MANAGED BY:
JUMAT
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Senin, 10 September 2018 08:39
Kurangi Antrean, AirNav Usul Dibangun Rapid Exit
PROYEK BESAR: Rencana AirNav menaikkan jumlah pergerakan pesawat di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan berdampak pada pengadaan rapid exit untuk menambah kapasitas landasan pacu. (ANGGI PRADITHA/KALTIM POST)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN­ – Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan atau AirNav Indonesia mendukung pengembangan rapid exit taxiway (RET) di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan. Proyek tersebut dianggap dapat mengakomodasi lebih banyak pergerakan pesawat. Hal tersebut dikemukakan General Manager AirNav Cabang Balikpapan, Ratna Mustikaningsih kepada Kaltim Post.

Dikatakan, pengembangan rapid exit tidak lepas dari rencana pergerakan pesawat yang akan dinaikkan jadi 400 per hari. Adapun saat ini, lalu lintas pesawat di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan yang memiliki kapasitas 5-15 juta penumpang per tahun dianggap masih dalam level sedang oleh AirNav. Dalam satu jam, AirNav Cabang Balikpapan melayani pergerakan 26 pesawat. Jumlah ini dianggap belum maksimal. Sheingga masih memungkinkan menambah pergerakan pesawat dari dari 180 per hari menjadi 400. Adapun dalam setahun terakhir, AirNav Cabang Balikpapan melayani sekitar 270 ribu pergerakan pesawat di langit Kaltim.

“Sehingga perlu pengadaan rapid exit untuk mengurangi runway occupancy time pesawat yang landing sehingga menaikkan jumlah kapasitas runway,” katanya. Dia melanjutkan, tingkat ketepatan waktu operasional di Bandara SAMS Sepinggan saat ini mencapai 98 persen. Rapid exit taxiway adalah jalan yang menghubungkan landasan pacu (runway) dengan rancangan sudut yang tajam untuk memungkinkan pesawat yang mendarat dapat segera keluar dari landasan pacu pada tingkat kecepatan yang masih tinggi untuk masuk ke apron atau pelataran pesawat.

Dengan masuk ke apron pesawat dengan pelan-pelan itu, maka membuat kapasitas di landasan pacu menjadi terbatas sedangkan pesawat yang akan mendarat dan tinggal landas cukup banyak. Untuk itu, perlu dilakukan penambahan RET agar dapat mengakomodasi pergerakan pesawat sehingga meminimalkan antrean pesawat. Adapun antrean pesawat di Bandara SAMS Sepinggan sat ini kurang dari tiga menit. (riz2/k18)


BACA JUGA

Kamis, 25 April 2019 10:49

Pangkas Tanjakan, Pastikan Kendaraan Prima

BALIKPAPAN terhampar di kawasan mayoritas perbukitan di ketinggian 0–100 meter…

Kamis, 25 April 2019 10:48

“Miliaran Rupiah” Dibakar dan Digilas

BALIKPAPAN–Kementerian Keuangan RI melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)…

Kamis, 25 April 2019 10:47

Tol Balsam Jadi Solusi

JALAN MT Haryono, Balikpapan Utara, salah satu akses vital di…

Kamis, 25 April 2019 10:45

Taruh Harapan ke Jalur Alternatif

BALIKPAPAN–Kecelakaan yang berujung dengan meninggalnya Ernawati (32) membuka lagi problema…

Selasa, 23 April 2019 09:30

KPU: Rekapitulasi Belum Tuntas

BALIKPAPAN–Pesan berantai beredar di jejaring aplikasi pesan singkat WhatsApp publik…

Selasa, 23 April 2019 09:30

Berhenti Mendadak, Pemotor Diseret Dump Truck

BALIKPAPAN–Kecelakaan kembali terjadi di Jalan MT Haryono, Balikpapan Utara. Tepatnya…

Selasa, 23 April 2019 09:29

Dua Pejabat di Lanud Dhomber Berganti

BALIKPAPAN–Dua pejabat di lingkungan Lanud Dhomber Balikpapan berganti. Jabatan yang…

Selasa, 23 April 2019 09:28

Dirut Dituntut Empat Tahun Penjara

BALIKPAPAN–Setelah empat kali tertunda, sidang Direktur Utama PT Arafah Tamasya…

Selasa, 23 April 2019 09:27

Ketika Hasrat Kaum Hawa Terbagi

Pertemuan dengan Madam Sri Menyan (Asri Welas), seorang paranormal, mengubah…

Selasa, 23 April 2019 09:27

Sekolah Negeri Gelar hingga Tiga Sesi

BALIKPAPAN–Hari pertama ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat SMP di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*