MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Jumat, 14 September 2018 08:32
Soal Es Krim yang Mengandung Bakteri Patogen
Tak Ada Sanksi, Wali Kota Cuma Menegur
Kafe yang menyediakan es krim yang membuat sejumlah orang keracunan ditutup.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan belum menerima hasil tertulis dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda terkait hasil uji es krim yang diduga beracun. Kendati demikian, BPOM telah menyampaikan bahwa terdapat bakteri patogen (penyebab keracunan) pada bahan baku es krim yang diproduksi salah satu kafe di kawasan Balikpapan Baru tersebut.

Dikonfirmasi, Wali Kota Rizal Effendi mengaku sudah mendengar. Namun belum tahu secara detail hasil uji dari BPOM Samarinda. “Yang jelas, pemerintah kota akan melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha tersebut. Sudah menjadi tugas dari pemerintah untuk memberikan pembinaan terhadap UMKM,” kata Rizal kepada Kaltim Post, Kamis (13/9). Dia menjelaskan, pelaku usaha dilarang berjualan untuk sementara waktu. Kemudian, dia meminta Dinas Kesehatan Kota (DKK) dan Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM untuk melakukan pembinaan.

Terutama tentang bagaimana cara penyimpanan yang baik dan sesuai standar kesehatan. Terkait surat izin laik sehat yang sudah habis masa berlakunya sejak April, pelaku usaha diminta untuk memperbarui. Kemudian ada teguran agar rutin memperbarui izin yang harus diperpanjang setahun sekali tersebut. Sebab, ketika hendak memperpanjang izin, tim teknis pemkot lebih dulu akan melakukan peninjauan ke dapur produksi UMKM tersebut. Hal itu, sekaligus sebagai kontrol agar kejadian serupa tak terulang.

“Kalau sanksi saya kira tidak. Tidak sampai di situ. Kita pemerintah lebih kepada pembinaan,” kata Rizal. Bagaimana dengan para korban keracunan, pemkot menyerahkan kepada pelaku usaha untuk diselesaikan dengan baik. Sebelumnya, Kepala Balai Besar BPOM Samarinda Abdul Rahim mengatakan, adanya bakteri patogen disebabkan proses pengolahan es krim di kafe tersebut yang kurang higienis. ”Hasil uji laboratorium, memang ditemukan bakteri yang seharusnya tidak ada di makanan. Kami curiga salah satu bahan bakunya kurang bersih. Apalagi susu, rentan sekali ditumbuhi bakteri. Gizinya (susu) tinggi. Bakteri pun suka dan dijadikan makanannya,” ungkapnya kepada Kaltim Post saat ditemuidi kantornya Rabu (12/9).

Abdul Rahim melanjutkan, proses pengujian terhadap sampel es krim tidak asal. Pihaknya terlebih dulu memastikan berapa lama efek yang diterima tubuh manusia setelah mengkonsumsi es krim beracun tersebut. Hasilnya, bergantung pada kekebalan tubuh seseorang. “Ada yang langsung menerima efek ada yang berjam-jam kemudian," terangnya. Dia mengimbau agar masyarakat dan pelaku usaha kuliner lebih memperhatikan masalah kebersihan ketika mengolah makanan. Apalagi yang berbahan dasar susu.

”Susu kalau sudah basi, tidak bisa dibedakan.  Penyimpanan susu pun harus diperhatikan betul-betul. Tidak bisa asal. Apalagi dibiarkan terbuka di dapur. Bakteri bisa datang dari mana saja,” tandasnya. (rsh/riz/k18)


BACA JUGA

Selasa, 15 Januari 2019 08:23

Dishub Kaltim Siap Dukung Pendanaan

BALIKPAPAN - Rencana pengoperasian kembali Pelabuhan Somber, Batu Ampar, Balikpapan…

Selasa, 15 Januari 2019 08:18

Sepekan, Sudah Empat Tangkapan Narkoba

BALIKPAPAN – Memasuki pekan kedua 2019, kasus penyalahgunaan narkoba di…

Senin, 14 Januari 2019 07:35

Pelabuhan Somber Belum Masuk RIPN

BALIKPAPAN – Jalan bagi Pemkot Balikpapan untuk mengoperasikan kembali Pelabuhan…

Senin, 14 Januari 2019 07:32

Sepekan Hilang, Polisi Masih Cari Rika

BALIKPAPAN – Setelah menerima informasi seorang remaja 15 tahun bernama…

Minggu, 13 Januari 2019 06:53

Tahanan Perempuan Dipindah ke Kukar

BALIKPAPAN – Over kapasitas masih terjadi di Rutan Klas II…

Sabtu, 12 Januari 2019 07:05

Tak Direstui, Gadis Kabur Bersama Teman Perempuannya

BALIKPAPAN – Hadijah tak pernah menyangka. Anak gadisnya, Rika Kristina…

Jumat, 11 Januari 2019 10:00

Sabu Disimpan Dalam Bungkus Makanan Ringan

BALIKPAPAN - Peredaran narkoba di Balikpapan masih merajalela. Polsek Balikpapan…

Senin, 07 Januari 2019 08:43

Gara-Gara Ini, Kunjungan ke KRB Meningkat

BALIKPAPAN - Libur panjang Natal dan Tahun Baru 2019 telah…

Senin, 07 Januari 2019 08:42

Tarik Minat Menikah di KUA

BALIKPAPAN - Tahun ini, Kementerian Agama Balikpapan melakukan beberapa renovasi…

Senin, 07 Januari 2019 08:39

Padam karena Gangguan Transmisi SUTT 150 kV

BALIKPAPAN - Sejumlah kota di Benua Etam harus mengalami pemadaman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*