MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Senin, 10 September 2018 08:39
Kurangi Antrean, AirNav Usul Dibangun Rapid Exit
PROYEK BESAR: Rencana AirNav menaikkan jumlah pergerakan pesawat di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan berdampak pada pengadaan rapid exit untuk menambah kapasitas landasan pacu. (ANGGI PRADITHA/KALTIM POST)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN­ – Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan atau AirNav Indonesia mendukung pengembangan rapid exit taxiway (RET) di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan. Proyek tersebut dianggap dapat mengakomodasi lebih banyak pergerakan pesawat. Hal tersebut dikemukakan General Manager AirNav Cabang Balikpapan, Ratna Mustikaningsih kepada Kaltim Post.

Dikatakan, pengembangan rapid exit tidak lepas dari rencana pergerakan pesawat yang akan dinaikkan jadi 400 per hari. Adapun saat ini, lalu lintas pesawat di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan yang memiliki kapasitas 5-15 juta penumpang per tahun dianggap masih dalam level sedang oleh AirNav. Dalam satu jam, AirNav Cabang Balikpapan melayani pergerakan 26 pesawat. Jumlah ini dianggap belum maksimal. Sheingga masih memungkinkan menambah pergerakan pesawat dari dari 180 per hari menjadi 400. Adapun dalam setahun terakhir, AirNav Cabang Balikpapan melayani sekitar 270 ribu pergerakan pesawat di langit Kaltim.

“Sehingga perlu pengadaan rapid exit untuk mengurangi runway occupancy time pesawat yang landing sehingga menaikkan jumlah kapasitas runway,” katanya. Dia melanjutkan, tingkat ketepatan waktu operasional di Bandara SAMS Sepinggan saat ini mencapai 98 persen. Rapid exit taxiway adalah jalan yang menghubungkan landasan pacu (runway) dengan rancangan sudut yang tajam untuk memungkinkan pesawat yang mendarat dapat segera keluar dari landasan pacu pada tingkat kecepatan yang masih tinggi untuk masuk ke apron atau pelataran pesawat.

Dengan masuk ke apron pesawat dengan pelan-pelan itu, maka membuat kapasitas di landasan pacu menjadi terbatas sedangkan pesawat yang akan mendarat dan tinggal landas cukup banyak. Untuk itu, perlu dilakukan penambahan RET agar dapat mengakomodasi pergerakan pesawat sehingga meminimalkan antrean pesawat. Adapun antrean pesawat di Bandara SAMS Sepinggan sat ini kurang dari tiga menit. (riz2/k18)


BACA JUGA

Rabu, 23 Januari 2019 08:26
Grup ‘Gay balikpapan’ Muncul di Facebook

Admin Pijat Gay Segera Sidang

BALIKPAPAN – Setelah ditangkap akhir November 2018 lalu, admin media…

Senin, 21 Januari 2019 08:30

Awas, Tagihan Telepon Membengkak

BALIKPAPAN – Seorang pelanggan kartuHalo Telkomsel menjadi korban penipuan. Akibatnya,…

Senin, 21 Januari 2019 08:29

Waspada dan Tetap Tenang

KABID Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana menyatakan,…

Senin, 21 Januari 2019 08:27

Sampah Ditarget Berkurang 200 Ton Per Hari

BALIKPAPAN – Bank sampah memiliki peran dan kontribusi penting dalam…

Senin, 21 Januari 2019 08:23

SD 012 Balut Bakal Direlokasi

BALIKPAPAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan bakal merelokasi…

Minggu, 20 Januari 2019 07:33

Kasus TPU Naik Penyidikan

BALIKPAPAN - Polda Kaltim melakukan gelar perkara dugaan korupsi pengadaan…

Selasa, 15 Januari 2019 08:23

Dishub Kaltim Siap Dukung Pendanaan

BALIKPAPAN - Rencana pengoperasian kembali Pelabuhan Somber, Batu Ampar, Balikpapan…

Selasa, 15 Januari 2019 08:18

Sepekan, Sudah Empat Tangkapan Narkoba

BALIKPAPAN – Memasuki pekan kedua 2019, kasus penyalahgunaan narkoba di…

Senin, 14 Januari 2019 07:35

Pelabuhan Somber Belum Masuk RIPN

BALIKPAPAN – Jalan bagi Pemkot Balikpapan untuk mengoperasikan kembali Pelabuhan…

Senin, 14 Januari 2019 07:32

Sepekan Hilang, Polisi Masih Cari Rika

BALIKPAPAN – Setelah menerima informasi seorang remaja 15 tahun bernama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*