MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Rabu, 12 September 2018 08:25
Jaminan Persalinan Tak Bergantung Bukaan

BPJS Kesehatan Ingatkan Ibu Hamil Rutin Kontrol ke FKTP

Endang Diarti

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Warga Balikpapan yang telah menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), pastikan untuk memahami kewajiban dan hak yang didapat sebagai peserta. Hal ini, agar tak terjadi kesalahan prosedur. Sehingga setiap pelayanan dan penanganan medis terhadap peserta bisa dijamin oleh operator JKN, dalam hal ini BPJS Kesehatan. Baru-baru ini, pelayanan persalinan peserta BPJS Kesehatan dikeluhkan warga. Adalah AN yang membawa istrinya ke sebuah rumah sakit pemerintah di Balikpapan pada waktu dini hari.

 Waktu itu, istrinya sudah kontraksi dan kesakitan. Namun, pihak rumah sakit menolak memberi penanganan persiapan persalinan dengan alasan istri AN belum memasuki bukaan lima. AN diminta menuju ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) sesuai yang tertera dalam kartu kepesertaan BPJS. Padahal, saat itu dini hari. Jarak rumah AN lebih dekat ke rumah sakit dari pada ke FKTP. Lagi pula, hanya beberapa FKTP yang membuka pelayanan 24 jam. Kepala Cabang BPJS Balikpapan Endang Diarti angkat bicara. Dia menjelaskan, untuk pelayanan persalinan, sebenarnya dijamin sesuai indikasi. Baik di tingkat FKTP maupun di tingkat rujukan lanjutan. “Sebenarnya tak mesti bukaan lima. Bahkan sejak pertama terdeteksi kehamilan, sudah bisa mendapatkan jaminan pelayanan untuk observasi dan pemeriksaan kehamilan di FKTP di mana dia terdaftar,” katanya.

Kemudian, pelayanan untuk kontrol di FKTP juga tak ada batasan. Bisa kapan saja. “Harusnya FKTP bisa mengelola pelayanan atau melakukan pengelolaan kehamilan peserta yang terdaftar di masing-masing fasilitas kesehatan tersebut,” sambungnya. Perempuan berjilbab ini kembali menegaskan, jaminan untuk pelayanan persalinan tidak bergantung pada bukaan. Meski demikian, rumah sakit tetap selektif. Dalam hal ini, peserta yang baru bukaan satu tentu belum bisa diindikasikan persalinan. Sebab, jarak waktu antara bukaan satu sampai persalinan bisa sampai enam jam. Pertimbangannya, jumlah kamar di rumah sakit tentu terbatas. Sehingga pasien yang sudah bukaan lima jelas lebih prioritas. “Tapi sekali lagi itu semua hak mutlak dari dokter. Kalau misalkan baru bukaan satu, tapi ada indikasi kegawatdaruratan yang harus ditangani rumah sakit, ya tentu akan dijamin biayanya,” imbuhnya.

Itulah pentingnya ibu hamil untuk rutin kontrol ke FKTP. Sehingga ketika ada indikasi persalinan dengan penyulit atau ada hal-hal lain yang mengharuskan ibu hamil dirujuk, indikasi itu bisa diketahui sejak dini. FKTP sudah pasti akan mengeluarkan rujukan persalinan di rumah sakit jika memang ada kelainan atau penyulit persalinan. Diakui, masih banyak masyarakat yang punya mindset melahirkan harus di rumah sakit. Merasa kurang aman jika hanya di FKTP. Namun, berdasarkan data, kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan persalinan di FKTP semakin meningkat. Di mana, fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan 24 jam termasuk persalinan yaitu Klinik Mitra Sehat Jalan Soekarno-Hatta Km 3, dan Klinik Ibnu Sina.

Selain itu, ada tujuh puskesmas dengan kemampuan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED). Yaitu Puskesmas Karang Joang, Kariangau, Baru Ulu, Mekar Sari, Klandasan Ilir, Sepinggan, Manggar Baru. Sepanjang tahun ini hingga Agustus, BPJS Kesehatan telah membayar klaim untuk persalinan sebanyak 980 kasus persalinan normal dan 549 kasus persalinan sesar. “Sejauh ini, tidak ada klaim dari rumah sakit maupun FKTP yang kami tolak. Semua kami cover. Jadi tidak benar kalau belum bukaan lima belum ditanggung BPJS. Termasuk soal persalinan normal tidak ditanggung BPJS itu juga tidak benar. Semua ditanggung asalkan sesuai dengan prosedur,” pungkasnya. (rsh/riz/k18)

loading...

BACA JUGA

Senin, 10 Desember 2018 07:57

Dinas PU Siapkan Desain Pagar

BALIKPAPAN – Sudah tiga nyawa melayang akibat terseret air bah…

Senin, 10 Desember 2018 07:40

Larangan Plastik di Tempat Umum Diterapkan Tahun Depan

BALIKPAPAN - Peraturan Daerah (Perda) terkait larangan penggunaan kantong plastik…

Minggu, 09 Desember 2018 07:18

Terus Berulang, Saran Buat Pagar

PROSES pencarian Amin, bocah delapan tahun yang hanyut di drainase,…

Minggu, 09 Desember 2018 07:13

LIPI Evaluasi Kebun Raya

BALIKPAPAN - Status Kebun Raya Balikpapan (KRB) masih menjadi kewenangan…

Minggu, 09 Desember 2018 07:10

Polda Antisipasi Potensi Penimbun BBM

BALIKPAPAN – Pembatasan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya…

Sabtu, 08 Desember 2018 06:49

Pemkot Dianggap Tak Punya Taji

BALIKPAPAN  –  Pemkot Balikpapan dianggap tak punya taji. Mengatasi masalah…

Jumat, 07 Desember 2018 07:57

Korban Jiwa Pembakaran Rumah Bertambah

BALIKPAPAN - Setelah bertahan hidup selama tiga hari, Garini (55),…

Kamis, 06 Desember 2018 08:16

Bukan Kasus yang Pertama

BALIKPAPAN – Pengungkapan dugaan praktik pembuatan sabu industri rumahan di…

Kamis, 06 Desember 2018 08:08

Pembinaan Teritorial Kodam VI/Mulawarman Terbaik Ketiga

BALIKPAPAN – Pembinaan teritorial oleh Kodam VI/Mulawarman mendapat apresiasi dari…

Rabu, 05 Desember 2018 08:37

Terancam Penjara Seumur Hidup

BALIKPAPAN – Hukuman berat penanti Hasto Purnomo (47), tersangka pembakar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .