MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Jumat, 14 September 2018 11:15
Kena Batunya..!! Sering Palak Mobil Ambulans, Sopir Kesal, Tabrak Preman Sampai Koit
Dua dari tiga supir ambulans pelaku pembunuhan dua warga Padang saat diamankan di Polresta Padang, Kamis (13/9) (Istimewa)

PROKAL.CO, Dua dari tiga orang sopir ambulans yang menabrak pengendara sepada motor hingga tewas diringkus jajaran Polresta Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Pelaku diamankan petugas di daerah Indrapura, Kabupaten Pesisir Selatan.

Kedua pelaku yang ditangkap adalah Alex Kendedes dan Afriadi. Sedangkan pelaku lain berinisial CD belum tertangkap. Hingga kini, polisi masih terus memburu pelaku yang sudah menghilangkan dua nyawa manusia di Kota Padang itu.

Kapolresta Padang Kombes Yulmar Try Himawan mengatakan, ketiga pelaku terlibat kasus pembunuhan yang menewaskan korban Taufik Hidayat, 33, dan Roya, 19. Peristiwa maut terjadi Senin (10/9) malam di kawasan Sawahan Dalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.

Saat itu, para pelaku menabrakkan mobil ambulans yang dikendarainya ke dua korban yang tengah mengendarai sepeda motor. "Dua pelaku kami amankan sehari setelah kejadian," kata Kombes Yulmar Try Himawan saat menggelar jumpa pers di Mapolresta Padang, Kamis (13/9).

Dari hasil penyidikkan, terang Kapolres, para pelaku sengaja menabrakkan mobil ambulans ke arah kedua korban. Diduga, aksi itu dipicu unsur sakit hati lantaran sering dipalak korban saat mengangkut jenazah. "Korban sering meminta uang kepada para pelaku (sopir ambulans) ini sebesar Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu yang disebutnya jatah preman. Kejadian ini diduga kuat pembunuhan berencana," terang Yulmar.

Bahkan, kata Kapolres, usai menabrakkan ambulans hingga menjatuhkan korban, para pelaku ini juga turun dari mobil, lalu mengeroyok kedua korban. Pelaku memukul korban dengan kayu dan linggis hingga kedua korban tewas terkapar di jalan.

"Ambulans ini milik swasta. Masyarakat yang memerlukannya menghubungi tersangka. Nah, setiap tersangka dapat sewa itu (pengangkutan jenazah/orang sakit) korban selalu memalaknya. Jadi, motif pembunuhannya diduga karena sakit hati," terang Kapolres.

Atas perbuatan itu, para pelaku dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Dengan ancaman hukuman 20 tahun kurungan penjara hingga seumur hidup. "Kasus ini masih kita kembangkan. Termasuk mengejar satu tersangka lain," tuturnya. (ce1/rcc/JPC)


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 11:06

Tiga Jurkam Jokowi-Ma'ruf Amin Dicokok KPK, Ini Pesan Timses Capres 02

Andre Rosiade selaku Juru Bicara Prabowo-Sandiaga mengaku prihatin atas kasus penangkapan yang menimpa…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:40
Tim Prabowo-Sandi Datangi KPU

Pertanyakan 31 Juta Data Pemilih Misterius

JAKARTA – Tim kampanye pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kembali mempersoalkan data daftar…

Senin, 15 Oktober 2018 09:17

Seluruh Indonesia, Baru 9.526 Wartawan yang Kompeten

MEDAN-  Sampai saat ini di seluruh Indonesia baru 9.526 wartawan yang dinyatakan kompeten. Oleh…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:13
Berdampak pada Daya Beli Masyarakat

Presiden Pastikan Premium Tidak Naik

BOGOR – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya angkat bicara soal isu kenaikan harga bahan bakar…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:12

Pemulihan Trauma oleh Polwan

Sementara itu, posko pengungsian di Gunung Bale, Kecamatan Banawa, Donggala, Sulawesi Tengah, kemarin…

Minggu, 14 Oktober 2018 11:38
Kasus Mantan Bupati Katingan

Setelah Ditahan, Aset Disita

KATINGAN–Penyidik Polda Kalteng sudah menyita sejumlah aset milik mantan Bupati Katingan Ahmad…

Minggu, 14 Oktober 2018 11:37

Setiap Manusia Punya Ujian

Ruang perpustakaan Lapas Klas II-A Kediri jadi saksi bisu ijab kabul Ismail dan Ulfa digelar. Suasana…

Minggu, 14 Oktober 2018 11:36

F8 Semakin Meriah

MAKASSAR–Event bertajuk Makassar International Eight Festival and Forum (F8) semakin meriah. Tahun…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:07
Peluang Aktivitas di Lembaga Pendidikan Tetap Ada

Kandidat Tidak Dilarang Beri Kuliah Umum

JAKARTA – Peringatan agar peserta pemilu lebih berhati-hati di lokasi terlarang kampanye tidak…

Sabtu, 13 Oktober 2018 10:20

Letoy, "Main" Cuma Dibasahi Doang, Terpaksa Mandiri, Akhirnya Minta Cerai

Donwori membuat kehidupan Karin menjadi resah. Lelaki yang sudah berjanji sehidup semati bersama wanita…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .