MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Rabu, 12 September 2018 08:42
Kembangkan Parisiwata, Keluarkan Perwali Larangan Kantong Plastik

Bontang Bersiap Hadapi Pascamigas

DAYA TARIK: Pulau Beras Basah menjadi salah satu andalan menarik wisatawan. Tahun ini Pemkot Bontang menganggarkan Rp 1,5 miliar agar untuk membenahi fasilitas pulau itu. (DOK)

PROKAL.CO, Banyak bertumpu pada sektor industri, utamanya gas, membuat Kota Bontang mawas diri. Sektor pariwisata dan UMKM lebih ditingkatkan. Sebagai bekal ketika gas sudah tidak lagi seksi.

EDWIN AGUSTYAN, Bontang

NENI Moerniaeni menggelengkan kepala melihat rekaman video kondisi perairan di Pelabuhan Tanjung Laut. Sampah yang didominasi bahan plastik terombang-ambing. Wali kota Bontang tersebut pun semakin yakin mengeluarkan peraturan untuk mengurangi sampah plastik.

Saat ulang tahun Kota Bontang 12 Oktober mendatang, Neni bakal menerbitkan perwali tentang pelarangan penggunaan kantong plastik di toko modern. “Sebagai gantinya, seluruh toko waralaba maupun minimarket menggunakan bahan daur ulang,” terangnya.

Dia juga mengeluarkan aturan untuk tidak menggunakan sedotan plastik. Meski bentuknya kecil, juga menimbulkan masalah. Mengingat sulit terurai. “Kan bukan bayi lagi, yang harus pakai sedotan,” selorohnya.

Termasuk pula styrofoam yang kerap digunakan sebagai pembungkus makanan. Mengingat tidak bisa diurai oleh tanah.

Khusus untuk ASN, Neni menyiapkan program khusus. Yakni e-bottle. Para pegawai diminta tidak menggunakan lagi botol plastik. Sebagai gantinya, diberikan botol oleh pemerintah. “Kami juga siapkan dispenser,” tuturnya.

Dikatakan, aturan itu bukan semata untuk mengurangi volume sampah. Jauh dari itu, untuk menunjang program pemerintah menguatkan sektor pariwisata. Jika sampah bisa diminimalisasi, keindahan panorama Bontang semakin menjual. Mengingat banyak destinasi wisata berada di kawasan pesisir. Seperti Pulau Beras Basah, Segajah, Kadindingan, hingga Bontang Kuala.

“Saya bertemu Ibu Puspa Rahayu (direktur umum Lembaga Manajemen Aset Negara), diberi tahu bahwa minyak dan gas kemungkinan bisa bertahan hanya sampai 30 tahun. Kalau seperti itu, berarti mulai sekarang harus bersiap untuk pascamigas,” jelasnya.

Neni mengatakan, Bontang bisa jadi kota mati jika terus bergantung pada sektor migas. Berkaca dari berhenti beroperasinya PT Arun NGL sehingga membuat beberapa kota di Aceh terkena dampaknya.

“Sekarang memang masih bergantung pada Badak LNG dan Pupuk Kaltim. Tapi tidak bisa selamanya seperti itu,” tegasnya. 

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menata kembali Pulau Beras Basah. Ikon Bontang yang mulai tergerus abrasi. Pemkot Bontang mengucurkan dana Rp 1,5 miliar untuk mengembangkan sarana dan prasarana pulau pasir putih itu.

Rupiah itu digunakan untuk perbaikan dermaga dan pemasangan papan nama yang sempat terpasang namun kini sudah lenyap akibat abrasi.

Tidak hanya sektor wisata, ekonomi kreatif pun dikembangkan. Termasuk menata para pedagang yang berjualan di sekitar Stadion Bessai Berinta. Pemkot akan membangun toko yang lebih rapi dan cantik. Tidak seperti sekarang yang terkesan kumuh. Hasil pendataan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispora) Bontang, terdapat 27 pedagang.

Kawasan Stadion Bessai Berinta memang menjadi salah satu pusat keramaian di Kota Taman. Sehingga, kata Neni, sudah selayaknya ditata lebih baik. (adv/dwi)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 13:12

MASIH BANYAK..!! Ada 120 Desa di Kaltim Masih Tertinggal

SAMARINDA- Badan Pusat Statistik Kaltim mencatat 120 desa di Kaltim…

Selasa, 11 Desember 2018 11:00

Wisata Alam Kaltim Masih Jadi Idola

SAMARINDA - Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kaltim pada Oktober…

Selasa, 11 Desember 2018 09:30

Ada Tambang Dekat Pemukiman, Laporkan ke Dinas ESDM

SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Energi Sumber Daya…

Senin, 10 Desember 2018 11:32

KERAS..!! TNI Ultimatum Separatis Papua: Menyerah atau Kami Selesaikan!

Pencarian lima korban kebrutalan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) Papua…

Senin, 10 Desember 2018 09:14

WOW..!! Gubernur Bertemu Dubes Rusia, Proyek Kereta Api Dilanjutkan

DENPASAR- Sempat vakum selama dua tahun, proyek kereta api di…

Senin, 10 Desember 2018 07:34

Air Mata Naga

JAKARTA – Ruang ganti Mitra Kukar mendadak hening. Semua penggawanya…

Minggu, 09 Desember 2018 23:25

Naga Akhirnya Turun Kasta, Ini Kata Pelatih RD

Perjuangan itu akhinya kandas. Ya Mitra Kukar secara resmi dipastikan…

Minggu, 09 Desember 2018 23:19

Kenapa Prabowo-Sandi Pindahkan Markas ke Jawa Tengah?

Keputusan Tim Prabowo-Sandiaga memindahkan markas perjuangannya ke Jawa Tengah, banyak…

Minggu, 09 Desember 2018 08:17

“Kakak Saya Lari, lalu Ditembak Mati”

BALIKPAPAN - Petrus Tandi sibuk dengan telepon genggamnya. Beberapa kali…

Minggu, 09 Desember 2018 08:12

Sulit Adang Pasokan Senjata

PEMBANTAIAN 16 pekerja di Papua menjadi indikasi bahwa pasokan senjata…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .