MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Jumat, 14 September 2018 08:32
Soal Es Krim yang Mengandung Bakteri Patogen
Tak Ada Sanksi, Wali Kota Cuma Menegur
Kafe yang menyediakan es krim yang membuat sejumlah orang keracunan ditutup.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan belum menerima hasil tertulis dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda terkait hasil uji es krim yang diduga beracun. Kendati demikian, BPOM telah menyampaikan bahwa terdapat bakteri patogen (penyebab keracunan) pada bahan baku es krim yang diproduksi salah satu kafe di kawasan Balikpapan Baru tersebut.

Dikonfirmasi, Wali Kota Rizal Effendi mengaku sudah mendengar. Namun belum tahu secara detail hasil uji dari BPOM Samarinda. “Yang jelas, pemerintah kota akan melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha tersebut. Sudah menjadi tugas dari pemerintah untuk memberikan pembinaan terhadap UMKM,” kata Rizal kepada Kaltim Post, Kamis (13/9). Dia menjelaskan, pelaku usaha dilarang berjualan untuk sementara waktu. Kemudian, dia meminta Dinas Kesehatan Kota (DKK) dan Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM untuk melakukan pembinaan.

Terutama tentang bagaimana cara penyimpanan yang baik dan sesuai standar kesehatan. Terkait surat izin laik sehat yang sudah habis masa berlakunya sejak April, pelaku usaha diminta untuk memperbarui. Kemudian ada teguran agar rutin memperbarui izin yang harus diperpanjang setahun sekali tersebut. Sebab, ketika hendak memperpanjang izin, tim teknis pemkot lebih dulu akan melakukan peninjauan ke dapur produksi UMKM tersebut. Hal itu, sekaligus sebagai kontrol agar kejadian serupa tak terulang.

“Kalau sanksi saya kira tidak. Tidak sampai di situ. Kita pemerintah lebih kepada pembinaan,” kata Rizal. Bagaimana dengan para korban keracunan, pemkot menyerahkan kepada pelaku usaha untuk diselesaikan dengan baik. Sebelumnya, Kepala Balai Besar BPOM Samarinda Abdul Rahim mengatakan, adanya bakteri patogen disebabkan proses pengolahan es krim di kafe tersebut yang kurang higienis. ”Hasil uji laboratorium, memang ditemukan bakteri yang seharusnya tidak ada di makanan. Kami curiga salah satu bahan bakunya kurang bersih. Apalagi susu, rentan sekali ditumbuhi bakteri. Gizinya (susu) tinggi. Bakteri pun suka dan dijadikan makanannya,” ungkapnya kepada Kaltim Post saat ditemuidi kantornya Rabu (12/9).

Abdul Rahim melanjutkan, proses pengujian terhadap sampel es krim tidak asal. Pihaknya terlebih dulu memastikan berapa lama efek yang diterima tubuh manusia setelah mengkonsumsi es krim beracun tersebut. Hasilnya, bergantung pada kekebalan tubuh seseorang. “Ada yang langsung menerima efek ada yang berjam-jam kemudian," terangnya. Dia mengimbau agar masyarakat dan pelaku usaha kuliner lebih memperhatikan masalah kebersihan ketika mengolah makanan. Apalagi yang berbahan dasar susu.

”Susu kalau sudah basi, tidak bisa dibedakan.  Penyimpanan susu pun harus diperhatikan betul-betul. Tidak bisa asal. Apalagi dibiarkan terbuka di dapur. Bakteri bisa datang dari mana saja,” tandasnya. (rsh/riz/k18)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 08:31

Syarat Tak Lengkap Otomatis Gagal Seleksi

BALIKPAPAN – Pemkot Balikpapan mendapatkan jatah sebanyak 189 formasi pada penerimaan Calon Pegawai…

Selasa, 18 September 2018 08:28

Demi Suami, Istri Pasrah Masuk Bui

BALIKPAPAN – Lantaran suami dipecat dari sebuah perusahaan kontraktor migas, seorang istri memilih…

Selasa, 18 September 2018 08:26

Lima Kloter Masih di Arab Saudi

BALIKPAPAN – Pemulangan jamaah haji Embarkasi Balikpapan menyisakan lima kelompok terbang (kloter)…

Selasa, 18 September 2018 08:23

Berkah 13, BTN Syariah Gelar Fun Bike dan Fun Walk

BALIKPAPAN – Menyemarakkan hari jadi ke-13, Bank Tabungan Negara (BTN) Syariah menggelar fun bike…

Senin, 17 September 2018 08:40

Dampak Rubella, Kehilangan Pendengaran

BALIKPAPAN – Mata Ahyaningsih (28) berkaca-kaca. Dibukanya selembar kertas hasil pemeriksaan dari…

Senin, 17 September 2018 08:36

Abrasi di Pantai Manggar Mengkhawatirkan

BALIKPAPAN – Pembangunan jembatan dan jalan di Pantai Manggar, Balikpapan Utara terus dikebut.…

Senin, 17 September 2018 08:34

Cek CCTV hingga Periksa Enam Saksi

BALIKPAPAN – Penyelidikan terkait tewasnya Edi Rachman, bakal calon legislatif (bacaleg) Partai…

Senin, 17 September 2018 08:29

Kupas Teknik Tata Rias Bareng Pakar

PENASARAN bagaimana mengaplikasikan tampilan barbie make-up untuk hari istimewa Anda? Bersama pakar…

Minggu, 16 September 2018 08:35

Akhir Tahun, Dua Bus Diuji Coba

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota terus memutar otak untuk memaksimalkan fungsi Gedung Parkir Klandasan…

Minggu, 16 September 2018 08:32

Paduan Arsitektur Modern dan Pop Up Culture

BALIKPAPAN – Wisatawan dan warga Kota Minyak punya satu lagi pilihan destinasi untuk menginap.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .