MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 14 September 2018 08:43
Sopir Taksi Gelap “Menggila”, Tabrak Pejalan Kaki, Aparat, dan Seret Motor 1 Kilometer
EFEK KEJAR-KEJARAN: Mobil pelaku tabrak lari dan dua motor aparat yang ditabrak rusak parah di Markas Unit Lakalantas Polresta Samarinda. (RESTU/KALTIM POST)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Aksi kejar-kejaran sejumlah pengendara motor dengan pengemudi mobil terjadi di Samarinda ketika jarum jam baru menunjukkan pukul 06.20 Wita. Harisman, pengendara mobil Toyota Avanza KT 1090 KW berusaha melarikan diri setelah menabrak warga, aparat, dua mobil, dan dua sepeda motor di berbagai titik di Kota Tepian.

Berawal di Samarinda Utara, kejar-kejaran berakhir di Samarinda Seberang. Sebelum sampai di Samarinda, Harisman (37), berangkat dari Sangkulirang, Kutim, Rabu (12/9) sekira pukul 18.00 Wita. Dia berprofesi sopir angkutan umum pelat hitam. Saat itu, dirinya membawa dua penumpang. Namanya Jupiter Suy (46) dan Muni Suy (22). Warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bekerja di sebuah kebun di Kutim. Ayah dan anak itu menggunakan jasa Harisman untuk dibawa menuju Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan.

Nahas, perjalanan keduanya berantakan akibat ulah sang sopir yang ugal-ugalan. (lihat grafis). Insiden mengerikan itu berawal ketika mobil yang ditumpangi memasuki kawasan Samarinda Utara, Kamis (13/9) sekira pukul 06.00 Wita. Harisman menyenggol pengendara yang langsung tancap gas menuju Jalan PM Noor lalu menuju Jalan Juanda dan berbelok arah ke Jalan Pangeran Antasari. Dua mobil yang parkir di tepi Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Air Putih, Samarinda Ulu, ditabrak. Muni pun terbangun dari tidurnya. Pemuda asal Kepulauan Rote, NTT, meminta sang sopir berhenti. Tapi, pesan itu tak diindahkan.

 Zahri, salah satu pengemudi mobil yang ditabrak Harisman keluar dari mobil. Namun, Harisman malah memacu mobilnya. Peristiwa itu disaksikan Zakaria, pengemudi ojek online yang saat itu hendak mengarah ke Jalan Pangeran Suryanata. “Saya memutar. Pikiran saya enggak ke korban, bagaimana caranya mobil itu bisa dikejar,” sebutnya. Korban Zahri, lalu dievakuasi ke Rumah Sakit Samarinda Medika Citra (SMC). Sementara Zakaria mengejar Harisman yang berbelok arah menuju Jalan Cendana. Dari Jalan Cendana, kejar-kejaran berlanjut ke halaman Masjid Baitul Muttaqien, Kompleks Islamic Center.

“Sempat itu berputar-putar di sana,” ungkap Zakaria. Harisman lantas keluar menuju Jalan Slamet Riyadi. Zakaria yang berusaha mengejar, menyampaikan kepada Sersan Kepala (Serka) Iraman, anggota Detasemen POM Samarinda yang kebetulan melintas. “Pak, itu mobil tabrak lari,” pekik Zakaria. Brigadir polisi (Brigpol) Yudi Setiawan, anggota Patwal Satlantas Polresta Samarinda yang berjaga di Pos Polisi Meranti ikut mengejar. Menggunakan Kawasaki Ninja 250 CC. Dia lalu mengontak petugas jaga di Pos Polisi Jembatan Mahakam. “Ada mobil KT 1090 KW tolong dihentikan. Itu terlibat kecelakaan,” ucap Yudi lewat walkie talkie.

Namun, Harisman mengemudi cukup laju. Dua petugas lalu lintas di Jembatan Mahakam pun hendak ditabrak. Aris berbelok ke Jalan Bung Tomo dan Jalan Sultan Hasanuddin, Samarinda Seberang. Di Jalan Sultan Hasanuddin, Brigpol Yudi berusaha mendahului. “Tabrak pertama, sempat oleng,” ungkap Kanit Laka Satlantas Polresta Samarinda Ipda Henny Merdikawati. Kedua kalinya Yudi berusaha menyalip. Serka Iraman juga menyalip dari sisi kiri. Bermaksud hendak menutup akses Aris, kedua aparat itu ditabrak.

Brigpol Yudi terlempar ke kanan, sedangkan Serka Iraman jatuh ke kiri. Motor Serka Iraman sempat terseret sekitar 200 meter, sementara motor Brigpol Yudi terseret hingga mobil Aris berhenti di Jalan KH Harun Nafsi, Loa Janan Ilir. Itu setelah ban mobilnya pecah.

Ditemui Unit Laka Satlantas Polresta Samarinda,

Harisman menuturkan, sebelumnya dia sempat menyenggol di kawasan Samarinda Utara. Pria yang akrab disapa Aris itu merasa ada orang yang mengejar dan melempari mobil yang dikemudikannya. Warga Balikpapan, yang bermukim di Kampung Baru, Balikpapan Barat itu menginjak lebih dalam pedal gas mobil yang disewa dari rekannya. (*/dra/riz/k15)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 09:13

MENGECEWAKAN..!! Pusat Hanya Menganggarkan Duit Segini untuk Normalisasi SKM

SAMARINDA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui…

Senin, 21 Januari 2019 11:06

Mulai Investigasi Pelaku Illegal Fishing

Memancing jadi perwujudan hobi banyak kalangan. Sebagian menjadikannya mata pencarian.…

Senin, 21 Januari 2019 11:04

Bahan Racun Terlalu Mudah Ditemukan

DAUD mengayun joran. Kail berumpan terayun menjauh dari tepian Sungai…

Senin, 21 Januari 2019 10:54

Masyarakat Ikut Mengawasi

PENGGUNAAN bahan kimia dan racun, atau setrum untuk menangkap ikan…

Senin, 21 Januari 2019 08:21

Gerindra Optimistis Menang di Mahulu

LONG BAGUN – Sorak serempak menghujani ruang rumah lamin Long…

Minggu, 20 Januari 2019 11:07

Oknum ASN Beli Sabu di "Kampung Bandar"

SAMARINDA - Teriakan polisi berpakaian sipil sembari mengacungkan tangan dan…

Minggu, 20 Januari 2019 11:06

"Saya Bukan Pembunuh"

WAJAH pucat, bibir sedikit mengelupas, dan matanya sayu. Langkahnya pelan,…

Minggu, 20 Januari 2019 11:06

Agendakan Konser Musik Jaz dan Klasik

Setelah mengadakan berbagai kegiatan di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi, kini…

Minggu, 20 Januari 2019 11:05

Hanya Pemberhentian, Tanpa PAW

SAMARINDA–Pemprov Kaltim memberi penjelasan terkait polemik pemberhentian lima legislator di…

Minggu, 20 Januari 2019 10:19

WOW..!! Ada Samarinda Magnificent, Ini Maknanya Bagi Wali Kota

SAMARINDA - Logo komersial "Samarinda Magnificent", yang akan diluncurkan 21…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*