MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Jumat, 14 September 2018 08:32
Soal Es Krim yang Mengandung Bakteri Patogen
Tak Ada Sanksi, Wali Kota Cuma Menegur
Kafe yang menyediakan es krim yang membuat sejumlah orang keracunan ditutup.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan belum menerima hasil tertulis dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda terkait hasil uji es krim yang diduga beracun. Kendati demikian, BPOM telah menyampaikan bahwa terdapat bakteri patogen (penyebab keracunan) pada bahan baku es krim yang diproduksi salah satu kafe di kawasan Balikpapan Baru tersebut.

Dikonfirmasi, Wali Kota Rizal Effendi mengaku sudah mendengar. Namun belum tahu secara detail hasil uji dari BPOM Samarinda. “Yang jelas, pemerintah kota akan melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha tersebut. Sudah menjadi tugas dari pemerintah untuk memberikan pembinaan terhadap UMKM,” kata Rizal kepada Kaltim Post, Kamis (13/9). Dia menjelaskan, pelaku usaha dilarang berjualan untuk sementara waktu. Kemudian, dia meminta Dinas Kesehatan Kota (DKK) dan Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM untuk melakukan pembinaan.

Terutama tentang bagaimana cara penyimpanan yang baik dan sesuai standar kesehatan. Terkait surat izin laik sehat yang sudah habis masa berlakunya sejak April, pelaku usaha diminta untuk memperbarui. Kemudian ada teguran agar rutin memperbarui izin yang harus diperpanjang setahun sekali tersebut. Sebab, ketika hendak memperpanjang izin, tim teknis pemkot lebih dulu akan melakukan peninjauan ke dapur produksi UMKM tersebut. Hal itu, sekaligus sebagai kontrol agar kejadian serupa tak terulang.

“Kalau sanksi saya kira tidak. Tidak sampai di situ. Kita pemerintah lebih kepada pembinaan,” kata Rizal. Bagaimana dengan para korban keracunan, pemkot menyerahkan kepada pelaku usaha untuk diselesaikan dengan baik. Sebelumnya, Kepala Balai Besar BPOM Samarinda Abdul Rahim mengatakan, adanya bakteri patogen disebabkan proses pengolahan es krim di kafe tersebut yang kurang higienis. ”Hasil uji laboratorium, memang ditemukan bakteri yang seharusnya tidak ada di makanan. Kami curiga salah satu bahan bakunya kurang bersih. Apalagi susu, rentan sekali ditumbuhi bakteri. Gizinya (susu) tinggi. Bakteri pun suka dan dijadikan makanannya,” ungkapnya kepada Kaltim Post saat ditemuidi kantornya Rabu (12/9).

Abdul Rahim melanjutkan, proses pengujian terhadap sampel es krim tidak asal. Pihaknya terlebih dulu memastikan berapa lama efek yang diterima tubuh manusia setelah mengkonsumsi es krim beracun tersebut. Hasilnya, bergantung pada kekebalan tubuh seseorang. “Ada yang langsung menerima efek ada yang berjam-jam kemudian," terangnya. Dia mengimbau agar masyarakat dan pelaku usaha kuliner lebih memperhatikan masalah kebersihan ketika mengolah makanan. Apalagi yang berbahan dasar susu.

”Susu kalau sudah basi, tidak bisa dibedakan.  Penyimpanan susu pun harus diperhatikan betul-betul. Tidak bisa asal. Apalagi dibiarkan terbuka di dapur. Bakteri bisa datang dari mana saja,” tandasnya. (rsh/riz/k18)


BACA JUGA

Selasa, 23 April 2019 09:27

Sekolah Negeri Gelar hingga Tiga Sesi

BALIKPAPAN–Hari pertama ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat SMP di…

Senin, 22 April 2019 09:15

Pendidikan Termasuk Bagian Penyetaraan

BALIKPAPAN–Perjuangan penyetaraan hak perempuan oleh Raden Ajeng Kartini sejak puluhan…

Senin, 22 April 2019 09:14

Belum Temukan Pelanggar

BALIKPAPAN-Larangan berkendara sambil merokok yang diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan…

Senin, 22 April 2019 09:14

Mayoritas Siap Gelar Mandiri

BALIKPAPAN–Mulai hari ini (22/4), 10.334 pelajar SMP yang terdiri dari…

Senin, 22 April 2019 09:13

Salah Minum yang Mengungkap Keberadaan Kanker

Plaza Balikpapan menggelar berbagai event bulan ini. Salah satunya Inspirasi…

Senin, 22 April 2019 09:12

Jumlah Selisih, KPPS Hitung Ulang Suara

BALIKPAPAN–Kesalahan penghitungan suara ditengarai terjadi di TPS 18 Kelurahan Batu…

Minggu, 21 April 2019 10:25

Tambah Satu Peleton Amankan Pleno

BALIKPAPAN – Menyikapi menghangatnya situasi pleno tingkat panitia pemilihan kecamatan…

Minggu, 21 April 2019 10:24

Siapkan Pos hingga Jaga Stabilitas Pangan

BALIKPAPAN – Analisis dari tahun ke tahun seputar kerawanan kecelakaan…

Minggu, 21 April 2019 10:23

Dorong Penguatan Literasi dan Pendidikan Karakter

Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Timur fokus pada peningkatan…

Minggu, 21 April 2019 10:22

Pemilu Susulan Tunggu Keputusan KPU Kaltim

Tiga hari setelah pemungutan suara Pemilu 2019, rupanya masih ada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*