MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Jumat, 14 September 2018 09:05
Targetkan Jadi Tuan Rumah Pertemuan Gubernur Tingkat Dunia

Gubernur Kaltara Resmi Jadi Anggota Under2 Coalition

PERKUAT JARINGAN: Irianto Lambrie (kedua kanan duduk) setelah menandatangani surat kepesertaan sebagai anggota Under2 Coalition di California, Amerika Serikat, Rabu (12/9). Irianto (ketiga kiri depan) bersama ratusan gubernur dari berbagai negara.(HUMAS PEMPROV KALTARA)

PROKAL.CO, Keanggotaan Governor’s Climate and Forest (GCF) Task Force telah dipegang. Kini Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie juga telah bergabung di Under2 Coalition.

MENANDAI keikutsertaan Irianto dalam Under2 Coalition, dia menandatangani surat komitmen kepesertaan di sela-sela pertemuan Under2 Coalition di Hasting University of California, Amerika Serikat, Rabu (12/9) waktu setempat. Penandatanganan disaksikan langsung oleh Gubernur California Edmund Gerald Jerry Brown.

Gubernur menghadiri acara tersebut didampingi beberapa staf Pemprov Kaltara. Sementara sehari sebelumnya gubernur menjadi menjadi pembicara dalam GCF Task Force Annual Meeting 2018 atau Satuan Tugas Gubernur untuk iklim dan hutan di San Fransisco.

Pertemuan Under2 Coalition dihadiri oleh 200 gubernur dari provinsi maupun negara bagian dari 38 negara di dunia. “Ini suatu kehormatan dan kesempatan berharga bagi saya, selaku Gubernur Kaltara diundang mengikuti Under2 Coalition. Dalam pertemuan itu, kami membahas upaya mitigasi pemanasan global dan perubahan iklim serta berbagai aspek yang berpengaruh besar terhadap perubahan iklim dan lingkungan,” papar Irianto.

Untuk diketahui, Under2 Coalition adalah koalisi negara-negara di dunia, yang konsen bergerak di bidang lingkungan. Dengan cakupan lebih besar dibanding GCF Task Force. “Dengan masuknya dalam anggota Under2 Coalition ini, menjadi satu langkah maju dan satu terobosan dalam membangun networking di tingkat global (internasional),” beber Irianto.

Sama halnya waktu menghadiri GCF Annual Meeting, saat mengikuti pertemuan Under2 Coalition untuk pertama kalinya, gubernur mendapat kehormatan menyampaikan pendapat dalam forum yang dihadiri ratusan gubernur tersebut. “Tadi saya sampaikan, terkait upaya mengurangi dampak pemanasan global akibat perubahan iklim dan kerusakan lingkungan serta bagaimana usaha kami dalam pengurangan emisi global,” kata Irianto.

Beberapa hal yang disampaikan gubernur dalam pertemuan Under2 Coalition, di antaranya mengenai komitmen pemerintah, baik pusat maupun daerah untuk menjaga kelestarian lingkungan. Utamanya bagi Kaltara yang memiliki hutan luas. “Saya tegaskan, Kaltara berkomitmen menjaga kelestarian hutan yang kami miliki,” ungkap mantan Sekprov Kaltim itu.

Komitmen tersebut dibuktikan dengan beberapa program yang dilaksanakan oleh Pemprov Kaltara. Salah satunya program pemberdayaan masyarakat di sekitar hutan. “Untuk memberdayakan masyarakat di wilayah pedalaman dan perbatasan, kami memiliki beberapa program. Di sektor kesehatan, kami ada program dokter terbang. Yaitu dengan mengirim dokter spesialis ke beberapa wilayah perbatasan dan pedalaman. Biayanya gratis, semua ditanggung pemerintah,” ucap gubernur.

Tak hanya itu, sinergi pemerintah daerah dengan pusat juga terus dilakukan. Ini untuk memenuhi sarana infrastruktur di perbatasan dan pedalaman. Seperti pembangunan jalan dan jembatan, sarana pendidikan, kesehatan serta lainnya. “Kami selalu memberikan pemahaman dan pendidikan. Kepada masyarakat di sekitar hutan turut menjaga hutan yang ada. Dan memang menjadi program kami, menjaga hutan dengan lebih memberdayakan masyarakat adat untuk lebih berperan,” papar Irianto.

Di samping pemaparan dari Irianto, dalam pertemuan itu banyak dibahas mengenai upaya mitigasi pemanasan global dan perubahan iklim. Di mana sekarang tidak hanya masalah menjaga hutan. Namun berbagai sektor yang berpengaruh terhadap perubahan iklim dan lingkungan.

Seperti sektor transportasi, penggunaan lahan, penggunaan energi terbarukan dari tenaga air, dan angin, serta industri. “Ini semua menjadi isu yang dibahas dalam grup tersebut. Salah satu kesimpulannya, kami semua bersama bercita-cita menurunkan suhu bumi menjadi 20 derajat Celcius pada tahun-tahun mendatang,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, diinformasikan juga oleh gubernur, pertemuan GCF Task Force pada 2019 mendatang akan dilaksanakan di Kolombia. Kaltara berusaha untuk bisa menjadi tuan rumah pertemuan GCF berikutnya pada 2020. “Kami berharap pertemuan GCF 2020 bisa digelar di Kaltara. Dengan mengandalkan program kearifan lokal Kayan Mentarang,” ujarnya.

Keuntungan jika menjadi tuan rumah, menurut dia, sekaligus bisa mempromosikan tujuan destinasi wisata dan riset budaya. Begitu juga Taman Nasional Kayan Mentarang yang akan lebih dikenal di tingkat internasional. Mengenai pendanaan, nanti akan dibiayai oleh GCF. (humas/adv/rom/k18)


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 11:00

Dorong Pendapatan Petani, Gubernur Mau Petani Jual Karet Langsung ke Perusahaan

SAMARINDA - Petani karet diimbau tidak menjual hasil perkebunannya kepada tengkulak alias langsung ke…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:51

Minta Perda Baca Tulis Alquran Disahkan

TANA PASER – Sebanyak 768 santri Taman Pendidikan Alquran (TPA) dan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:35

Kaltim Peringkat Nasional Kepemilikan Akta Kelahiran

SAMARINDA – Provinsi kaltim menempati urutan ke dua dalam peringkat nasional untuk kepemilikan…

Jumat, 19 Oktober 2018 06:52

Ekonomi Lesu, Donatur Zakat Kaltim Meningkat

BALIKPAPAN - Perekonomian Indonesia tercatat pada tiga tahun terakhir ini menunjukkan grafik yang melesu.…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:15

DUAARR..!! Ledakan di Kampus Tewaskan 18 Orang

MOSKOW – Sebuah ledakan memorak-porandakan kampus Politeknik Kerch di timur Crimea kemarin (17/10).…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:46

Cerita Perjalanan Sunarman, Napi Palu yang Menyerahkan Diri ke Rutan Solo

Bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) beberapa…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:40

Waduh, Utang Luar Negeri Indonesia Naik, Tembus Rp 5.410 Triliun..!!

JAKARTA- Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tumbuh sebesar USD 360,7 miliar atau Rp 5.410 triliun (kurs…

Selasa, 16 Oktober 2018 11:14

MAAF..!! Tol Balikpapan - Samarinda Molor, Ngga Jadi Diresmikan Jokowi

SAMARINDA- Tol Balikpapan-Samarinda batal diresmikan akhir tahun ini. Padahal mantan Gubernur Kaltim…

Senin, 15 Oktober 2018 11:42
Menelisik Prostitusi Online di Kota Semarang

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota…

Senin, 15 Oktober 2018 11:36
Romo Leo Joosten Ginting Suka, Warga Belanda yang Lestarikan Budaya Batak Karo

Lestarikan Budaya Batak karena Cinta

Begitu menginjakkan kaki di Tapanuli Utara pada 1971, Leo Joosten langsung jatuh cinta dengan tanah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .