau 1,04 persen menjadi 5.905,30. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 9,84 poin atau 1,05 persen menjadi 931,65.

Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, sentimen negatif eksternal yang memicu depresiasi nilai tukar rupiah berimbas negatif ke pasar saham. "Pergerakan mata uang yang cenderung melemah membuat investor di pasar modal khawatir dapat berdampak pada fundamental ekonomi," ujarnya.

Kendati demikian, ia mengatakan bahwa salah satu strategi pemerintah dalam menjaga fluktuasi rupiah ke depannya dengan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), diharapkan dapat menahan tekanan mata uang domestik ke depannya. "Kemungkinan kebijakan kenaikan BBM akan mendapat apresiasi dari investor sehingga terbuka potensi pembalikan arah IHSG ke area positif," katanya.

Ia menambahkan, kebijakan kenaikan bahan bakar minyak juga dapat menurunkan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD), yang akhirnya dapat mendorong nilai tukar rupiah terapresiasi terhadap dolar AS. (ndu2/k15)


BACA JUGA

Senin, 24 Juni 2019 13:21

Industri Ritel Makin Kompetitif, Pemain Besar Tutup Gerai

JAKARTA – Semakin kompetitifnya persaingan di dunia ritel membuat perusahaan…

Senin, 24 Juni 2019 10:19

Transportasi Online Tumbuhkan Transaksi Nontunai

SAMARINDA- Potensi ekonomi digital masih sangat besar di Kaltim. Utamanya…

Minggu, 23 Juni 2019 20:56

Bisnis Retail Masih Hadapi Goncangan, Enam Gerai Giant Ditutup

Bisnis retail menghadapi masih goncangan. PT Hero Supermarket Group Tbk,…

Sabtu, 22 Juni 2019 11:42

Bertahap Mulai Tahun Depan, Distribusi Elpiji Melon Pakai Kartu

JAKARTA – Pemerintah akan menerapkan penyaluran subsidi elpiji 3 kg…

Jumat, 21 Juni 2019 13:10

Perlu Yakinkan Pasar Sebelum B30

SAMARINDA-Mandatori pencampuran solar dengan 20 persen crude palm oil (CPO),…

Jumat, 21 Juni 2019 13:09

Investor Masih Tertarik dengan Pertambangan

SAMARINDA-Pada triwulan pertama Kaltim mencatat ada 763 izin usaha. Jumlah…

Jumat, 21 Juni 2019 13:05

Triwulan Kedua Ekonomi Kaltim Lebih Baik

SAMARINDA-Memasuki triwulan II 2019, ekonomi Kaltim diperkirakan tumbuh stabil dengan…

Jumat, 21 Juni 2019 13:03

Outflow Ramadan Rp 4,78 Triliun

SAMARINDA-Kinerja outflow saat Mei mencapai Rp 4,78 triliun, meningkat 86,03…

Jumat, 21 Juni 2019 12:58

Ekonomi Digital Kaltim Kian Pesat

SAMARINDA-Perkembangan dunia digital di Indonesia semakin pesat, tercatat pada 2018…

Jumat, 21 Juni 2019 11:57

Konsumen Sekarang Semakin Kritis

BALIKPAPAN-Tantangan marketing pada era saat ini bukan lagi seperti dulu.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*