MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Selasa, 11 September 2018 08:14
Orangtua Antusias Dampingi Anaknya

Vaksin Rubela Dilanjutkan, Kejar Target 172.780 Jiwa

DISAMBUT ANTUSIAS: Menangis lalu tersenyum. Itulah ekspresi murid SD 004 Balikpapan Utara saat divaksin Measles Rubella kemarin (10/9). Pemberian vaksin dilakukan dari pukul 09.00-11.00 Wita.(paksi sandang prabowo/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Setelah sempat dihentikan sementara, pemberian vaksin Measles dan Rubella (MR) di Balikpapan kembali dilanjutkan. Ini mengacu pada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 33 Tahun 2018 tentang penggunaan vaksin MR dan Surat Kemenkes RI pada 24 Agustus 2018 perihal lanjutan pelaksanaan kampanye vaksin MR.

Pelaksanaan imunisasi atau vaksin di SD 030 Balikpapan, Senin (10/9) tampak ramai. Sebab, bukan hanya murid yang mengantre, orangtua juga antusias mendampingi. “Alhamdulillah, kami mengikuti program pemerintah. Normatif saja. Kami ikhtiar saja,” kata Nur Hayati, salah satu orangtua murid. Tak hanya Nur, pagi kemarin orangtua dari puluhan murid lainnya juga hadir menemani sang buah hati. “Tidak masalah, dari kecil sudah biasa diimunisasi. Kami percaya saja,” kata orangtua dari Fahmi, murid kelas 2 SD.

Kedatangan para orangtua ini memang sesuai permintaan dari pihak sekolah. Di mana ada surat untuk orangtua agar melakukan pendampingan kepada buah hatinya ketika divaksin MR. Sebelum pelaksanaan, sekolah juga sudah melakukan sosialisasi kepada orangtua siswa pada Sabtu (8/9). Wakil Kepala SD 030 Balikpapan Utara, Sularsih mengatakan, ketika sosialisasi sekaligus diberikan surat atau formulir persetujuan atau penolakan untuk vaksinasi. Namun, belum semua murid mengembalikan formulir itu.

"Awalnya, sebagian kecil orangtua menolak imunisasi, alasannya sudah jelas. Tapi dalam pelaksanaannya, ada yang kemudian setuju dan tetap mengikuti pemberian vaksin tersebut," ujarnya. Meski demikian, masih ada yang menyampaikan penolakan dan telah mengisi dan mengembalikan formulir ke sekolah. Pihak sekolah tidak memaksa. “Kami belum tahu berapa jumlahnya. Tapi, masih ada beberapa murid belum mengembalikan formulir. Mereka yang belum mengembalikan diarahkan untuk vaksin di puskesmas," ujarnya. Pemberian vaksin di SD 030 ini mulai kelas 1-6, dengan jumlah murid 550 orang.

Adapun data dari Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, bahwa pemberian vaksin MR menyasar pada sekitar 172.780 jiwa, tersebar di sekolah sebanyak 118.607 jiwa, dan di luar sekolah 54.173 jiwa. Sasaran dari imunisasi MR ini adalah anak usia 9 bulan sampai 15 tahun, sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan. Sebelumnya, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kaltim dr Nataniel Tandirogang menyebutkan, kesuksesan imunisasi sangat berperan agar Indonesia mencapai target eliminasi MR pada 2020. Menurutnya, masyarakat harus memahami bahwa beberapa penyakit nyatanya memang dapat dicegah dengan imunisasi. Mulai dari difteri, tetanus, hingga MR. Sehingga sangat disayangkan apabila program imunisasi dari pemerintah tidak dimanfaatkan masyarakat dengan baik. Termasuk penerapan vaksin MR untuk mencegah penyebaran MR.

 “Bahwa pencegahan penyakit infeksi menular bisa dilakukan dengan vaksin. Apalagi persoalannya, vaksin MR ini juga tidak bisa kita buat dalam negeri. Harus pesan ke India, jadi biaya tidak murah,” katanya. Nataniel berharap, masyarakat tidak berpikir untuk diri sendiri soal vaksin MR. Hal yang perlu diingat, jangan sampai anak atau keluarga sendiri yang jadi sumber penularan. “Misalnya saat lingkungan sudah sehat, tapi ada satu atau dua anak kita yang tidak melakukan vaksin menjadi sumber penularan, malah menimbulkan bahaya untuk lingkungan tersebut. Ujungnya malah jadi lingkaran setan, tidak akan ada habisnya,” tuturnya.

Seperti diketahui, proses imunisasi vaksin MR menjadi dilema. Beberapa daerah di Tanah Air ikut menunda pelaksanaan imunisasi MR. Akibat status vaksin yang belum jelas halal atau haramnya. (rsh/riz2/k15)


BACA JUGA

Senin, 10 Desember 2018 07:57

Dinas PU Siapkan Desain Pagar

BALIKPAPAN – Sudah tiga nyawa melayang akibat terseret air bah…

Senin, 10 Desember 2018 07:40

Larangan Plastik di Tempat Umum Diterapkan Tahun Depan

BALIKPAPAN - Peraturan Daerah (Perda) terkait larangan penggunaan kantong plastik…

Minggu, 09 Desember 2018 07:18

Terus Berulang, Saran Buat Pagar

PROSES pencarian Amin, bocah delapan tahun yang hanyut di drainase,…

Minggu, 09 Desember 2018 07:13

LIPI Evaluasi Kebun Raya

BALIKPAPAN - Status Kebun Raya Balikpapan (KRB) masih menjadi kewenangan…

Minggu, 09 Desember 2018 07:10

Polda Antisipasi Potensi Penimbun BBM

BALIKPAPAN – Pembatasan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya…

Sabtu, 08 Desember 2018 06:49

Pemkot Dianggap Tak Punya Taji

BALIKPAPAN  –  Pemkot Balikpapan dianggap tak punya taji. Mengatasi masalah…

Jumat, 07 Desember 2018 07:57

Korban Jiwa Pembakaran Rumah Bertambah

BALIKPAPAN - Setelah bertahan hidup selama tiga hari, Garini (55),…

Kamis, 06 Desember 2018 08:16

Bukan Kasus yang Pertama

BALIKPAPAN – Pengungkapan dugaan praktik pembuatan sabu industri rumahan di…

Kamis, 06 Desember 2018 08:08

Pembinaan Teritorial Kodam VI/Mulawarman Terbaik Ketiga

BALIKPAPAN – Pembinaan teritorial oleh Kodam VI/Mulawarman mendapat apresiasi dari…

Rabu, 05 Desember 2018 08:37

Terancam Penjara Seumur Hidup

BALIKPAPAN – Hukuman berat penanti Hasto Purnomo (47), tersangka pembakar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .