MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Selasa, 11 September 2018 08:08
Kapal Patroli Belum Ideal, Kenapa?
-

PROKAL.CO, MERANGKUL seluruh mitra, baik kepolisian, pemerintah daerah hingga perusahaan menjadi kunci utama pelayanan TNI AL. Gede mengatakan, perairan bukanlah pemisah tapi pemersatu. Sebagai negara kepulauan, Indonesia diberkahi potensi laut yang besar. Meski belum seluruh potensi dimaksimalkan. “Perairan adalah penyumbang terbesar dalam pendapatan negeri, ikan, udang, dan kepiting. Belum lagi beberapa daerah menjadi menawarkan keeksotisan wisata laut yang jadi favorit para turis mancanegara,” tuturnya.  

TNI AL mendukung peningkatan kesejahteraan bangsa lewat laut. Dengan menjalankan tugs dan fungsi sebagai penjaga keamanan perairan bangsa. Lima tahun ke depan, dikatakan berbagai ancaman menghantui Indonesia. Dan ancaman laut paling memungkinkan terjadi ialah konflik perbatasan. Terlebih Balikpapan berada di Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II yang berbatasan dengan Selat Makassar.

Selain ilegal fishing, narkotika, pembajakan maupun perampokan di laut bisa saja terjadi. Ia pun mengatakan, ada berbagai dimensi peperangan mulai di bawah air, darat, udara, ranjau, terbuka atau siber. Dari itu TNI AL bersama unsur lain kerap melakukan pengawasan gabungan.

“Ancaman yang terjadi bisa multidimensional dan semakin kompleks, yang terbagi menjadi ancaman nyata dan belum nyata,” ujar Gede. Bersanding dengan negara tetangga seperti Malaysia, Lanal Balikpapan kerap mengadakan patroli bersama. Kerja sama pengamanan perairan merupakan salah satu kebijakan diplomatik, agar tidak terjadi perselisihan mempercepat pengambilan solusi bila terjadi pelanggaran.

Sejauh ini pun dikatakan, kasus kejahatan di perairan telah berkurang, walau Gede tidak menyebutkan jumlah data ataupun angkanya. Cakupan wilayah kerja Lanal Balikpapan dari Paser hingga Bontang. Memiliki enam titik pos, tapi tidak semua memiliki kapal pengawas hanya ada speedboat. Itu pun usianya sudah cukup tua. “Lanal Balikpapan baru punya dua kapal, ada yang sepanjang 28 meter dan satunya 12 meter. Sedangkan idealnya setiap pos mesti memiliki kapal pengawas sendiri,” ungkapnya. (lil/riz/k15)


BACA JUGA

Senin, 24 Juni 2019 13:57
Cooking Class Nastar dan Red Velvet Kukus

Lama Dipanggang agar Tak Melempem

MENGOLAH cookies terutama kue kering tidaklah mudah. Terlebih untuk mendapatkan…

Senin, 24 Juni 2019 13:56

Layanan IMTN Disarankan Direvisi

Layanan Izin Membuka Tanah Negara (IMTN) yang sudah berjalan lebih…

Senin, 24 Juni 2019 13:55
Dugaan Korupsi Dana Hibah dan Pengadaan Lahan

Penyidik Tunggu Hasil Audit BPKP

BALIKPAPAN-Penyelidikan dugaan korupsi dana hibah senilai Rp 1,5 miliar mandek.…

Minggu, 23 Juni 2019 22:38

Perawatan Bozem Tidak Murah

Maraknya banjir di berbagai daerah turut jadi perhatian Ketua DPD…

Minggu, 23 Juni 2019 22:37

Kendaraan Wajib Uji Berkala

BALIKPAPAN– Kendaraan berbobot besar wajib melakukan pemeriksaan berkala. Untuk memantau…

Minggu, 23 Juni 2019 22:33

Adat Paser Bakal Jadi Muatan Lokal

IDE Pekan Adat Festival Paser muncul saat tim Disdikbud Balikpapan…

Minggu, 23 Juni 2019 22:31

Potensi Pariwisata Masih Banyak

Pekan Festival Adat Paser 2019 dihelat pada 22–27 Juni di…

Sabtu, 22 Juni 2019 13:16

Anggaran Banjir Direalisasikan Bertahap

Konsep penanganan banjir diklaim sudah rampung. Tinggal eksekusi lapangan. Meski…

Sabtu, 22 Juni 2019 13:14
Penumpang Sepinggan Sepi, Pendapatan Merosot

Pajak Parkir Anjlok, Berharap Ada Pengaturan Rute

Tiga dari empat potensi pajak bandara tergerus oleh turunnya jumlah…

Sabtu, 22 Juni 2019 13:10

Pendam VI/Mulawarman Kembali Raih Juara

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) digelar tiga kali setahun. Selain…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*