MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Selasa, 11 September 2018 08:08
Kapal Patroli Belum Ideal, Kenapa?
-

PROKAL.CO, MERANGKUL seluruh mitra, baik kepolisian, pemerintah daerah hingga perusahaan menjadi kunci utama pelayanan TNI AL. Gede mengatakan, perairan bukanlah pemisah tapi pemersatu. Sebagai negara kepulauan, Indonesia diberkahi potensi laut yang besar. Meski belum seluruh potensi dimaksimalkan. “Perairan adalah penyumbang terbesar dalam pendapatan negeri, ikan, udang, dan kepiting. Belum lagi beberapa daerah menjadi menawarkan keeksotisan wisata laut yang jadi favorit para turis mancanegara,” tuturnya.  

TNI AL mendukung peningkatan kesejahteraan bangsa lewat laut. Dengan menjalankan tugs dan fungsi sebagai penjaga keamanan perairan bangsa. Lima tahun ke depan, dikatakan berbagai ancaman menghantui Indonesia. Dan ancaman laut paling memungkinkan terjadi ialah konflik perbatasan. Terlebih Balikpapan berada di Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II yang berbatasan dengan Selat Makassar.

Selain ilegal fishing, narkotika, pembajakan maupun perampokan di laut bisa saja terjadi. Ia pun mengatakan, ada berbagai dimensi peperangan mulai di bawah air, darat, udara, ranjau, terbuka atau siber. Dari itu TNI AL bersama unsur lain kerap melakukan pengawasan gabungan.

“Ancaman yang terjadi bisa multidimensional dan semakin kompleks, yang terbagi menjadi ancaman nyata dan belum nyata,” ujar Gede. Bersanding dengan negara tetangga seperti Malaysia, Lanal Balikpapan kerap mengadakan patroli bersama. Kerja sama pengamanan perairan merupakan salah satu kebijakan diplomatik, agar tidak terjadi perselisihan mempercepat pengambilan solusi bila terjadi pelanggaran.

Sejauh ini pun dikatakan, kasus kejahatan di perairan telah berkurang, walau Gede tidak menyebutkan jumlah data ataupun angkanya. Cakupan wilayah kerja Lanal Balikpapan dari Paser hingga Bontang. Memiliki enam titik pos, tapi tidak semua memiliki kapal pengawas hanya ada speedboat. Itu pun usianya sudah cukup tua. “Lanal Balikpapan baru punya dua kapal, ada yang sepanjang 28 meter dan satunya 12 meter. Sedangkan idealnya setiap pos mesti memiliki kapal pengawas sendiri,” ungkapnya. (lil/riz/k15)


BACA JUGA

Minggu, 09 Desember 2018 07:10

Polda Antisipasi Potensi Penimbun BBM

BALIKPAPAN – Pembatasan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya…

Sabtu, 08 Desember 2018 06:49

Pemkot Dianggap Tak Punya Taji

BALIKPAPAN  –  Pemkot Balikpapan dianggap tak punya taji. Mengatasi masalah…

Jumat, 07 Desember 2018 07:57

Korban Jiwa Pembakaran Rumah Bertambah

BALIKPAPAN - Setelah bertahan hidup selama tiga hari, Garini (55),…

Kamis, 06 Desember 2018 08:16

Bukan Kasus yang Pertama

BALIKPAPAN – Pengungkapan dugaan praktik pembuatan sabu industri rumahan di…

Kamis, 06 Desember 2018 08:08

Pembinaan Teritorial Kodam VI/Mulawarman Terbaik Ketiga

BALIKPAPAN – Pembinaan teritorial oleh Kodam VI/Mulawarman mendapat apresiasi dari…

Rabu, 05 Desember 2018 08:37

Terancam Penjara Seumur Hidup

BALIKPAPAN – Hukuman berat penanti Hasto Purnomo (47), tersangka pembakar…

Rabu, 05 Desember 2018 08:36

Tak Menular, Arif Terkena Psoriasis

BALIKPAPAN - Muhammad Arif, namanya viral beberapa bulan belakangan karena…

Selasa, 04 Desember 2018 09:00

Administered Price Masih Jadi Momok

BALIKPAPAN - Laju inflasi Kota Minyak hingga akhir tahun 2018…

Selasa, 04 Desember 2018 08:03

Kenaikan Biaya Haji Bergantung Nilai Rupiah

BALIKPAPAN – Pemerintah masih terusmengkaji terkait wacana kenaikan biaya penyelenggara…

Selasa, 04 Desember 2018 07:56

Delay dan Batal Terbang, Penumpang Malah Bersyukur

BALIKPAPAN – Sikap dewasa ditunjukkan para penumpang Garuda Indonesia dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .