MANAGED BY:
JUMAT
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 10 September 2018 07:45
Saatnya Investasi Emas

Pekan Lalu Turun hingga Rp 31 Ribu

PINTAR BERINVESTASI: Emas batangan dengan berat 1-10 gram menjadi idola masyarakat. Saat ini, jadi momen beli karena harga logam mulia ini sedang turun.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Masyarakat yang ingin berinvestasi emas tidak boleh terlewat. Pada pekan lalu, PT Aneka Tambang (Antam) mencatatkan harga emas batangan anjlok Rp 31 ribu. Per gram-nya kini hanya Rp 619.500. Tentu ini menjadi momen yang baik untuk membeli emas.

Kepala Butik Emas Antam Balikpapan Mochamad Yasin mengatakan, momen berinvestasi emas yang paling tepat ketika harga logam mulia ini sedang turun. Tidak perlu berpikir lama, karena investasi emas ini menguntungkan. Harganya pasti naik.

Harga emas berbanding terbalik dengan dolar, artinya jika dolar AS menguat maka emas berjangka akan turun, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya. Dalam kondisi seperti ini, mengoleksi emas untuk dijual dalam jangka panjang sangat menguntungkan.

Dia menuturkan, sepanjang semester I tahun ini permintaan emas lebih baik di banding tahun sebelumnya. Masyarakat Kaltim khususnya mulai paham investasi emas.

Yasin membeberkan, tren saat ini masyarakat lebih banyak yang membeli ukuran kecil. “Kalau dulu yang beli logam mulia 500 gram dan 250 gram cukup banyak. Sekarang dari 1-10 gram mendominasi. Dari nilai pun jadi tidak jauh beda karena volume konsumen di berat 1-10 gram tinggi. Kemudian 25 gram juga cukup baik,” ujarnya, Minggu (9/9).

Yasin membeberkan, permintaan logam mulia 10 gram pada semester I tahun ini mencapai 1.000 keping. Secara volume, penjualan emas naik hingga 45 persen dan jumlah transaksi meningkat 20 persen.

Sementara itu, buy back pada periode kali ini volumenya turun 52 persen dan jumlah konsumennya pun turun 27 persen. “Yang melakukan buy back kebanyakan konsumen baru atau yang tidak beli dari Antam,” sebutnya.

Data Bloomberg menyebutkan, kecemasan investor terhadap suku bunga menjadi salah satu faktor pemicu. Mereka mencemaskan rencana Federal Reserve AS (The Fed) untuk menaikkan suku bunganya, setidaknya sekali lagi pada September, yang sudah diperkirakan banyak kalangan. Pemicu lainnya adalah menguatnya dolar AS terhadap mata uang utama. Nilai tukar dolar naik 0,39 persen menjadi 95,4 persen. (aji/ndu/k18)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 24 April 2019 10:46

Waspadai Lonjakan Tiket Pesawat Jelang Hari Raya

JAKARTA – Inflasi terpantau masih cukup rendah kendati Ramadan yang…

Selasa, 23 April 2019 13:22

Dealer Honda Terluas Terlengkap se Kalimantan Beroperasi di Samarinda, Ini Kelebihannya

SAMARINDA - Honda terus memperluas pemasaran dan pelayanannya. Kali ini,…

Sabtu, 20 April 2019 13:24

WTO Vonis Tiongkok Bersalah

 JENEWA – Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) menyatakan bahwa Tiongkok bersalah…

Sabtu, 20 April 2019 13:14

Penjualan Roda Empat Sedikit Melambat

JAKARTA – Penjualan kendaraan roda empat sepanjang kuartal I 2019…

Jumat, 19 April 2019 12:12

Buka Lagi Keran Impor Bawang Putih

JAKARTA – Mengantisipasi harga bawang putih yang melambung, Kemendag kemarin…

Jumat, 19 April 2019 11:44

Amazon Menyerah, Angkat Kaki dari Tiongkok

BEIJING – Beberapa tahun lalu Quenie Liao sudah menambatkan hatinya…

Rabu, 17 April 2019 12:55

Tekanan Inflasi Angkutan Udara Masih Terjaga

SAMARINDA-Saat ini harga tiket pesawat masih dikeluhkan tinggi. Meskipun tidak…

Rabu, 17 April 2019 12:53

Risiko Stabilitas Keuangan Daerah Masih Terjaga

SAMARINDA-Pada 2018, ekonomi Kaltim tumbuh 2,67 persen. Pertumbuhan ekonomi Kaltim…

Rabu, 17 April 2019 12:52

Kaltim Targetkan Menarik Investasi Rp 36,35 Triliun

SAMARINDA-Kaltim tahun ini menargetkan mampu menarik investasi Rp 36,35 triliun,…

Rabu, 17 April 2019 12:51

Lion Group Pastikan Kehadiran Rute Samarinda-Martua

SAMARINDA-Maskapai Lion Group melalui Wings Air memastikan akan segera membuka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*